Pernah nggak kamu merasa kepalamu dipenuhi ide? Baru saja selesai dengan satu gagasan, sudah muncul ide berikutnya. Kamu senang menghubungkan hal-hal yang tampaknya tidak saling terkait, atau memikirkan cara untuk membuat sesuatu tampak menarik. Namun ketika ditanya sudah sampai mana pengerjaan idemu, kamu akan langsung kebingungan menjawabnya. Itu karena bagimu bermain di ranah ide jauh lebih menarik dan tidak membosankan, dibanding mengerjakan hingga tuntas.
Kalau kamu sampai di sini sehabis membaca artikel-artikel dengan kategori
Concept Creator Series, kamu bisa lanjut membaca artikel ini. Namun jika belum, ada baiknya kamu membacanya untuk mendapatkan sedikit gambaran tentang apa itu Concept Creator.
Jika kamu sempat berpikir tentang pekerjaan apa yang cocok untuk dirimu yang punya banyak ide, saya sudah merangkumkan 14 pekerjaan kreatif strategis yang bisa kamu jalani sebagai orang dengan ide melimpah.
1. Creative Director
Creative Director adalah orang yang menjaga visi kreatif besar, yang tidak hanya mendesain tetapi juga menentukan kesan apa yang ingin dilihat, dirasakan, dan diingat dari sebuah karya.
Tugas sehari-hari:
-
Membuat konsep besar
-
Menentukan gaya visual dan tone
-
Mengarahkan desainer, penulis, fotografer, animator
-
Memberi feedback
-
Menjaga agar semua elemen terasa satu kesatuan
Contoh:
Sebuah brand teh ingin terlihat "hangat seperti rumah nenek".
Creative Director menentukan:
-
warna cream dan coklat
-
foto dengan cahaya pagi
-
cerita tentang keluarga
-
gaya bahasa lembut
-
desain kemasan vintage
Skill utama:
-
Vision
-
Storytelling
-
Taste/selera desain
-
Leadership
-
Komunikasi
-
Memahami manusia
Produk yang dihasilkan:
-
Creative brief
-
Moodboard
-
Campaign concept
-
Brand direction
2. Brand Strategist
Brand Strategist adalah orang yang membantu sebuah brand menentukan siapa mereka dan mengapa orang harus peduli pada brand tersebut. Kalau Creative Director memikirkan bagaimana brand terlihat, Brand Strategist memikirkan mengapa brand itu ada.
Tugasnya adalah menentukan:
-
Target audience
-
Positioning
-
Nilai brand
-
Personality brand
-
Pesan utama
-
Strategi komunikasi
Contoh:
Produk buku anak.
Brand Strategist tidak hanya berkata "Kami menjual buku anak," tetapi juga berbicara bahwa "Brand ini adalah teman orang tua yang ingin membangun budaya membaca sejak kecil."
Skill:
-
Riset pasar
-
Psikologi konsumen
-
Storytelling
-
Analisis tren
-
Copywriting
Output:
-
Brand strategy document
-
Brand persona
-
Customer journey
-
Messaging framework
3. Product Designer
Product Designer merancang sebuah produk agar berguna, mudah digunakan, dan menyenangkan yang biasanya berhubungan dengan aplikasi, website, produk digital, dan barang fisik.
Contoh:
Membuat aplikasi belajar anak.
Dia memikirkan:
-
Tombolnya di mana?
-
Anak bingung atau tidak?
-
Bagaimana pengalaman belajar terasa menyenangkan?
Skill:
-
Design thinking
-
UX/UI
-
Research
-
Problem solving
-
Prototyping
Output:
-
Wireframe
-
Prototype
-
User flow
-
Design system
4. Innovation Consultant
Innovation Consultant adalah orang yang membantu sebuah perusahaan untuk menemukan cara menciptakan sesuatu yang baru dan relevan, hal ini seperti mencari peluang untuk perusahaan.
Contoh:
Saat sebuah toko buku mulai sepi, seorang Innovation Consultant akan berkata, "Bagaimana kalau toko buku ini berubah menjadi ruang komunitas membaca?"
Tugas:
-
Riset tren
-
Mencari masalah
-
Membuat ide baru
-
Membantu strategi perubahan
Skill:
-
Critical thinking
-
Future thinking
-
Research
-
Creativity
-
Business understanding
5. Creative Consultant
Pekerjaannya adalah penasihat kreatif yang membantu seseorang atau sebuah perusahaan meningkatkan ide mereka.
Contoh:
Ketika seseorang ingin membuat kursus online, Creative Consultant akan membantu mereka menentukan:
-
konsep kursus
-
nama
-
storytelling
-
visual
-
pengalaman peserta
Apa perbedaannya dengan Creative Director?
Creative Director memimpin eksekusi kreatif, sementara Creative Consultant memberikan arahan dan solusi kreatif.
6. Concept Writer
Pekerjaannya adalah menciptakan ide inti dari sebuah karya. Dia bukan hanya menulis kalimat, tetapi juga menjawab pertanyaan, "Apa yang membuat karya ini menarik?"
Contoh:
Dalam dunia perfilman, seorang Concept Writer bukan hanya menuliskan: "Seorang perempuan pulang kampung," tetapi "Seorang perempuan yang kehilangan ingatan kembali ke rumah masa kecilnya dan menemukan rahasia keluarganya." Itulah konsep.
Bisa bekerja untuk:
-
film
-
iklan
-
game
-
buku
-
kampanye sosial
-
konten
Skill:
-
Imajinasi
-
Storytelling
-
Observasi manusia
-
Menyusun premis
7. Game Designer
Pekerjaannya adalah bagaimana membuat pemain benar-benar mengalami permainannya. Bukan hanya gambar pada game, dia juga menentukan aturan, tujuan, tantangan, sistem hadiah, dan cerita.
Contoh:
Game memasak.
Dia menentukan:
-
pemain mulai dari warung kecil
-
mendapat pelanggan
-
membuka resep baru
-
membangun restoran
Skill:
-
Sistem berpikir
-
Psikologi pemain
-
Storytelling
-
Problem solving
Itu tadi 7 dari 14 pekerjaan kreatif strategis untuk kamu yang punya banyak ide. Pada part 2 nanti saya akan melanjutkan 7 pekerjaan kreatif strategis lainnya.
No comments:
Post a Comment