- Keluarga
- Kreativitas
- Komunikasi
- Pencapain
- Kompetisi
- Rasa percaya diri
- Struktur
- Membuat keputusan
- Pendidikan
- Kesesuaian
- Tradisi
- Hubungan saling percaya
- Pelayanan
- Tanggung Jawab
- Kegigihan
- Konsistensi
- Humor
- Kebebasan
- Perbedaan
- Kesederhanaan
- Keyakinan/Kepercayaan
- Ketangguhan
- Keseimbangan
- Kebahagiaan
- Mengambil resiko
- Imajinasi
- Kecerdasan
- Mudah bergaul
- Orisinalitas
- Perkembangan
- Kepatuhan
- Kedamaian batin
- Kebugaran
- Kolaborasi
- Kesadaran/Mengenal diri
- Kebijaksanaan
- Kelayakan
- Ketulusan
- Keadilan
- Konservasi
- Komunitas
- Pertimbangan
- Kesopanan
- Semangat
- Pola pikir positif
- Keterbukaan berpikir
- Keterusterangan
- Umur panjang
- Jeda/Istirahat
- Ketepatan waktu
- Profesionalitas
- Keekonomisan
- Keheningan
- Objektifitas
- Keberanian
- Kesabaran
- Ketenangan
- Kekayaan
- Petualangan
- Keceriaan
- Tuntutan
- Hal baru
- Kedermawanan
- Kebulatan tekad
- Keberurutan
- Kejujuran
- Penerimaan
- Ketahanan lingkungan
- Patriotisme
- Efisiensi
- Keteguhan hati
- Penghormatan
- Komitmen
- Kemandirian
- Kesamarataan
- Keakuratan
- Altruisme
- Ketenangan
- Bakat
- Tradisi
- Ketekunan
- Kesatuan
- Toleransi
- Keaslian
- Tantangan
- Pengakuan
- Keamanan
- Harga diri
- Kemudahan
- Belajar terus menerus
- Membatasi
- Kesiapsiagaan
- Keserbagunaan
- Kemitraan
- Daya tanggap
- Keberkahan
- Inovasi
- Rasa syukur
- Spiritual
- Kesuksesan
Tuesday, 25 January 2022
Self Awareness Series: Daftar Core Values | Our Life Journey
Wednesday, 19 January 2022
Self Awareness Series: Apa itu Core Values? | Our Life Journey
Self Awareness Series: Apa itu Core Values (Nilai-nilai Inti/Dasar)? | Our Life Journey
Pada post beberapa hari lalu kita membahas tentang Self Awareness, dimana ada 7 hal yang perlu kamu ketahui untuk mengenal dirimu, beserta 7 pertanyaan yang bisa kamu tanyakan tentang dirimu mengenai 7 hal tersebut.
Pada post kali ini dan beberapa post mendatang kita akan coba membahas satu persatu 7 pertanyaan tersebut, yang akan kita mulai dari pertanyaan pertama.
“Apa prinsip-prinsip dasar yang kamu gunakan untuk menuntunmu?” | Core Values/Nilai-nilai Inti (Dasar)
Nilai-nilai inti atau prinsip-prinsip dasar adalah sekumpulan nilai yang, sadar ataupun tidak, kamu pegang dan mempengaruhi dirimu dalam mengambil keputusan. Nilai-nilai atau prinsip-prinsip dasar ini bukan sesuatu yang bisa kamu pilih sesukamu secara acak dari sekian banyak nilai inti, hal ini kamu dapat dari proses perjalanan hidup dan pengalaman kamu.
Kalau kamu masih belum tahu nilai-nilai inti atau prinsip-prinsip dasar yang mempengaruhi kamu, developgoodhabits.com memberi kamu beberapa langkah:
1. Lakukan Refleksi Diri
Refleksi diri adalah langkah pertama agar kamu bisa mengenali dirimu dan menyadari apa saja nilai inti yang mempengaruhimu. Saat merefleksi diri, coba pikirkan tentang momen-momen penting dan bersejarah dalam hidupmu, serta pengalaman-pengalaman hidup yang kamu rasa perlu digarisbawahi. Tanyakan pada dirimu apa yang sedang terjadi saat itu, siapa saja orang yang sedang bersamamu, dan apa yang kamu lakukan.
Pikirkan juga sebaliknya, momen atau pengalaman apa saja dalam hidupmu yang membuatmu tertekan, kecewa, marah dan penuh emosi negatif. Tanyakan juga pada dirimu tentang apa yang membuatmu kamu merasakan semua emosi negatif itu.
Coba cek 100 Daftar Core Values di yolkee.blogspot.com (klik link di bio lalu pilih 100 Daftar Core Values) untuk mendapatkan gambaran tentang apa saja nilai-nilai inti itu. Pastikan nilai-nilai tersebut adalah nilai yang menggambarkan identitas pribadimu yang unik, tak mesti sempurna karena kita manusia.
Misal, kamu bekerja di sebuah perusahaan yang sesuai dengan bidang yang kamu minati, tapi kamu merasa tertekan karena terlalu sering dipantau. Sejatinya kamu bisa mengerjakan lebih baik jika hal itu tidak terlalu sering dilakukan, maka nilai inti kamu adalah kemandirian dan kebebasan.
2. Gabungkan
Setelah kamu menemukan nilai inti yang menurutmu sesuai dengan dirimu, kamu bisa menggabungkan yang bertema sama untuk mendapatkan gambar besar dari nilai-nilai tersebut. Misal, kamu menemukan bahwa nilai intimu adalah loyal, komitmen dan jujur, maka kamu bisa menamainya dengan “Hubungan antar Manusia.” Atau jika nilai intimu adalah optimis, bermotivasi dan menginspirasi, kamu bisa menamainya “Berkembang” atau “Progress.”
3. Identifikasi Nilai Utama
Setelah menggabungkan semua nilai inti dalam beberapa bagian, sekarang waktunya menentukan mana yang merupakan bagian utama yang berperan besar mempengaruhimu dalam mengambil keputusan dan mana bagian yang menjadi pendukung yang mempengaruhimu dalam bertindak di kehidupan sehari-hari. Nilai utama biasanya adalah nilai yang melekat pada dirimu untuk waktu yang cukup lama. Kamulah yang tahu kelebihan dan kekuranganmu dan bagaimana nilai-nilai tersebut berperan dalam bidang kehidupan yang kamu kuasai.
4. Urutkan
Setelah menemukan nilai utama, urutkan nilai-nilai lain dimulai dari yang sangat mempengaruhimu dalam bertindak di kehidupan sehari-hari. Urutannya bisa saja bertukar posisi setiap waktu tergantung pada kejadian dalam hidupmu, maka biasakan untuk mengeceknya kembali setiap satu bulan. Lakukan kembali refleksi diri dengan berdiskusi dan menganalisa nilai-nilai tersebut.
Nah, bagaimana? Sudah menemukan nilai-nilai inti atau prinsip-prinsip dasarmu? Kalau sudah selain melakukan pengecekan berkala setiap bulannya, lakukan juga tracking terhadap pencapaianmu dalam melakukan hal yang sesuai nilai intimu itu. Misal, nilai dasarmu adalah “Belajar”, tapi akhir-akhir ini seperti kamu sama sekali tidak mempelajari apapun, maka ambil keputusan untuk membaca 2 buku dalam satu bulan sampai kamu merasa ada kemajuan di sana.
Thursday, 23 December 2021
Temukan Ikigai-mu! | Our Life Journey
Sunday, 19 December 2021
Objektif Menilai Diri Sendiri Meningkatkan Self Awareness | Our Life Journey
Assalamualaikum, Kamu!
Berusaha mengenal diri sendiri bukan hal yang mudah, tapi ketika kamu sudah memahami dirimu, hal itu sangat berharga. Terlebih ketika kamu mampu memandang dirimu secara objektif, kamu akan mulai belajar menerima dirimu dan yang paling penting adalah kamu akan mulai melakukan perbaikan diri.
Lalu apa yang harus dilakukan untuk menilai diri secara objektif?
1. Ikuti tes kepribadian
Sekarang ini ada banyak tes kepribadian yang bisa kamu ikuti terlebih
secara online, seperti MBTI dan SHL Personality Test, juga Emotional
Intelligence Test. Yang perlu kamu ingat adalah semua tes ini tidak ada yang
sempurna mendeskripsikan dirimu, gunakan tes-tes tersebut hanya untuk
mengidentifikasi sikap, perilaku, karakteristik dan apa yang mendorong kamu
mengambil keputusan, agar kamu lebih memahami dirimu.
2. Buat catatan
Buat catatan dalam journalmu tentang:
Pandangan atau persepsimu
Menuliskan persepsi atau pandangan kamu tentang banyak hal tentang dirimu bisa membantu meningkatkan pemahaman diri, bisa tentang hal-hal yang bisa kamu lakukan dengan baik atau juga tentang hal-hal yang ingin kamu perbaiki tentang dirimu, tapi bukan membandingkan dirimu dengan orang lain, ya. Kalian jelas berbeda.
Pencapaianmu
Tuliskan semua hal-hal yang membuatmu bangga atau pencapaian yang luar biasa sepanjang hidupmu. Jika belum ada tidak usah kecewa, berjanji pada dirimu untuk meraihnya.
Hal yang Membahagiakan
Menuliskan tentang hal-hal apa saja yang bisa membuatmu bahagia, bisa membantu mengenal dirimu dan ketika kesulitan muncul. Ingat-ingat juga ketika masih kecil dulu, apa saja hal-hal yang membuatmu bahagia. Apakah masih sama atau ada yang sudah berubah? Kenapa hal tersebut berubah?
3. Minta pendapat orang lain
Kamu bisa meminta pendapat orang lain untuk mengenal dirimu, pastikan orang yang kamu mintai pendapat adalah orang yang bisa kamu percaya. Minta mereka menuliskan pendapat mereka tentang kepribadian, kebiasaan, kebutuhan dan nilai-nilai tentang dirumu. Minta mereka memberi pendapat dengan jujur dan membangun.
Itu tadi 3 cara yang bisa kamu lakukan untuk menilai diri sendiri secara objektif, melakukannya bisa membantu kamu meningkatkan kesadaran atas diri kamu atau self awareness.
Sekian dulu untuk saat ini, wassalam!
Rani Gitayati
Saturday, 18 December 2021
Belum buat Resolusi 2022? Ini 12 Cara Merencanakan Tahun Depan Terbaikmu! | Our Life Journey
Assalamualaikum, Kamu!
Sejauh mana persiapan kamu untuk menyambut tahun baru 2022? Kalau sampai pertengahan menuju akhir Desember ini kamu masih belum punya resolusi untuk tahun 2022 karena bingung mau mulai dari mana, 12 langkah ini bisa bantu kamu untuk merencanakand tahun depan terbaik kamu!
Berikut langkah-langkahnya:
1. Merefleksikan dirimu sepanjang tahun ini
Untuk membuat rencana, kamu perlu tahu dimana kamu berada dan dimana harus memulainya. Untuk itu sediakan waktu bagi dirimu untuk merefleksi diri dari berbagai aspek kehidupan dan posisimu dalam aspek tersebut. Setidaknya ada 8 aspek yang bisa kamu refleksikan: mental - emotional, fisik, spiritual, professional, finansial, social, personal dan lingkungan. Kedelapan aspek ini sama dengan aspek dari kesehatan mental yang pernah kita bahas di IG: @ranigitayati pada postingan 8 Aspek Self Care Bagian 1 dan Bagian 2.
Merefleksi diri dalam setahun akan jauh lebih mudah untuk dilakukan jika kamu punya planner dan journal harian, kamu hanya perlu membukanya dan membuat semacam kaleidoskop tahun 2021-mu. Namun, jika kamu belum memulai menulis di planner dan journal harian, kamu bisa menggunakan beberapa pertanyaan dari postingan Ingin Merefleksi Dirimu Sepanjang Tahun 2021? Gunakan Beberapa Pertanyaan ini untuk Membantu!
2. Biarkan yang lalu berlalu
Setelah kamu merefleksikan diri, langkah selanjutnya adalah membiarkan yang lalu berlalu. Terkadang bagi orang yang overthink dan anxiety, merefleksi diri seperti membuka lembaran lama dan membuat kita teringat kembali masalah di masa itu, yang akhirnya berujung pada kecemasan dan overthink.
Tanamkan dalam diri bahwa refleksi dirimu ini kamu lakukan hanya untuk mengetahui sejauh mana kamu sudah berjalan dan berkembang tahun ini, sehingga kita bisa menentukan dari mana kita akan memulainya tahun depan. Hanya itu, maka biarkan yang lalu berlalu.
3. Definisikan siapa dirimu
Mendefinisikan siapa dirimu sebagai sebuah pribadi akan mempermudah kamu menentukan goals yang membawamu pada definisi sukses yang sesuai dengan dirimu. Ada setidaknya tiga cara yang bisa kamu lakukan untuk memulai perjalanan self awareness-mu (pengenalan diri sendiri) seperti yang sudah kita bahas di IG post Objektif Menilai Diri Meningkatkan Self Awareness.
Langkah pertama adalah dengan melakukan tes kepribadian, saat ini banyak tes-tes kepribadian seperti MBTI dan tes lainnya yang bisa kamu lakukan secara online. Langkah kedua, buat catatan tentang persepsi atau pandanganmu, pencapaianmu, juga hal-hal yang membuat kamu bahagia. Ini penting untuk kamu lakukan secara objektif agar kamu mendapatkan gambaran dirimu yang sebenarnya, bukan gambaran diri yang kamu inginkan. Untuk itu tulis semua baik itu positif maupun negatif tentang dirimu. Itu yang akan kita perbaiki kedepannya. Langkah ketiga adalah Minta pendapat orang lain yang bisa kamu percaya.
4. Buat vision board
Membuat vision board membantu kamu mengeluarkan sisi kreatifmu. Apa, sih, vision board itu? Kulik di sini >> Selain itu vision board
juga membantu kamu mengingat tujuanmu sehingga kamu bisa fokus pada tujuan itu. Gambaran yang jelas di vision board yang kamu buat membantu alam bawah sadar kamu merekam semua yang menjadi goals kamu.
5. Temukan Ikigai-mu
Ikigai adalah konsep dari Jepang tentang "Alasan kenapa kamu hidup." Ini adalah pertemuan dari keinginan, bakat, apa yang dunia butuhkan dan menghasilkan pemasukan. Apa maksudnya? Ikigai, seperti yang kamu lihat di gambar, adalah irisan dari 4 bagian yang sudah kita sebutkan sebelumnya. Intinya menemukan alasan kenapa kamu hidup melalui keempat bagian tersebut.
Penjelasan singkatnya ada di postingan IG: @ranigitayati yang ini: Ingin Hidup Bahagia dan Lebih Berarti, Temukan Ikigaimu! Atau kalau kamu mau baca versi lengkapnya, bisa cek di post ini >>
6. Hadapi rasa takutmu
Untuk kamu yang merasa bahwa rasa takut itu harus kamu hindari, mau sampai kapan? Hadapi! Karena rasa takut yang berhasil kamu hadapi akan memunculkan dan meningkatkan rasa
percaya diri. Menghadapi rasa takut akan meningkatkan ketahananmu terhadap penyebab rasa takut itu muncul. Maka dari itu jadikan rasa takutmu sebagai petunjuk kamu untuk
membuat resolusi tahunan.
7. Set goals tahunanmu
Nah, setelah kamu mendapat gambaran dari 6 langkah di atas, ini saatnya
untuk menuliskan rencana tahun-depan-mu lebih jelas dengan menuliskan gambaran
besar dari 8 aspek yang sudah kamu buat tadi, lalu jabarkan dengan detail.
Kamu bisa cek cara-caranya di artikel ini 👉👉👉 7 Langkah Sederhana Menentukan Rencana Tahunan.
8. Tingkatkan kebiasaan positifmu
Dari hasil refleksi dirimu di langkah #1 tadi, buat daftar kebiasaan positif yang ingin kamu bentuk dan kebiasaan negatif yang ingin kamu buang. Tulis juga alasan kenapa kamu ingin melakukannya, karena dengan menuliskannya kamu bisa membaca catatan itu kembali ketika rasa ingin menyerah terlintas.
9. Mulai gunakan planner
Buat kamu yang sudah lama menggunakan planner-mu, good! You are on track! Kalau kamu baru ingin memulainya, you are good, too! Memulai adalah melakukan setengah dari perjalanan, laksanakan. Karena seperti yang kamu ketahui, penggunaan planner akan mempermudah kamu mengatur tugas, kegiatan, dan
lainnya sehingga kamu tahu dengan pasti apa yang harus kamu lakukan setiap
harinya untuk mencapai goals-mu. Bagaimana memulainya? Cek postingan ini >>
10. Perinci goals tahunanmu
Ingat goals tahunan yang sudah kamu rencanakan di langkah #7 tadi? Semua goals itu akan terlihat terlalu
berat awalnya, tapi jika kamu mulai memperincinya menjadi langkah-langkah kecil
yang spesifik bisa kamu lakukan setiap hari kamu akan menyadari bahwa hal itu tidak
terlalu sulit untuk dicapai.
Kamu bisa mencoba menonton video dari Mark Joyner untuk tahu metode mencapai goal dengan cara tercepat, atau kamu bisa baca penjelasan tentang metode ini di sini >>
11. Review goalsmu
Disini fungsi buku jurnalmu, jadwalkan untuk mebuat review perkembangan dirimu dalam mencapai goals-mu. Hal ini bisa dilakukan setiap bulan dan setiap tiga bulan, fungsinya adalah untuk memastikan apakah kamu perlu membuat penyesuaian terhadap goals yang sudah kamu tetapkan di awal tahun.
12. Buat daftar
Masukkan rencana-rencana dan langkah-langkah yang sudah kamu buat dalam beberapa daftar. Daftar tersebut bisa kamu percantik sedemikian rupa agar lebih menyenangkan melakukan langkah demi langkahnya setiap hari, semacam bullet journal gitu.Ketika Seorang Ahjussi Akhirnya Menjadi Tokoh Utama
Sebuah thread tiba-tiba muncul di feed saya. Seseorang bertanya apakah ada yang sedang menonton drama Korea berjudul The Dream Life of Mr. K...
-
Dari hutan bambu yang sunyi menjelma menjadi ekowisata yang tak hanya menjaga alam, tapi juga menghidupi warga dan mengangkat harkat desa. S...
-
Lelah Menahan Diri? Yuk, Kenali Akar Emosionalnya Lewat Refleksi Harian Pernah nggak sih kamu pengin beli sesuatu—baju, buku, atau makanan f...