Nggak seperti drakor pada umumnya yang bercerita tentang pemuda tampan yang pada akhirnya menemukan cinta impiannya, drama ini membawa cerita yang berbeda. Ini tentang seorang ahjussi berusia 50 tahun yang telah mendedikasikan 25 tahun hidupnya untuk satu perusahaan terbaik dan terkemuka.
Sosok seperti dia biasanya hanya muncul sebagai karakter pendukung di drama lain. Seorang atasan, ayah, atau pekerja biasa yang ceritanya hanya menjadi latar. Tapi kali ini, dialah tokoh utamanya.
Mr. Kim adalah gambaran seseorang yang percaya bahwa kerja keras, loyalitas, dan pengabdian akan membawa seseorang menuju tempat yang selama ini ia perjuangkan. Tinggal satu langkah lagi baginya untuk mencapai posisi eksekutif. Dengan pengalaman dan pengorbanan selama puluhan tahun, dia yakin impian itu akhirnya akan menjadi kenyataan.
Seperti impian banyak pekerja lainnya: memiliki pekerjaan yang stabil, posisi yang aman, keluarga yang utuh, dan rumah atas namanya sendiri.
Tapi semuanya runtuh ketika dia menyadari bahwa perusahaan yang selama ini menjadi bagian besar dari hidupnya ternyata tidak lagi membutuhkannya. Bukan dengan memecatnya secara langsung, tetapi perlahan membuatnya merasa tidak lagi memiliki tempat.
Dan menurut saya, di situlah drama ini menjadi menarik.
Ini bukan hanya cerita tentang kehilangan pekerjaan. Ini tentang kehilangan identitas.
Karena bagi sebagian orang, pekerjaan bukan sekadar cara mencari uang. Pekerjaan bisa menjadi tempat seseorang merasa berharga, tempat ia membuktikan diri, bahkan bagian dari siapa dirinya. Lalu ketika semua itu tiba-tiba hilang, muncul pertanyaan besar: kalau bukan sebagai seorang pekerja, lalu siapa diri kita?
Buat teman-teman yang mulai bosan dengan drakor romance, drama ini bisa menjadi pilihan yang menarik. Terutama untuk kamu yang bekerja, punya orang tua yang sebagian besar hidupnya didedikasikan untuk pekerjaan, atau kamu yang terbiasa hidup dalam kompetisi dan mengejar pencapaian.
Mungkin setelah menonton drama ini, kamu bukan hanya memikirkan perjalanan Mr. Kim, tapi juga perjalananmu sendiri.
Tentang apa yang selama ini kamu kejar, apa yang membuatmu merasa bernilai, dan apakah hidupmu sudah lebih luas daripada sekadar pekerjaan atau pencapaian.
Menurut saya, The Dream Life of Mr. Kim bukan hanya layak ditonton. Drama ini juga layak direnungkan.

No comments:
Post a Comment