The First Strike
Terlibat obrolan dengan seseorang yang kusayang dan beberapa teman kami, membahas banyak hal hingga entah bagaimana pikiranku terhubung pada satu benang merah yang sama. Tanpa sadar, bibir ini mulai berkata, "Aku teringat ucapan seorang public figure bahwa hidup yang kita jalani ini bukan hidup yang sebenarnya ...."
Kalimat itu terus mengalir dari bibir ini. Mungkin terdengar aneh bagi sebagian orang, tetapi semakin dipikirkan, semakin terasa masuk akal. Persis seperti yang tertulis dalam surat Al-An'am ayat 32 dan Al-Ankabut ayat 64, bahwa kehidupan duni hanyalah permainan dan senda gurau belaka.
Aku lalu teringat obrolan ustadz Felix Siaw dan teman-temannya di Escape tentang bagaimana kehidupan di dunia ini ibarat kita sedang berada di dalam sebuah console game. Kita tidak bisa memaksakan pengetahuan kita—sepintar apa pun kita—sebagai makhluk "dimensi dalam console game" yang serba terbatas, untuk memahami dimensi Allah yang Maha Segalanya.
Tiba-tiba, seperti ada spiritual awakening dalam diri yang berbisik: kalau begitu, mungkin yang perlu kita lakukan setiap hari adalah menyadari bahwa kita hanyalah makhluk di dalam "permainan" ini, sementara jiwa dalam diri kitalah yang sesungguhnya nyata. Dunia kita yang sebenarnya bukanlah di dunia ini, melainkan akhirat. Kita hanya sedang menjalani permainan dengan segala tantangan dan rintangannya.
Saat masalah datang, mungkin kita hanya perlu "keluar sejenak", lalu mengamati. Mengamati keadaan, mengamati diri sendiri, mengamati cara pikiran dan perasaan bekerja.
Tak lama setelah itu, sebuah video tentang Meta Cognition melintas di berandaku—tentang bagaimana seseorang keluar dari dirinya sendiri untuk mengamati dirinya. Semua ini mungkin terdengar seperti kebetulan. Namun bagi saya, tidak ada yang benar-benar kebetulan di dunia ini. Mungkin Allah sedang ingin menyampaikan sesuatu kepada saya.
Mungkin sudah waktunya untuk belajar melakukan observasi diri. ini dari meta cognition itu sendiri.
Jika kamu juga sedang membaca tulisan ini dan sampai sejauh ini, mungkin Allah juga sedang ingin menyampaikan sesuatu kepadamu.

No comments:
Post a Comment