Tuesday, 2 February 2016

Cerita Sedikit: Bapak Sakit (3)

Dear Good Readers dan Weirdos,

Maaf kalau cerita tentang sakit bapak ini terbagi dalam beberapa bagian karena memang banyak yang ingin saya bagi tentang kisah ini. Biar saya lanjutkan.

Sekitar sepuluh hari kami di Binjai, berangkat tanggal 8 dan kembali tanggal 18 Desember 2015. Akad diadakan tanggal 11, sedang resepsi diadakan keesokan harinya.  Tentang perjalanan kami ke Binjai, saat di sana sampai kembali ke kota kami tercinta akan sedikit saya ceritakan di postingan lainnya. Juga akan saya sertakan foto - fotonya.

Setibanya dari Binjai, kami terutama saya terus berusaha membujuk bapak untuk melakukan CT-Scan tapi bapak tetap menolak dan memilih melakukan pijat refleksi, saat itu saya pun ikut pijat. Dan disana bapak membeli ekstrak Kutuk untuk penyembuhannya. Nama lain ikan Kutuk adalah ikan Gabus, ikan ini mengandung *Albumin, jenis protein baik.

Ekstrak ini dipercaya menyembuhkan luka tubuh bagian dalam, bapak mencobanya sebab selama ini seringnya bapak BAB disertai darah yang masih segar difesesnya yang menandai adanya luka di usus besar pun fesesnya tak berupa feses padat tapi cair. *Hal ini sebenarnya sudah terjadi sekitar lima tahun lalu* Setelah mengkonsumsi ekstrak tersebut sekitar seminggu feses semakin berbobot dalam artian tidak lagi cair, darahpun tak seperti biasanya tapi bapak mengeluhkan pundak dan punggungnya sakit.

Love,

Monday, 1 February 2016

Cerita Sedikit: Bapak Sakit (2)

Dear Good Readers dan Weirdos,

Saya datang untuk menyambung cerita yang sempat terpotong sebelumnya, tentang sakit yang diderita bapak. Cerita Sedikit: Bapak Sakit (1)

Adik saya berencana menikah di bulan Desember 2015 lalu, sekitar sebulan sebelumnya dia berangkat ke Binjai, Medan, untuk menemui keluarga calon istrinya. Saat kembali dari Medan itulah bapak mengalami cegukan setelah meminum sirup markisa yang dia bawa. Pasti bukan karena faktor sirup markisanya beliau cegukan, karena yang lain termasuk saya meminum sirup itu dan tak terjadi apa-apa.

Setelah rencana itu dibuat (tanggal dimajukan dari rencana semula karena awalnya ada rencana berakhir tahun disana hanya saja mengingat harga tiket pesawat yang selalu melambung di season itu), tiket pesawat dibeli untuk PP, berita tentang kondisi kesehatan bapakpun keluar. Saat itulah kami dihadapkan pada dua pilihan yang saya ceritakan sebelumnya dan keputusannya adalah CT-Scan ditunda.


Love,

Sunday, 31 January 2016

Cerita Sedikit: Bapak Sakit (1)

Dear Good Readers dan Weirdos,

Kali ini saya datang untuk menceritakan tentang sakit yang diderita bapak saya. Semua berawal dari cegukan yang gak berhenti selama kurang lebih dua minggu. Dua kali bapak ditemani ibu datang ke sebuah rumah sakit untuk berobat, dua kali itu juga bertemu dengan dua orang dokter jaga yang berbeda dan bapak diminta rawat inap tapi bapak menolak.

Ketiga kalinya ketika kami sekeluarga berhasil membujuk bapak untuk dirawat, dokter jaga yang berbeda lagi bilang bapak gak perlu dirawat karena hanya cegukan. Tapi kemudian ibu mengatakan bahwa beliau meminta dilakukan tindakan mengingat berat badan bapak yang menurun drastis dalam kurun waktu dua bulan serta wajahnya yang kelihatan pucat. Akhirnya dokter setuju untuk melakukan tes darah.

Keesokan harinya hasil tes keluar dan dokter menyatakan prosentase sel kanker dalam tubuh bapak diatas normal, mendengar berita itu dari ibu Hati saya hancur berkeping-keping. Untuk mengetahui jelasnya harus ada tindakan lanjutan yaitu CT-Scan. Kami dihadapkan pada dua pilihan. Pergi ke Medan untuk menyaksikan pernikahan adik kandung saya atau melakukan CT-Scan. Jika hasil CT-Scan keluar maka tindakan medis lanjutan harus dilaksanakan.

Love,

Sudah Mengenal Huruf Sejak 2,5 Tahun, Tapi Kenapa Menulis Masih Jadi Masalah? | Seri Kejar Menulis TK B — 30 Hari

Ada satu hal tentang perkembangan Ibrahim yang belakangan ini cukup sering saya pikirkan: menulis . Ibrahim sekarang sudah TK B. Akhir-akhir...