Kami tak pernah ikut campur urusan yang bukan urusan kami
Karena kami tak mau orang mencampuri urusan yang bukan urusan mereka
Kami tak pernah berusaha memaksakan pendapat kami kepada orang lain
Karena kami tak mau orang memaksakan pendapat mereka kepada kami
Kami tak mau menceritakan apa yang menjadi masalah kami dengan orang lain kepada orang lain lagi
Karena bagi kami menceritakan apa yang jadi masalah kami dengan orang lain kepada orang lain lagi hanya akan memperkeruh suasana
Hanya ada dua kemungkinan pilihan bagi kami
Selesaikan jika mampu diselesaikan atau
Lupakan dan anggap tak pernah ada masalah
Lalu lapangkan hati dan ikhlaskan segalanya
Itu saja
Kami tak butuh pembuktian bahwa kami benar atau salah karena kami punya Allah yg Maha Mengetahui
Kami tak butuh pembelaan atas semua tuduhan karena kami punya Allah yang maha mendengar dan melihat
Kami tak perlu belas kasih karena kami punya Allah yang maha pengasih dan penyayang
Untuk urusan pembuktian, pembelaan dan belas kasih kami punya Allah
Kami hanya butuh ketulusan, keikhlasan dan kedewasaan berpikir dan bertingkahlaku
Itu saja
Saturday, 6 June 2015
Wednesday, 3 June 2015
Mr. & Mrs. Bahagia: Our MBTI Test | Our Life Journey
Dear sobat readers,
Saya pernah berpikir betapa menariknya kalau kita punya pasangan yg bisa benar-benar sama aneh dan gilanya sama kita.
Seperti yg kalian tahu saya suka banget tuh sama hal-hal yang berhubungan dengan karakter, kepribadian dll. Dan senang sekali menjawab tes tentang kepribadian seperti MBTI yang pernah saya bahas sedikit di postingan ini Cerita Sedikit: Antara Marina, Dikta dan MBTI
Yang saya takutkan dalam hati adalah suami saya yang punya karakter berbeda dengan saya ga akan mau ikut tes semacam itu, padahal saya pingin banget tahu apa tipe karakter dia berdasarkan tes MBTI.
Iseng-iseng berhadiah waktu kami lagi nyantai saya ajak dia jawab tes.
"Yang, coba ya pilih nih.. Spontan, Fleksibel, tidak diikat waktu atau Terencana dan memiliki deadline jelas?"
"Spontan, Fleksibel, tidak diikat waktu", jawabnya semangat. Tahu dari mana? INFJ bisa tahu semua.
"Sudah ku duga", jawab saya santai.
"Lebih memilih berkomunikasi dengan menulis atau dengan bicara"
"Dengan bicara dong"
Skip
Dia menjawab semua pertanyaan sambil sesekali bertanya "apa artinya?", "Apa maksudnya?" Pertanyaan-pertanyaan khas suami saya banget, persis seperti anak kecil.
Beberapa kali ketika jawaban kami sama saya membalas dengan, "Kali ini kita sependapat" atau kalau saya rasa saya tahu persis apa yang akan dia jawab saya berkata, "sudah ku duga".
Atau waktu dia memberi jawaban yang berbeda dengan jawaban saya, saya bilang, "Untuk hal ini kita tidak sepaham", semua dengan nada gurauan tanpa keseriusan yang kaku. Senang sekali rasanya.
Saat yang saya tunggu-tunggu tiba, the result, hasil tes. Tipe kepribadian apa suami saya? Saya memutuskan untuk membacakan untuk dia.
"Fleksibel dan Toleran, mereka mengambil pendekatan praktis yang berfokus pada hasil yang langsu-"
Belum selesai baca dia langsung bilang, "Waaaah.. Guwe banget itu..", dengan logat jawa medok. Sontak saya ketawa sejadinya. Hal-hal seperti ini yang saya suka dari dia. Ga pernah membosankan, ada aja yang dia lakukan atau ucapkan yang bikin saya ketawa. Mungkin karena itu kami bisa nyambung. Mungkin..
Okay, tipenya adalah ESTP.
Tipe yang benar-benar ga ada nyambungnya dengan tipe saya. Saya Introvert, dia Extrovert. Saya Intuition, dia Sensing. Saya Feeling, dia Thinking. Saya Judging, dia Perceiving.
Lalu gimana pendapat para pengamat kepribadian dan para pelaku tentang hubungan INFJ dan ESTP? Coba nanti saya cari tau lebih detail, lalu saya tulis dan post di blog ini. Ditunggu ya..
Yang paling saya tahu sekarang suami saya adalah suami yg bisa benar-benar sama aneh dan gilanya sama saya. Dan saya bahagia.
Love,
Saya pernah berpikir betapa menariknya kalau kita punya pasangan yg bisa benar-benar sama aneh dan gilanya sama kita.
Seperti yg kalian tahu saya suka banget tuh sama hal-hal yang berhubungan dengan karakter, kepribadian dll. Dan senang sekali menjawab tes tentang kepribadian seperti MBTI yang pernah saya bahas sedikit di postingan ini Cerita Sedikit: Antara Marina, Dikta dan MBTI
Yang saya takutkan dalam hati adalah suami saya yang punya karakter berbeda dengan saya ga akan mau ikut tes semacam itu, padahal saya pingin banget tahu apa tipe karakter dia berdasarkan tes MBTI.
Iseng-iseng berhadiah waktu kami lagi nyantai saya ajak dia jawab tes.
"Yang, coba ya pilih nih.. Spontan, Fleksibel, tidak diikat waktu atau Terencana dan memiliki deadline jelas?"
"Spontan, Fleksibel, tidak diikat waktu", jawabnya semangat. Tahu dari mana? INFJ bisa tahu semua.
"Sudah ku duga", jawab saya santai.
"Lebih memilih berkomunikasi dengan menulis atau dengan bicara"
"Dengan bicara dong"
Skip
Dia menjawab semua pertanyaan sambil sesekali bertanya "apa artinya?", "Apa maksudnya?" Pertanyaan-pertanyaan khas suami saya banget, persis seperti anak kecil.
Beberapa kali ketika jawaban kami sama saya membalas dengan, "Kali ini kita sependapat" atau kalau saya rasa saya tahu persis apa yang akan dia jawab saya berkata, "sudah ku duga".
Atau waktu dia memberi jawaban yang berbeda dengan jawaban saya, saya bilang, "Untuk hal ini kita tidak sepaham", semua dengan nada gurauan tanpa keseriusan yang kaku. Senang sekali rasanya.
Saat yang saya tunggu-tunggu tiba, the result, hasil tes. Tipe kepribadian apa suami saya? Saya memutuskan untuk membacakan untuk dia.
"Fleksibel dan Toleran, mereka mengambil pendekatan praktis yang berfokus pada hasil yang langsu-"
Belum selesai baca dia langsung bilang, "Waaaah.. Guwe banget itu..", dengan logat jawa medok. Sontak saya ketawa sejadinya. Hal-hal seperti ini yang saya suka dari dia. Ga pernah membosankan, ada aja yang dia lakukan atau ucapkan yang bikin saya ketawa. Mungkin karena itu kami bisa nyambung. Mungkin..
Okay, tipenya adalah ESTP.
Tipe yang benar-benar ga ada nyambungnya dengan tipe saya. Saya Introvert, dia Extrovert. Saya Intuition, dia Sensing. Saya Feeling, dia Thinking. Saya Judging, dia Perceiving.
Lalu gimana pendapat para pengamat kepribadian dan para pelaku tentang hubungan INFJ dan ESTP? Coba nanti saya cari tau lebih detail, lalu saya tulis dan post di blog ini. Ditunggu ya..
Yang paling saya tahu sekarang suami saya adalah suami yg bisa benar-benar sama aneh dan gilanya sama saya. Dan saya bahagia.
Love,
Sunday, 31 May 2015
Cerita Sedikit: Antara Marina, Dikta dan MBTI | Our Life Journey
Apa hubungan antara Marina, Dikta dan MBTI? Siapa Marina? Siapa Dikta? Apa itu MBTI?
Jadi gini ceritanya, beberapa minggu lalu saya baca twitnya Dikta (you know lah siapa dia, if you don't know go check this link Pradikta Wicaksono) yang lagi bahas tentang event Marina.
Marina adalah merk salah satu produk kecantikan di Indonesia. Beberapa produknya saya pakai sehari-hari.
Ceritanya Marina ngajak cewek-cewek yang berminat untuk menuangkan karakter dan kepribadian mereka dalam sebuah karya tulis, dan hadiahnya adalah booth camp untuk pengembangan diri dan ada meet and greet sama Dikta. Sontak rasanya pingin ikut, tapi saya kan sadar diri ya.. Berapa umur saya. 29 tahun, bentar lagi kepala 3 saya. Apa bisa? 😅
Daripada menduga-duga saya buka link yang disertakan di twit Dikta tadi, dan ternyata batas maksimal adalah 35 tahun. Thank God masih bisa partisipasi.
Jujur aja memang menggiurkan hadiahnya buat manusia sejenis saya yang entah kenapa pingin banget ikut kelas pengembangan diri hanya saja kepentok biaya. Secara semua juga tau berapa banyak yang harus dikeluarkan untuk ikut kelas kepribadian misalnya.
Buat sahabat readers yang punya minat sama dan pingin gabung ikutan event ini, ini linknya ya. Marina FUNtastic You
To be honest dari dulu everything about traits, human's characters, kejiwaan, pengembangan diri, watak dan things like them bener-bener boost my mood untuk mencari tahu lebih banyak, mungkin sejak SD dulu. Sejak saya bener-bener ga ngerti apa itu karakter dkk sampai sekarang. This event bikin saya mencari tahu lagi bagaimana tipe kepribadian saya.
Saya mulai mencari-cari di internet tentang jenis watak, karakter dan tipe kepribadian manusia. Saya menemukan artikel tentang 4 tipe kepribadian manusia: sanguin, koleris, melankolis dan plegmatis.
Tanpa ikut tes pun saya yakin tipe saya pasti melankolis, secara saya perfeksionis dan suka sekali dengan segala kegiatan yang teratur. Tapi buat yang mau nyoba tes kepribadian ini linknya Quibblo.
Dan benar saja, tes selesai dan hasil tes bilang melankolis merupakan karakter dominan saya. Entahlah karakter bayangan saya apa sebab saya dapat angka yang sama antara koleris dan plegmatis. Atau mungkin gabungan keduanya. 😁
Ga puas cuma dengan satu tes kepribadian saya cari-cari tes kepribadian lain, dan saya menemukan tes MBTI (Myers Briggs Type Indicator).
Apa itu MBTI? Ini merupakan tes kepribadian yang membagi karakter menjadi 16 tipe. Mungkin ini lebih masuk di kepala saya, sebab saya yakin tipe manusia pasti lebih dari 4, ini jauh lebih detail dari 4 kepribadian tadi. Rasanya belum seminggu yang lalu saya ikut tes itu, baru sekitar 4 sampai 5 hari yang lalu.
Tesnya lumayan panjang, this time I got no clue about which type I will get karena memang baru sekali ini mencoba tes kepribadian MBTI. Tapi yang jelas ga akan jauh beda bahwa perfectionist dan teratur jadi salah dua dari karakter saya.
Tesnya terdiri dari 60 soal dimana kita memilih salah satu dari dua karakter yang sesuai dengan pribadi kita. Ga sulit ngejawabnya sebab saya tahu persis yang mana yang sesuai dengan diri saya. Bagi yang juga ingin ikut tes MBTI bisa langsung ke link ini Tes Kepribadian MBTI, atau kalau mau yang berbahasa Inggris ini linknya Free Personality Test.
Akhirnya saya menemukan bahwa tipe karakter saya adalah INFJ. Apa itu INFJ? Kita lanjut di postingan lain.
Jadi itu tadi adalah hubungan Marina, Dikta dan MBTI. Sekarang clear kan?
Note buat kalian, Gaes.. Sampe sekarang saya masih belum kirim tulisan saya karena saya masih dalam proses research. 😎 Semoga sebelum closing date sudah bisa kirim, aamiin..
Anyway, thanks for stopping by and reading.. Ketemu di postingan tentang saya yang INFJ ya.. �😄😄😄😄😄😁
Jadi gini ceritanya, beberapa minggu lalu saya baca twitnya Dikta (you know lah siapa dia, if you don't know go check this link Pradikta Wicaksono) yang lagi bahas tentang event Marina.
Marina adalah merk salah satu produk kecantikan di Indonesia. Beberapa produknya saya pakai sehari-hari.
Ceritanya Marina ngajak cewek-cewek yang berminat untuk menuangkan karakter dan kepribadian mereka dalam sebuah karya tulis, dan hadiahnya adalah booth camp untuk pengembangan diri dan ada meet and greet sama Dikta. Sontak rasanya pingin ikut, tapi saya kan sadar diri ya.. Berapa umur saya. 29 tahun, bentar lagi kepala 3 saya. Apa bisa? 😅
Daripada menduga-duga saya buka link yang disertakan di twit Dikta tadi, dan ternyata batas maksimal adalah 35 tahun. Thank God masih bisa partisipasi.
Jujur aja memang menggiurkan hadiahnya buat manusia sejenis saya yang entah kenapa pingin banget ikut kelas pengembangan diri hanya saja kepentok biaya. Secara semua juga tau berapa banyak yang harus dikeluarkan untuk ikut kelas kepribadian misalnya.
Buat sahabat readers yang punya minat sama dan pingin gabung ikutan event ini, ini linknya ya. Marina FUNtastic You
To be honest dari dulu everything about traits, human's characters, kejiwaan, pengembangan diri, watak dan things like them bener-bener boost my mood untuk mencari tahu lebih banyak, mungkin sejak SD dulu. Sejak saya bener-bener ga ngerti apa itu karakter dkk sampai sekarang. This event bikin saya mencari tahu lagi bagaimana tipe kepribadian saya.
Saya mulai mencari-cari di internet tentang jenis watak, karakter dan tipe kepribadian manusia. Saya menemukan artikel tentang 4 tipe kepribadian manusia: sanguin, koleris, melankolis dan plegmatis.
Tanpa ikut tes pun saya yakin tipe saya pasti melankolis, secara saya perfeksionis dan suka sekali dengan segala kegiatan yang teratur. Tapi buat yang mau nyoba tes kepribadian ini linknya Quibblo.
Dan benar saja, tes selesai dan hasil tes bilang melankolis merupakan karakter dominan saya. Entahlah karakter bayangan saya apa sebab saya dapat angka yang sama antara koleris dan plegmatis. Atau mungkin gabungan keduanya. 😁
Ga puas cuma dengan satu tes kepribadian saya cari-cari tes kepribadian lain, dan saya menemukan tes MBTI (Myers Briggs Type Indicator).
Apa itu MBTI? Ini merupakan tes kepribadian yang membagi karakter menjadi 16 tipe. Mungkin ini lebih masuk di kepala saya, sebab saya yakin tipe manusia pasti lebih dari 4, ini jauh lebih detail dari 4 kepribadian tadi. Rasanya belum seminggu yang lalu saya ikut tes itu, baru sekitar 4 sampai 5 hari yang lalu.
Tesnya lumayan panjang, this time I got no clue about which type I will get karena memang baru sekali ini mencoba tes kepribadian MBTI. Tapi yang jelas ga akan jauh beda bahwa perfectionist dan teratur jadi salah dua dari karakter saya.
Tesnya terdiri dari 60 soal dimana kita memilih salah satu dari dua karakter yang sesuai dengan pribadi kita. Ga sulit ngejawabnya sebab saya tahu persis yang mana yang sesuai dengan diri saya. Bagi yang juga ingin ikut tes MBTI bisa langsung ke link ini Tes Kepribadian MBTI, atau kalau mau yang berbahasa Inggris ini linknya Free Personality Test.
Akhirnya saya menemukan bahwa tipe karakter saya adalah INFJ. Apa itu INFJ? Kita lanjut di postingan lain.
Jadi itu tadi adalah hubungan Marina, Dikta dan MBTI. Sekarang clear kan?
Note buat kalian, Gaes.. Sampe sekarang saya masih belum kirim tulisan saya karena saya masih dalam proses research. 😎 Semoga sebelum closing date sudah bisa kirim, aamiin..
Anyway, thanks for stopping by and reading.. Ketemu di postingan tentang saya yang INFJ ya.. �😄😄😄😄😄😁
Subscribe to:
Posts (Atom)
Sudah Mengenal Huruf Sejak 2,5 Tahun, Tapi Kenapa Menulis Masih Jadi Masalah? | Seri Kejar Menulis TK B — 30 Hari
Ada satu hal tentang perkembangan Ibrahim yang belakangan ini cukup sering saya pikirkan: menulis . Ibrahim sekarang sudah TK B. Akhir-akhir...
-
Dari hutan bambu yang sunyi menjelma menjadi ekowisata yang tak hanya menjaga alam, tapi juga menghidupi warga dan mengangkat harkat desa. S...
-
Dear Weirdos, Hari ini adalah hari minggu yang berarti kemarin sore jam 6 Stereo main di Net TV , emang kenapa? Kali ini saya mau review s...