Dear good readers dan weirdos,
Lama sekali saya tidak menengok blog ini, karena tanggal 8 sampai dengan tanggal 18 kemari kami sekeluarga berkunjung ke Binjai, Sumatera Utara. Adik saya menikah dengan orang sana, sedikit cerita dan gambar-gambarnya akan saya posting nanti. Lama tidak menulis rasanya tangan gatal, jadi saya putuskan untuk mulai menulis lagi.
Kalau kalian perhatikan postingan terbaru saya akhir-akhir ini adalah topik tulisan yang sempat saya janjikan untuk menulisnya tapi terbengkalai akibat terlalu banyaknya ide baru bahan dan topik tulisan untuk dituangkan. Bukan maksud hati menghentikan arus inspirasi di sungai kreatifitas tapi sungguh saya memang harus menyelesaikan tanggungan tulisan saya.. Takut ada yang gak enak hati dan bilang, "Deeeh.. Janji janji doank gak ada realisasinya..".
Jadi daripada banyak yang membatin seperti itu lebih baik saya selesaikan satu persatu tanggungan saya.. Kali ini saya datang untuk memenuhi hutang tulisan tentang Kupas Tuntas INFJ. Tentu tidak dalam satu postingan, akan ada beberapa bagian pembahasan. Okay, apa itu INFJ? Buat yang masih awam sama kombinasi empat huruf diatas, saran saya coba googling tentang MBTI. Apa lagi itu? Baiklah, buat yang gak suka mencari jawaban sendiri akan saya jelaskan secara lengkap di part ini. Buat yang sudah paham betul tentang MBTI, please read this article and correct me if i'm wrong.. Karena saya juga masih belajar..
MBTI adalah singkatan dari Myer Briggs Test Indicator, ini merupakan test psikologi untuk menjelaskan karakter dan kepribadian seseorang. Dasarnya adalah penjelasan dari Carl Jung, yang mengatakan bahwa kepribadian yang terlihat acak itu sebenarnya teratur dan konsisten berdasarkan dua perbedaan mendasar yakni perception (persepsi) dan judgment (penilaian).
Perception melibatkan segala hal yang berhubungan dengan kepekaan atau apa yang ditangkap tentang suatu hal, orang, kejadian atau ide. Sedangkan judgment melibatkan kesimpulan atas apa yang telah ditangkap.
Berdasarkan MBTI karakter dibagi menjadi 16 jenis. Ke-16-nya dibedakan berdasarkan pada hasil interaksi dari pilihan-pilihan. Jika seseorang lebih memilih berhubungan dengan dunia luar disebut Extrovert (E), jika lebih memilih menyendiri disebut Introvert (I).
Jika seseorang lebih memilih fokus pada informasi dasar yang datang disebut Sensing (S), namun jika fokus pada pemaknaan dan pemberian arti dari informasi yang datang disebut Intuisi (N).
Dalam mengambil keputusan, jika seseorang lebih memilih menggunakan logika dan konsistensi disebut Thinking (T), tapi jika lebih memilih fokus pada orang dan keadaan tertentu maka disebut Feeling (F).
Dalam menghadapi dunia luar, jika seseorang lebih suka sesuatu yang sudah pasti dan sudah diputuskan maka disebut Judging (J). Namun jika lebih suka membiarkan sesuatu terbuka untuk berbagai pilihan dan informasi baru maka disebut Perceiving (P).
Kombinasi dari keempat huruf tersebut adalah tipe kepribadian seseorang. Berikut 16 kombinasi dari empat pilihan yang dipilih:
ISTJ, ISFJ, INFJ, INTJ
ISTP, ISFP, INFP, INTP
ESTP, ESFP, ENFP, ENTP
ESTJ, ESFJ, ENFJ, ENTJ
Dari tipe-tipe diatas meski kelihatannya perbedaan dari dua tipe kepribadian hanya satu huruf tapi fungsi kognitif yang menyusun mereka sangat berbeda. Itulah yang menentukan seperti apa tiap-tiap individu. Tentang apa itu fungsi kognitif dan apa saja fungsi kognitif itu bisa dibaca di postingan saya yang ini >> Kupas Tuntas INFJ - Part 2: Fungsi Kognitif | Our Life Journey
Jadi, apa tipe MBTI kalian? Yuuk cek disini buat yang pingin bahasa Indonesia >> Tes MBTI. Yang ini bahasa Inggris >> MBTI Test.
Weird Love,
Saturday, 26 December 2015
Monday, 7 December 2015
Rak Kaset Saya: Luar Biasa - OST Stereo Net TV
Dear Good Readers and Weirdos,
Sudah seminggu lebih saya gak nulis lagi, kali ini saya datang dengan rak kaset saya. OST Stereo yang judulnya Luar Biasa ini sedang benar-benar bermain terus ditelinga, hati, kepala dan bibir saya.
Liriknya yang dalam menancap banget di hati, seperti menyemangati diri yang sedang galau gundah gulana #apaansih
Suasana hati lagi gak bisa ditebak, campur aduk seperti permen Nano Nano, manis, asam, asin, rame rasanya. Aaah sudahlah.. Liriknya dibawah ya.. Semoga juga bisa menyemangati kalian yang sedang merasakan permen Nano Nano.. Enjoy..
Luar Biasa
Pernahkan dirimu merasa putus asa
Jauh tersudutkan rasa percaya
Ingatlah bahwa kau tak sendiri
Ku pun sempat jatuh namun ku berdiri
Dan kau pun bisa
Percayalah tak kan ada yang salah
Mencoba berani bangkit dari rasa menyerah
Pancarkanlah cahaya dalam jiwa
Dan tunjukkan dunia bahwa kau juga luar biasa
Pernahkah orang berkata kau tak bisa
Kuatkan hatimu dengan asa
Lawan pandangan sebelah mata
Buat sang ragu tak mampu tuk berkata
Dan engkaupun bisa
Percayalah tak kan ada yang salah
Mencoba berani bangkit dari rasa menyerah
Pancarkanlah cahaya dalam jiwa
Dan tunjukkan dunia bahwa kau juga luar biasa
Jalan yang terbentang
Layaknya sang bintang
Rela terjatuh atau terang benderang
Percayalah, percayalah, percayalah, percayalah
Percayalah tak kan ada yang salah
Mencoba berani bangkit dari rasa menyerah
Pancarkanlah cahaya dalam jiwa
Dan tunjukkan dunia bahwa kau juga luar biasa
Luar biasa
Weird Love,
Monday, 30 November 2015
Saya dan Cerita: Antara Kamu dan Sahabatku - Part II
Saya dan Cerita: Antara Kamu dan Sahabatku - Part I
Pada bagian 1 diceritakan tentang seorang gadis yang bernama Kila yang tengah berjalan menuju tempat kursusan Bahasa Inggrisnya. Setiap kali berangkat Kila harus melewati sebuah cafe dan setiap melewatinya Kila selalu tertunduk dan mempercepat langkah karena sering sekali digoda oleh para pegawai dari dalam dapur cafe. Di tempat kursus dia bertemu Icha yang datang lebih awal, tidak seperti biasanya. Saat pelajaran sudah dimulai terdengar seseorang mengetuk pintu dan muncullah Ernest, salah satu murid yang memang rajin datang terlambat. Saat miss Mila menanyakan alasannya Ernest menjawab seperti biasa dengan santai. Tak berapa lama pintu diketuk lagi dan muncullah Fedy, anak rajin dan pintar yang entah kenapa hari ini datang terlambat, dan miss Mila hanya mempersilahkannya duduk. Ernest bertanya tidakkah miss Mila ingin menanyakan alasan keterlambatan Fedy, dan miss Mila hanya menjawab bahwa jawabannya pasti akan sama seperti jawaban Ernest.
Saya dan Cerita: Antara Kamu dan Sahabatku - Part II
"Kila.. Kila..", seseorang membuyarkan pikiran Kila dari khayalannya.
"Iya, Nest. Ada apa?", jawab Kila sedikit terkejut.
"Diih, masih sore gini ngayal.. Ntar kesambet loh..", ucap Ernest dengan wajah sedikit serius.
"Apaan sih, Nest.. Orang lagi konsentrasi juga..", ucap Kila ngeles.
"Konsentrasi sampe melongo gitu.. Tuuh mulut kebuka.. Nganga..", Ernest menunjuk ke arah mulut Kila.
"Emang iya?", Kila penasaran apa memang selama itu khayalan dia sampai mulutnya terbuka sendiri tanpa dia sadari. Ernest hanya mengangguk. "Bentar deh, kamu tadi mau bilang apa sama aku?"
"Hah? Kapan?", sekarang Ernest yang bingung. Lupa mau bicara apa dengan Kila.
"Duuh.. Itu tadi manggil-manggil aku kenapa?"
"Lupa ah, La.. Kamu sih.."
"Dasar Ernest..!", ucap Kila sambil pelan memukul punggung Ernest yang duduk di depannya. Kali ini suara Kila nyaris besar dan sayangnya terdengar oleh miss Mila.
"Kila.. Ernest.. What's wrong?", tanya miss Mila, diikuti tatapan dari seluruh penjuru kelas tidak terkecuali Fedy yang sedang membantu miss Mila menjelaskan materi kursus di depan kelas.
"Nothing, Miss.. Sorry..", ucap Kila sambil tertunduk.
"Kila is day dreaming, Miss Mil..", tambah Ernest.
"Iya, Miss.. Day dreaming of someone..", lanjut Icha.
"Icha..", ucap Kila lirih sambil menahan senyum dan memelototkan mata tanda Kila tidak ingin ada yang tahu.
Kelas menjadi semakin riuh yang membuat miss Mila meminta murid-muridnya diam sejenak dan meminta Fedy kembali ke bangkunya.
*
Di kamarnya Kila hanya senyum-senyum sendiri mengingat kejadian di tempat kursus tadi. Mata teduh itu sempat beberapa detik menatapnya dengan sangat dalam. Kila tidak yakin kenapa dia memikirkan tatapan itu tapi yang jelas tatapan mata itu membuat hatinya berdegub cepat. Ya, Kila selalu begitu setiap kali beradu mata dengan cowok itu.
*
Di kantin kursusan.
"Duuh, La.. Semempesona itu kah cowok itu sampe bisa bikin orang kayak kamu kehilangan konsentrasi?", tanya Icha saat waktu istirahat tiba.
"Apaan sih, Cha..", Kila mengelak.
"Udah deh.. Kelihatan kok dari tatapan mata kamu, La..", jawab Icha sedikit mendesak. Kila cuma bisa tersenyum.
"Cha, Kila ngelamun lagi?", tiba-tiba datang suara yang akrab sekali ditelinga mereka. Kila cuma mengernyitkan dahi dan mengangkat hidungnya. "Ngelamunin siapa, La?"
"Mau tau aja..", jawab Kila.
"Ya mau tau donk..", Ernest menjawab dengan santai. "Gak boleh?"
"Diiih Ernest raja kepo..", jawab Icha. "Penting gitu, Nest?", jawab Icha. Ernest cuma diam sambil senyum-senyum.
"Senyummu itu lho, mengandung sesuatu..", kata Kila. Mendengar ucapan Kila seketika Ernest tertegun menatap dalam ke mata Kila. Menyadari kebisuan Ernest, Kila menggelengkan kepalanya sambil mengangkat kedua tangannya seolah bertanya, 'Ada apa? Kok diem?'
"Ya ampuuun.. Aku lupa kalo abis istirahat harus ngumpulin tugas..", Ernest berbohong untuk mengalihkan pembicaraan dan kemudian berlalu dari hadapan kedua gadis itu.
"Sadar nggak sih, La. Akhir-akhir ini Ernest sering aneh kayak gitu?", ucap Icha setelah Ernest berlalu.
"Iya ya, Cha. Sering lupaan. Padahal dulu punya ingatan dasyat banget ya..", jawab kila membenarkan ucapan Icha.
"Kamu nggak sensitif kayaknya, La..", sekarang gantian Kila yang dibuat bingung sama Icha.
"Maksudnya?"
"Besok aja deh aku ceritain. Besokkan libur. Kamu kayaknya lagi lemot hari ini", kata Icha sambil menarik tangan Kila dan berjalan menuju kelas.
*
Keesokan harinya..
"Halo, Kila.. Jadi ketemuan dimana?", tanya Icha ditelpon. Kila diam beberapa saat lupa kalau kemarin Icha mengajaknya bertemu.
"Hah? Ketemuan?", jawab Kila kaget sebelum akhirnya teringat kemarin. "Oooh.. Iya ketemuan.." , jawab Kila, "Ehm.. Dirumah aku?"
"Diih Kila.."
"Dimana donk?"
"Cafe deket tempat kursus gimana?"
"Hah?"
"Kenapa?"
"Cafe, Cha?"
"Iya.. Apa di taman kota? Kamu mau obrolan kita dikuping bapak-bapak jualan siomay kayak biasanya? Terus dia ikut nimbrung dan akhirnya malah kita yang dengerin cerita dia?"
"Ya.. Enggak sih.. Emang mau ngobrolin apaan, Cha?", jawab Kila polos.
"Udah deh, aku tunggu. Berangkat sekarang gih.."
"Tapi-", terlambat telpon keburu ditutup.
*
Kila sampai di depan cafe, Kila sedikit ragu untuk menyeberang dan masuk sendiri ke dalam cafe jadi kemudian dia memutuskan untuk menelpon Icha.
"Masuk aja, La.. Aku udah di dalem.."
"Tapi-", telpon sudah ditutup.
Dengan perasaan penuh kegalauan Kila menyeberang dan berjalan menuju cafe. Pandangannya hanya lurus ke depan kearah pintu masuk. Takut kejadian digoda para pegawai di dapur terulang, Kila kemudian mempercepat langkahnya. Tapi sepertinya tidak satupun pegawai menyadari keberadaannya sebab mereka semua sedang sibuk menyiapkan pesanan.
Akhirnya Kila menemukan Icha yang sedang melambaikan tangannya kearahnya.
"Duduk, La..", Icha menunjuk kursi disebelahnya. "Mau makan apa?"
"Minum aja lah, Cha.."
"Diih.. Nggak asyik nih.. Orang aku udah pesen makan.. Masa makan sendiri?"
"Ya udah samain aja sama kamu..", jawab Kila
Icha memanggil pegawai cafe dan memesan menu yang sama seperti yang dipesannya tadi.
"Kamu gak nyaman ya, La..", ucap Icha yang melihat tingkah Kila tidak seperti biasanya.
"Iya nih, Cha.. Aku mana pernah ke cafe..", bisik Kila.
"Diih.. Cafe ini beda sama cafe dugem, La.. Ini semi restoran cuma yang dateng banyakan anak muda daripada keluarga", jelas Icha.
"Iya, sih..", jawab Kila. "Btw, mau ngomongin apa?"
"Ernest.."
"Ada apa sama Ernest?"
"Kila iiiih.. Makhluk paling gak peka.."
"Beneran deh.. Nggak ngerti aku.."
"Kila, my dear.. Inget keanehan Ernest di kantin kemaren?", Kila mengangguk. "Inget juga keanehan Ernest seminggu yang lalu pas tiba-tiba jadi ikut ke acara charity Yovie Nuno di panti asuhan Melati Bunda?", Icha berhenti sejenak. "Nah.. Itu setelah apa coba? Setelah kamu minta dia ikut kan..? Padahal awalnya beneran gak bisa ikutkan"
"Iya sih.. Katanya mau anter adiknya kursus dance.."
"Nah.. Tuuh.. Udah mulai peka?"
"Bentar deh.. Hubungannya apa yang di kantin kemaren sama charity itu?"
"Diiih.. Masih aja gak peka..", Icha menggerutu.
"Permisi.. Pesanannya..", tiba-tiba seorang pegawai cafe membubarkan obrolan mereka.
Keduanya menengok ke arah pemuda itu kemudian mereka terkejut.
"Fedy..?", ucap Icha lirih.
"Iya, Cha..", tak sengaja Icha mengalihkan pandangannya ke arah Kila yang sedang menatap dalam sosok Fedy. "Aku kerja disini kalo lagi libur.."
"Aku tinggal dulu, Cha.. Kila..", ucap Fedy usai meletakkan pesanan di atas meja kemudian berlalu.
*
"La, tau berapa lama kamu natap Fedy tadi?", tanya Icha setengah memaksa.
"Hhhm..", jawab Kila sambil menggeleng.
"Lebih dari 15 detik", Kila cuma tersenyum mendengar ucapan Icha. "Yang aneh sekarang kamu, La.."
"Apaan sih, Cha..", Icha tersenyum kecut. "Eh iya, gimana tadi Ernest? Hubungannya apa charity sama pas di kantin sekolah kemarin..", jawab Kila mengalihkan pembicaraan.
"Kamu suka sama Fedy?", pertanyaan Icha membuat Kila kaget tidak menjawab apa-apa tapi senyumnya mengisyaratkan sesuatu.
"Soal Ernest tadi gimana, Cha?", tanya Kila.
"Jujur deh, La.. Kamu suka kan sama Fedy?", desak Icha.
Kila cuma tersenyum.
*
Icha duduk sendirian di balkon kamarnya. Ia teringat tatapan Kila pada Fedy yang begitu dalam yang membuat dadanya sedikit sesak. Apa yang dia takutkan terjadi. Pesona Fedy sampai di hati Kila.
"Kila suka Fedy", desahnya pelan.
***
Pada bagian 1 diceritakan tentang seorang gadis yang bernama Kila yang tengah berjalan menuju tempat kursusan Bahasa Inggrisnya. Setiap kali berangkat Kila harus melewati sebuah cafe dan setiap melewatinya Kila selalu tertunduk dan mempercepat langkah karena sering sekali digoda oleh para pegawai dari dalam dapur cafe. Di tempat kursus dia bertemu Icha yang datang lebih awal, tidak seperti biasanya. Saat pelajaran sudah dimulai terdengar seseorang mengetuk pintu dan muncullah Ernest, salah satu murid yang memang rajin datang terlambat. Saat miss Mila menanyakan alasannya Ernest menjawab seperti biasa dengan santai. Tak berapa lama pintu diketuk lagi dan muncullah Fedy, anak rajin dan pintar yang entah kenapa hari ini datang terlambat, dan miss Mila hanya mempersilahkannya duduk. Ernest bertanya tidakkah miss Mila ingin menanyakan alasan keterlambatan Fedy, dan miss Mila hanya menjawab bahwa jawabannya pasti akan sama seperti jawaban Ernest.
Saya dan Cerita: Antara Kamu dan Sahabatku - Part II
"Kila.. Kila..", seseorang membuyarkan pikiran Kila dari khayalannya.
"Iya, Nest. Ada apa?", jawab Kila sedikit terkejut.
"Diih, masih sore gini ngayal.. Ntar kesambet loh..", ucap Ernest dengan wajah sedikit serius.
"Apaan sih, Nest.. Orang lagi konsentrasi juga..", ucap Kila ngeles.
"Konsentrasi sampe melongo gitu.. Tuuh mulut kebuka.. Nganga..", Ernest menunjuk ke arah mulut Kila.
"Emang iya?", Kila penasaran apa memang selama itu khayalan dia sampai mulutnya terbuka sendiri tanpa dia sadari. Ernest hanya mengangguk. "Bentar deh, kamu tadi mau bilang apa sama aku?"
"Hah? Kapan?", sekarang Ernest yang bingung. Lupa mau bicara apa dengan Kila.
"Duuh.. Itu tadi manggil-manggil aku kenapa?"
"Lupa ah, La.. Kamu sih.."
"Dasar Ernest..!", ucap Kila sambil pelan memukul punggung Ernest yang duduk di depannya. Kali ini suara Kila nyaris besar dan sayangnya terdengar oleh miss Mila.
"Kila.. Ernest.. What's wrong?", tanya miss Mila, diikuti tatapan dari seluruh penjuru kelas tidak terkecuali Fedy yang sedang membantu miss Mila menjelaskan materi kursus di depan kelas.
"Nothing, Miss.. Sorry..", ucap Kila sambil tertunduk.
"Kila is day dreaming, Miss Mil..", tambah Ernest.
"Iya, Miss.. Day dreaming of someone..", lanjut Icha.
"Icha..", ucap Kila lirih sambil menahan senyum dan memelototkan mata tanda Kila tidak ingin ada yang tahu.
Kelas menjadi semakin riuh yang membuat miss Mila meminta murid-muridnya diam sejenak dan meminta Fedy kembali ke bangkunya.
*
Di kamarnya Kila hanya senyum-senyum sendiri mengingat kejadian di tempat kursus tadi. Mata teduh itu sempat beberapa detik menatapnya dengan sangat dalam. Kila tidak yakin kenapa dia memikirkan tatapan itu tapi yang jelas tatapan mata itu membuat hatinya berdegub cepat. Ya, Kila selalu begitu setiap kali beradu mata dengan cowok itu.
*
Di kantin kursusan.
"Duuh, La.. Semempesona itu kah cowok itu sampe bisa bikin orang kayak kamu kehilangan konsentrasi?", tanya Icha saat waktu istirahat tiba.
"Apaan sih, Cha..", Kila mengelak.
"Udah deh.. Kelihatan kok dari tatapan mata kamu, La..", jawab Icha sedikit mendesak. Kila cuma bisa tersenyum.
"Cha, Kila ngelamun lagi?", tiba-tiba datang suara yang akrab sekali ditelinga mereka. Kila cuma mengernyitkan dahi dan mengangkat hidungnya. "Ngelamunin siapa, La?"
"Mau tau aja..", jawab Kila.
"Ya mau tau donk..", Ernest menjawab dengan santai. "Gak boleh?"
"Diiih Ernest raja kepo..", jawab Icha. "Penting gitu, Nest?", jawab Icha. Ernest cuma diam sambil senyum-senyum.
"Senyummu itu lho, mengandung sesuatu..", kata Kila. Mendengar ucapan Kila seketika Ernest tertegun menatap dalam ke mata Kila. Menyadari kebisuan Ernest, Kila menggelengkan kepalanya sambil mengangkat kedua tangannya seolah bertanya, 'Ada apa? Kok diem?'
"Ya ampuuun.. Aku lupa kalo abis istirahat harus ngumpulin tugas..", Ernest berbohong untuk mengalihkan pembicaraan dan kemudian berlalu dari hadapan kedua gadis itu.
"Sadar nggak sih, La. Akhir-akhir ini Ernest sering aneh kayak gitu?", ucap Icha setelah Ernest berlalu.
"Iya ya, Cha. Sering lupaan. Padahal dulu punya ingatan dasyat banget ya..", jawab kila membenarkan ucapan Icha.
"Kamu nggak sensitif kayaknya, La..", sekarang gantian Kila yang dibuat bingung sama Icha.
"Maksudnya?"
"Besok aja deh aku ceritain. Besokkan libur. Kamu kayaknya lagi lemot hari ini", kata Icha sambil menarik tangan Kila dan berjalan menuju kelas.
*
Keesokan harinya..
"Halo, Kila.. Jadi ketemuan dimana?", tanya Icha ditelpon. Kila diam beberapa saat lupa kalau kemarin Icha mengajaknya bertemu.
"Hah? Ketemuan?", jawab Kila kaget sebelum akhirnya teringat kemarin. "Oooh.. Iya ketemuan.." , jawab Kila, "Ehm.. Dirumah aku?"
"Diih Kila.."
"Dimana donk?"
"Cafe deket tempat kursus gimana?"
"Hah?"
"Kenapa?"
"Cafe, Cha?"
"Iya.. Apa di taman kota? Kamu mau obrolan kita dikuping bapak-bapak jualan siomay kayak biasanya? Terus dia ikut nimbrung dan akhirnya malah kita yang dengerin cerita dia?"
"Ya.. Enggak sih.. Emang mau ngobrolin apaan, Cha?", jawab Kila polos.
"Udah deh, aku tunggu. Berangkat sekarang gih.."
"Tapi-", terlambat telpon keburu ditutup.
*
Kila sampai di depan cafe, Kila sedikit ragu untuk menyeberang dan masuk sendiri ke dalam cafe jadi kemudian dia memutuskan untuk menelpon Icha.
"Masuk aja, La.. Aku udah di dalem.."
"Tapi-", telpon sudah ditutup.
Dengan perasaan penuh kegalauan Kila menyeberang dan berjalan menuju cafe. Pandangannya hanya lurus ke depan kearah pintu masuk. Takut kejadian digoda para pegawai di dapur terulang, Kila kemudian mempercepat langkahnya. Tapi sepertinya tidak satupun pegawai menyadari keberadaannya sebab mereka semua sedang sibuk menyiapkan pesanan.
Akhirnya Kila menemukan Icha yang sedang melambaikan tangannya kearahnya.
"Duduk, La..", Icha menunjuk kursi disebelahnya. "Mau makan apa?"
"Minum aja lah, Cha.."
"Diih.. Nggak asyik nih.. Orang aku udah pesen makan.. Masa makan sendiri?"
"Ya udah samain aja sama kamu..", jawab Kila
Icha memanggil pegawai cafe dan memesan menu yang sama seperti yang dipesannya tadi.
"Kamu gak nyaman ya, La..", ucap Icha yang melihat tingkah Kila tidak seperti biasanya.
"Iya nih, Cha.. Aku mana pernah ke cafe..", bisik Kila.
"Diih.. Cafe ini beda sama cafe dugem, La.. Ini semi restoran cuma yang dateng banyakan anak muda daripada keluarga", jelas Icha.
"Iya, sih..", jawab Kila. "Btw, mau ngomongin apa?"
"Ernest.."
"Ada apa sama Ernest?"
"Kila iiiih.. Makhluk paling gak peka.."
"Beneran deh.. Nggak ngerti aku.."
"Kila, my dear.. Inget keanehan Ernest di kantin kemaren?", Kila mengangguk. "Inget juga keanehan Ernest seminggu yang lalu pas tiba-tiba jadi ikut ke acara charity Yovie Nuno di panti asuhan Melati Bunda?", Icha berhenti sejenak. "Nah.. Itu setelah apa coba? Setelah kamu minta dia ikut kan..? Padahal awalnya beneran gak bisa ikutkan"
"Iya sih.. Katanya mau anter adiknya kursus dance.."
"Nah.. Tuuh.. Udah mulai peka?"
"Bentar deh.. Hubungannya apa yang di kantin kemaren sama charity itu?"
"Diiih.. Masih aja gak peka..", Icha menggerutu.
"Permisi.. Pesanannya..", tiba-tiba seorang pegawai cafe membubarkan obrolan mereka.
Keduanya menengok ke arah pemuda itu kemudian mereka terkejut.
"Fedy..?", ucap Icha lirih.
"Iya, Cha..", tak sengaja Icha mengalihkan pandangannya ke arah Kila yang sedang menatap dalam sosok Fedy. "Aku kerja disini kalo lagi libur.."
"Aku tinggal dulu, Cha.. Kila..", ucap Fedy usai meletakkan pesanan di atas meja kemudian berlalu.
*
"La, tau berapa lama kamu natap Fedy tadi?", tanya Icha setengah memaksa.
"Hhhm..", jawab Kila sambil menggeleng.
"Lebih dari 15 detik", Kila cuma tersenyum mendengar ucapan Icha. "Yang aneh sekarang kamu, La.."
"Apaan sih, Cha..", Icha tersenyum kecut. "Eh iya, gimana tadi Ernest? Hubungannya apa charity sama pas di kantin sekolah kemarin..", jawab Kila mengalihkan pembicaraan.
"Kamu suka sama Fedy?", pertanyaan Icha membuat Kila kaget tidak menjawab apa-apa tapi senyumnya mengisyaratkan sesuatu.
"Soal Ernest tadi gimana, Cha?", tanya Kila.
"Jujur deh, La.. Kamu suka kan sama Fedy?", desak Icha.
Kila cuma tersenyum.
*
Icha duduk sendirian di balkon kamarnya. Ia teringat tatapan Kila pada Fedy yang begitu dalam yang membuat dadanya sedikit sesak. Apa yang dia takutkan terjadi. Pesona Fedy sampai di hati Kila.
"Kila suka Fedy", desahnya pelan.
***
Friday, 27 November 2015
Cerita Sedikit: Tulisan yang Terbengkalai | Our Life Journey
Dear Good Readers and Weirdos,
Setelah saya ingat-ingat kembali ternyata banyak bahan-bahan tulisan yang pernah saya janjikan buat ditulis di blog ini tapi belum sempat terlaksana, jadi daripada makin lupa nih ya, mending saya catat sekalian disini dalam bentuk list, biar bisa jadi pengingat saya.
Seingat saya ada delapan postingan yang saya janjikan akan saya tulis. Ini daftarnya dari yang paling baru sampai yang paling lama:
1. Cara mengembangkan Se inferior
2. Review tentang Stairway to Heaven, Marrying the Mafia, Cain and Abel, Gu Family Book, The King 2 Hearts, Oh My Ghostess, Coffee Prince
3. Pendapat tentang poligami
4. Label "I can Relate to This" yang masih kosong
5. What my biggest dreams are
6. Bahasan tentang INFJ and ESTP
7. Kupas tuntas INFJ
8. Cerita Antara Kamu dan Sahabatku
Entahlah yang mana dulu yang akan saya bahas, mungkin dari yang paling lama sampai yang paling baru.. Semoga satu persatu bisa saya selesaikan sebelum ide-ide lain menumpuk lagi.
Weird Love,
Setelah saya ingat-ingat kembali ternyata banyak bahan-bahan tulisan yang pernah saya janjikan buat ditulis di blog ini tapi belum sempat terlaksana, jadi daripada makin lupa nih ya, mending saya catat sekalian disini dalam bentuk list, biar bisa jadi pengingat saya.
Seingat saya ada delapan postingan yang saya janjikan akan saya tulis. Ini daftarnya dari yang paling baru sampai yang paling lama:
1. Cara mengembangkan Se inferior
2. Review tentang Stairway to Heaven, Marrying the Mafia, Cain and Abel, Gu Family Book, The King 2 Hearts, Oh My Ghostess, Coffee Prince
3. Pendapat tentang poligami
4. Label "I can Relate to This" yang masih kosong
5. What my biggest dreams are
6. Bahasan tentang INFJ and ESTP
7. Kupas tuntas INFJ
8. Cerita Antara Kamu dan Sahabatku
Entahlah yang mana dulu yang akan saya bahas, mungkin dari yang paling lama sampai yang paling baru.. Semoga satu persatu bisa saya selesaikan sebelum ide-ide lain menumpuk lagi.
Weird Love,
Thursday, 26 November 2015
Rak Kaset Saya: OST The King 2 Hearts
Dear Good Readers and Weirdos,
Barusan baca lagi tulisan-tulisan yang ada di blog ini.. Baru tersadar kalau saya punya label yang namanya "Rak Kaset Saya" yang isinya tentang lagu-lagu yang lagi sering saya dengarkan dan terakhir posting itu bulan Mei yang lalu tentang lagu Yovie and Nuno.. Wooow.. Lama banget.. Padahal lagu-lagu yang saya dengar sudah berkali-kali ganti, maklum hobi saya memang nyanyi..
Okay, saya akan ceritakan tentang lagu yang sedang sering saya dengar dan nyanyikan akhir-akhir ini. Kalau kalian mengikuti isi blog saya ini kalian akan menemukan post tentang Drama Korea ini linknya Ini Menurut Saya: Drama Korea | Our Life Journey, nah, karena tontonan saya drama Korea yang jadul otomatis lagu yang terngiang di telinga saya ya lagu drama Korea yang jadul itu. Kenapa lagu jadul bukan yang baru? Karena saya suka drama Korea yang jadul. Kenapa? Bisa ketemu jawabannya di link tentang drama Korea yang saya berikankan tadi..
Ada dua lagu dari satu drama yang ceritanya nancep banget di kepala saya, dua pemerannya juga lagi nancep banget diingatan. Drama ini bergenre action dan tetap romansa, tentang kerajaan di Korea Selatan. Yup, The King 2 Hearts. Dua Original Sound Track (OST) nya bikin saya bela-belain menghapal romanisasi korea yang tulisan dan pengucapannya sedikit berbeda.. Haaaaah.. Demi..
Yang pertama adalah Missing You Like Crazy yang dinyanyikan oleh Taeyeon nya Girls' Generation. Saya suka musik dan liriknya, ceritanya tentang seseorang yang merasa bertepuk sebelah tangan karena dia sendiri yang merindu tanpa balasan. Ini videonya..
Buat yang pingin tahu liriknya, Eko Eriyanah punya lirik lengkap mulai dari romanisasinya buat yang mau ikut nyanyi, buat yang pingin tau artinya dalam bahasa Inggris juga ada.. Buat yang udah jago baca Hangul juga ada tuh liriknya.. Lengkap pokoknya, klik link ini >> Eko Eriyanah
Yang kedua adalah First Love, dalam TK2H lagu ini dinyanyikan oleh salah satu pemainnya yang juga penyanyi aslinya yaitu Lee Yoon Ji disatu scene di episode 7 saat dia berdua dengan kepala pengawal kerajaan, Eun Shi Kyung yang diperankan oleh Jo Jung Suk, my favourite.
Ceritanya saat itu mereka sedang duduk di atas sebuah jembatan, kemudian Lee Jae Shin sang putri kerajaan menyanyikan lagu itu. Eun Shi Kyung mendengarkan sambil memandang wajah gadis itu, buat saya itu romantis, suka banget sama scene ini. Dan liriknya adalah tentang cinta pertama yang berawal dari sahabat. Waaah, tambah melting saya.. Ini videonya..
Lagu ini juga dinyanyiin lagi di salah satu scene dimana si Eun Shi Kyung dan Lee Jae shin berdua dengan kekakuan yang terjadi antara pengawal dan seorang putri kerajaan. Tapi kali ini yang menyanyikan adalah Eun Kyung, disitu saya baru sadar kalau suara Jo Jung Suk bagus banget.. Kalian boleh gak sependapat kok tapi buat saya suaranya benar-benar natural dan sepertinya take langsung disitu.. Entahlah..
Yang jelas suaranya itu yang bikin saya makin menghayati drama ini.. Sayangnya memang cuma awal lagu saja yang dinyanyikan karena setelah itu muncul lagi kekakuan diantara keduanya dalam scene itu.. Suka deh kisah cinta sejenis ini.. ^_^
Buat yang mau tau liriknya disini ya.. >>bbjack, di blog ini ada terjemahan dalam bahasa Indonesianya, bahasa Inggrisnya dan romanisasinya, minus Hangul..
Okay, jadi dua lagu itu tadi yang akhir-akhir ini bergema di telinga saya dan mengalun dari bibir saya, kadang keras kadang pelan.. Next kalau ada lagu lain lahi yang terngiang dikepala saya dan mengalun dibibir saya akan saya beri kabar.. Sekian..
Weird Love,
Barusan baca lagi tulisan-tulisan yang ada di blog ini.. Baru tersadar kalau saya punya label yang namanya "Rak Kaset Saya" yang isinya tentang lagu-lagu yang lagi sering saya dengarkan dan terakhir posting itu bulan Mei yang lalu tentang lagu Yovie and Nuno.. Wooow.. Lama banget.. Padahal lagu-lagu yang saya dengar sudah berkali-kali ganti, maklum hobi saya memang nyanyi..
Okay, saya akan ceritakan tentang lagu yang sedang sering saya dengar dan nyanyikan akhir-akhir ini. Kalau kalian mengikuti isi blog saya ini kalian akan menemukan post tentang Drama Korea ini linknya Ini Menurut Saya: Drama Korea | Our Life Journey, nah, karena tontonan saya drama Korea yang jadul otomatis lagu yang terngiang di telinga saya ya lagu drama Korea yang jadul itu. Kenapa lagu jadul bukan yang baru? Karena saya suka drama Korea yang jadul. Kenapa? Bisa ketemu jawabannya di link tentang drama Korea yang saya berikankan tadi..
Ada dua lagu dari satu drama yang ceritanya nancep banget di kepala saya, dua pemerannya juga lagi nancep banget diingatan. Drama ini bergenre action dan tetap romansa, tentang kerajaan di Korea Selatan. Yup, The King 2 Hearts. Dua Original Sound Track (OST) nya bikin saya bela-belain menghapal romanisasi korea yang tulisan dan pengucapannya sedikit berbeda.. Haaaaah.. Demi..
Yang pertama adalah Missing You Like Crazy yang dinyanyikan oleh Taeyeon nya Girls' Generation. Saya suka musik dan liriknya, ceritanya tentang seseorang yang merasa bertepuk sebelah tangan karena dia sendiri yang merindu tanpa balasan. Ini videonya..
Buat yang pingin tahu liriknya, Eko Eriyanah punya lirik lengkap mulai dari romanisasinya buat yang mau ikut nyanyi, buat yang pingin tau artinya dalam bahasa Inggris juga ada.. Buat yang udah jago baca Hangul juga ada tuh liriknya.. Lengkap pokoknya, klik link ini >> Eko Eriyanah
Yang kedua adalah First Love, dalam TK2H lagu ini dinyanyikan oleh salah satu pemainnya yang juga penyanyi aslinya yaitu Lee Yoon Ji disatu scene di episode 7 saat dia berdua dengan kepala pengawal kerajaan, Eun Shi Kyung yang diperankan oleh Jo Jung Suk, my favourite.
Ceritanya saat itu mereka sedang duduk di atas sebuah jembatan, kemudian Lee Jae Shin sang putri kerajaan menyanyikan lagu itu. Eun Shi Kyung mendengarkan sambil memandang wajah gadis itu, buat saya itu romantis, suka banget sama scene ini. Dan liriknya adalah tentang cinta pertama yang berawal dari sahabat. Waaah, tambah melting saya.. Ini videonya..
Lagu ini juga dinyanyiin lagi di salah satu scene dimana si Eun Shi Kyung dan Lee Jae shin berdua dengan kekakuan yang terjadi antara pengawal dan seorang putri kerajaan. Tapi kali ini yang menyanyikan adalah Eun Kyung, disitu saya baru sadar kalau suara Jo Jung Suk bagus banget.. Kalian boleh gak sependapat kok tapi buat saya suaranya benar-benar natural dan sepertinya take langsung disitu.. Entahlah..
Yang jelas suaranya itu yang bikin saya makin menghayati drama ini.. Sayangnya memang cuma awal lagu saja yang dinyanyikan karena setelah itu muncul lagi kekakuan diantara keduanya dalam scene itu.. Suka deh kisah cinta sejenis ini.. ^_^
Buat yang mau tau liriknya disini ya.. >>bbjack, di blog ini ada terjemahan dalam bahasa Indonesianya, bahasa Inggrisnya dan romanisasinya, minus Hangul..
Okay, jadi dua lagu itu tadi yang akhir-akhir ini bergema di telinga saya dan mengalun dari bibir saya, kadang keras kadang pelan.. Next kalau ada lagu lain lahi yang terngiang dikepala saya dan mengalun dibibir saya akan saya beri kabar.. Sekian..
Weird Love,
Subscribe to:
Posts (Atom)
Ketika Seorang Ahjussi Akhirnya Menjadi Tokoh Utama
Sebuah thread tiba-tiba muncul di feed saya. Seseorang bertanya apakah ada yang sedang menonton drama Korea berjudul The Dream Life of Mr. K...
-
Dari hutan bambu yang sunyi menjelma menjadi ekowisata yang tak hanya menjaga alam, tapi juga menghidupi warga dan mengangkat harkat desa. S...
-
Lelah Menahan Diri? Yuk, Kenali Akar Emosionalnya Lewat Refleksi Harian Pernah nggak sih kamu pengin beli sesuatu—baju, buku, atau makanan f...