Dear Good Readers dan Weirdos,
Saya datang untuk menyambung cerita yang sempat terpotong sebelumnya, tentang sakit yang diderita bapak. Cerita Sedikit: Bapak Sakit (1)
Adik saya berencana menikah di bulan Desember 2015 lalu, sekitar sebulan sebelumnya dia berangkat ke Binjai, Medan, untuk menemui keluarga calon istrinya. Saat kembali dari Medan itulah bapak mengalami cegukan setelah meminum sirup markisa yang dia bawa. Pasti bukan karena faktor sirup markisanya beliau cegukan, karena yang lain termasuk saya meminum sirup itu dan tak terjadi apa-apa.
Setelah rencana itu dibuat (tanggal dimajukan dari rencana semula karena awalnya ada rencana berakhir tahun disana hanya saja mengingat harga tiket pesawat yang selalu melambung di season itu), tiket pesawat dibeli untuk PP, berita tentang kondisi kesehatan bapakpun keluar. Saat itulah kami dihadapkan pada dua pilihan yang saya ceritakan sebelumnya dan keputusannya adalah CT-Scan ditunda.
Love,
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Boon Pring: Harmoni Bambu, Air, dan Kehidupan Desa Sanankerto
Dari hutan bambu yang sunyi menjelma menjadi ekowisata yang tak hanya menjaga alam, tapi juga menghidupi warga dan mengangkat harkat desa. S...
-
Lelah Menahan Diri? Yuk, Kenali Akar Emosionalnya Lewat Refleksi Harian Pernah nggak sih kamu pengin beli sesuatu—baju, buku, atau makanan f...
-
Dari hutan bambu yang sunyi menjelma menjadi ekowisata yang tak hanya menjaga alam, tapi juga menghidupi warga dan mengangkat harkat desa. S...
No comments:
Post a Comment