Dear sobat readers,
Saya pernah berpikir betapa menariknya kalau kita punya pasangan yg bisa benar-benar sama aneh dan gilanya sama kita.
Seperti yg kalian tahu saya suka banget tuh sama hal-hal yang berhubungan dengan karakter, kepribadian dll. Dan senang sekali menjawab tes tentang kepribadian seperti MBTI yang pernah saya bahas sedikit di postingan ini Cerita Sedikit: Antara Marina, Dikta dan MBTI
Yang saya takutkan dalam hati adalah suami saya yang punya karakter berbeda dengan saya ga akan mau ikut tes semacam itu, padahal saya pingin banget tahu apa tipe karakter dia berdasarkan tes MBTI.
Iseng-iseng berhadiah waktu kami lagi nyantai saya ajak dia jawab tes.
"Yang, coba ya pilih nih.. Spontan, Fleksibel, tidak diikat waktu atau Terencana dan memiliki deadline jelas?"
"Spontan, Fleksibel, tidak diikat waktu", jawabnya semangat. Tahu dari mana? INFJ bisa tahu semua.
"Sudah ku duga", jawab saya santai.
"Lebih memilih berkomunikasi dengan menulis atau dengan bicara"
"Dengan bicara dong"
Skip
Dia menjawab semua pertanyaan sambil sesekali bertanya "apa artinya?", "Apa maksudnya?" Pertanyaan-pertanyaan khas suami saya banget, persis seperti anak kecil.
Beberapa kali ketika jawaban kami sama saya membalas dengan, "Kali ini kita sependapat" atau kalau saya rasa saya tahu persis apa yang akan dia jawab saya berkata, "sudah ku duga".
Atau waktu dia memberi jawaban yang berbeda dengan jawaban saya, saya bilang, "Untuk hal ini kita tidak sepaham", semua dengan nada gurauan tanpa keseriusan yang kaku. Senang sekali rasanya.
Saat yang saya tunggu-tunggu tiba, the result, hasil tes. Tipe kepribadian apa suami saya? Saya memutuskan untuk membacakan untuk dia.
"Fleksibel dan Toleran, mereka mengambil pendekatan praktis yang berfokus pada hasil yang langsu-"
Belum selesai baca dia langsung bilang, "Waaaah.. Guwe banget itu..", dengan logat jawa medok. Sontak saya ketawa sejadinya. Hal-hal seperti ini yang saya suka dari dia. Ga pernah membosankan, ada aja yang dia lakukan atau ucapkan yang bikin saya ketawa. Mungkin karena itu kami bisa nyambung. Mungkin..
Okay, tipenya adalah ESTP.
Tipe yang benar-benar ga ada nyambungnya dengan tipe saya. Saya Introvert, dia Extrovert. Saya Intuition, dia Sensing. Saya Feeling, dia Thinking. Saya Judging, dia Perceiving.
Lalu gimana pendapat para pengamat kepribadian dan para pelaku tentang hubungan INFJ dan ESTP? Coba nanti saya cari tau lebih detail, lalu saya tulis dan post di blog ini. Ditunggu ya..
Yang paling saya tahu sekarang suami saya adalah suami yg bisa benar-benar sama aneh dan gilanya sama saya. Dan saya bahagia.
Love,
Wednesday, 3 June 2015
Sunday, 31 May 2015
Cerita Sedikit: Antara Marina, Dikta dan MBTI | Our Life Journey
Apa hubungan antara Marina, Dikta dan MBTI? Siapa Marina? Siapa Dikta? Apa itu MBTI?
Jadi gini ceritanya, beberapa minggu lalu saya baca twitnya Dikta (you know lah siapa dia, if you don't know go check this link Pradikta Wicaksono) yang lagi bahas tentang event Marina.
Marina adalah merk salah satu produk kecantikan di Indonesia. Beberapa produknya saya pakai sehari-hari.
Ceritanya Marina ngajak cewek-cewek yang berminat untuk menuangkan karakter dan kepribadian mereka dalam sebuah karya tulis, dan hadiahnya adalah booth camp untuk pengembangan diri dan ada meet and greet sama Dikta. Sontak rasanya pingin ikut, tapi saya kan sadar diri ya.. Berapa umur saya. 29 tahun, bentar lagi kepala 3 saya. Apa bisa? 😅
Daripada menduga-duga saya buka link yang disertakan di twit Dikta tadi, dan ternyata batas maksimal adalah 35 tahun. Thank God masih bisa partisipasi.
Jujur aja memang menggiurkan hadiahnya buat manusia sejenis saya yang entah kenapa pingin banget ikut kelas pengembangan diri hanya saja kepentok biaya. Secara semua juga tau berapa banyak yang harus dikeluarkan untuk ikut kelas kepribadian misalnya.
Buat sahabat readers yang punya minat sama dan pingin gabung ikutan event ini, ini linknya ya. Marina FUNtastic You
To be honest dari dulu everything about traits, human's characters, kejiwaan, pengembangan diri, watak dan things like them bener-bener boost my mood untuk mencari tahu lebih banyak, mungkin sejak SD dulu. Sejak saya bener-bener ga ngerti apa itu karakter dkk sampai sekarang. This event bikin saya mencari tahu lagi bagaimana tipe kepribadian saya.
Saya mulai mencari-cari di internet tentang jenis watak, karakter dan tipe kepribadian manusia. Saya menemukan artikel tentang 4 tipe kepribadian manusia: sanguin, koleris, melankolis dan plegmatis.
Tanpa ikut tes pun saya yakin tipe saya pasti melankolis, secara saya perfeksionis dan suka sekali dengan segala kegiatan yang teratur. Tapi buat yang mau nyoba tes kepribadian ini linknya Quibblo.
Dan benar saja, tes selesai dan hasil tes bilang melankolis merupakan karakter dominan saya. Entahlah karakter bayangan saya apa sebab saya dapat angka yang sama antara koleris dan plegmatis. Atau mungkin gabungan keduanya. 😁
Ga puas cuma dengan satu tes kepribadian saya cari-cari tes kepribadian lain, dan saya menemukan tes MBTI (Myers Briggs Type Indicator).
Apa itu MBTI? Ini merupakan tes kepribadian yang membagi karakter menjadi 16 tipe. Mungkin ini lebih masuk di kepala saya, sebab saya yakin tipe manusia pasti lebih dari 4, ini jauh lebih detail dari 4 kepribadian tadi. Rasanya belum seminggu yang lalu saya ikut tes itu, baru sekitar 4 sampai 5 hari yang lalu.
Tesnya lumayan panjang, this time I got no clue about which type I will get karena memang baru sekali ini mencoba tes kepribadian MBTI. Tapi yang jelas ga akan jauh beda bahwa perfectionist dan teratur jadi salah dua dari karakter saya.
Tesnya terdiri dari 60 soal dimana kita memilih salah satu dari dua karakter yang sesuai dengan pribadi kita. Ga sulit ngejawabnya sebab saya tahu persis yang mana yang sesuai dengan diri saya. Bagi yang juga ingin ikut tes MBTI bisa langsung ke link ini Tes Kepribadian MBTI, atau kalau mau yang berbahasa Inggris ini linknya Free Personality Test.
Akhirnya saya menemukan bahwa tipe karakter saya adalah INFJ. Apa itu INFJ? Kita lanjut di postingan lain.
Jadi itu tadi adalah hubungan Marina, Dikta dan MBTI. Sekarang clear kan?
Note buat kalian, Gaes.. Sampe sekarang saya masih belum kirim tulisan saya karena saya masih dalam proses research. 😎 Semoga sebelum closing date sudah bisa kirim, aamiin..
Anyway, thanks for stopping by and reading.. Ketemu di postingan tentang saya yang INFJ ya.. �😄😄😄😄😄😁
Jadi gini ceritanya, beberapa minggu lalu saya baca twitnya Dikta (you know lah siapa dia, if you don't know go check this link Pradikta Wicaksono) yang lagi bahas tentang event Marina.
Marina adalah merk salah satu produk kecantikan di Indonesia. Beberapa produknya saya pakai sehari-hari.
Ceritanya Marina ngajak cewek-cewek yang berminat untuk menuangkan karakter dan kepribadian mereka dalam sebuah karya tulis, dan hadiahnya adalah booth camp untuk pengembangan diri dan ada meet and greet sama Dikta. Sontak rasanya pingin ikut, tapi saya kan sadar diri ya.. Berapa umur saya. 29 tahun, bentar lagi kepala 3 saya. Apa bisa? 😅
Daripada menduga-duga saya buka link yang disertakan di twit Dikta tadi, dan ternyata batas maksimal adalah 35 tahun. Thank God masih bisa partisipasi.
Jujur aja memang menggiurkan hadiahnya buat manusia sejenis saya yang entah kenapa pingin banget ikut kelas pengembangan diri hanya saja kepentok biaya. Secara semua juga tau berapa banyak yang harus dikeluarkan untuk ikut kelas kepribadian misalnya.
Buat sahabat readers yang punya minat sama dan pingin gabung ikutan event ini, ini linknya ya. Marina FUNtastic You
To be honest dari dulu everything about traits, human's characters, kejiwaan, pengembangan diri, watak dan things like them bener-bener boost my mood untuk mencari tahu lebih banyak, mungkin sejak SD dulu. Sejak saya bener-bener ga ngerti apa itu karakter dkk sampai sekarang. This event bikin saya mencari tahu lagi bagaimana tipe kepribadian saya.
Saya mulai mencari-cari di internet tentang jenis watak, karakter dan tipe kepribadian manusia. Saya menemukan artikel tentang 4 tipe kepribadian manusia: sanguin, koleris, melankolis dan plegmatis.
Tanpa ikut tes pun saya yakin tipe saya pasti melankolis, secara saya perfeksionis dan suka sekali dengan segala kegiatan yang teratur. Tapi buat yang mau nyoba tes kepribadian ini linknya Quibblo.
Dan benar saja, tes selesai dan hasil tes bilang melankolis merupakan karakter dominan saya. Entahlah karakter bayangan saya apa sebab saya dapat angka yang sama antara koleris dan plegmatis. Atau mungkin gabungan keduanya. 😁
Ga puas cuma dengan satu tes kepribadian saya cari-cari tes kepribadian lain, dan saya menemukan tes MBTI (Myers Briggs Type Indicator).
Apa itu MBTI? Ini merupakan tes kepribadian yang membagi karakter menjadi 16 tipe. Mungkin ini lebih masuk di kepala saya, sebab saya yakin tipe manusia pasti lebih dari 4, ini jauh lebih detail dari 4 kepribadian tadi. Rasanya belum seminggu yang lalu saya ikut tes itu, baru sekitar 4 sampai 5 hari yang lalu.
Tesnya lumayan panjang, this time I got no clue about which type I will get karena memang baru sekali ini mencoba tes kepribadian MBTI. Tapi yang jelas ga akan jauh beda bahwa perfectionist dan teratur jadi salah dua dari karakter saya.
Tesnya terdiri dari 60 soal dimana kita memilih salah satu dari dua karakter yang sesuai dengan pribadi kita. Ga sulit ngejawabnya sebab saya tahu persis yang mana yang sesuai dengan diri saya. Bagi yang juga ingin ikut tes MBTI bisa langsung ke link ini Tes Kepribadian MBTI, atau kalau mau yang berbahasa Inggris ini linknya Free Personality Test.
Akhirnya saya menemukan bahwa tipe karakter saya adalah INFJ. Apa itu INFJ? Kita lanjut di postingan lain.
Jadi itu tadi adalah hubungan Marina, Dikta dan MBTI. Sekarang clear kan?
Note buat kalian, Gaes.. Sampe sekarang saya masih belum kirim tulisan saya karena saya masih dalam proses research. 😎 Semoga sebelum closing date sudah bisa kirim, aamiin..
Anyway, thanks for stopping by and reading.. Ketemu di postingan tentang saya yang INFJ ya.. �😄😄😄😄😄😁
Saturday, 30 May 2015
Saya dan Puisi: Minggu yang Galau (17.01.2015)
Minggu yang sungguh mengganggu
Secara tiba-tiba rasa malas itu datang
Secara tiba-tiba kegalauan menyeruak
Secara tiba-tiba semua rasanya berubah
Malas yang tak seperti biasanya
Kegalauan yang sungguh luar biasa
Perubahan dalam diri yang sungguh membuat tak nyaman
Seperti ada yang ku pikirkan
Seperti ada yang ku risaukan
Seperti ada yang..
Aah.. Entahlah..
Aku sendiri tak tau apa yang ku pikirkan
Apa yang ku risaukan dan
Apa sebenarnya yang sedang terjadi pada diriku
Aku tak tahu
Secara tiba-tiba rasa malas itu datang
Secara tiba-tiba kegalauan menyeruak
Secara tiba-tiba semua rasanya berubah
Malas yang tak seperti biasanya
Kegalauan yang sungguh luar biasa
Perubahan dalam diri yang sungguh membuat tak nyaman
Seperti ada yang ku pikirkan
Seperti ada yang ku risaukan
Seperti ada yang..
Aah.. Entahlah..
Aku sendiri tak tau apa yang ku pikirkan
Apa yang ku risaukan dan
Apa sebenarnya yang sedang terjadi pada diriku
Aku tak tahu
Saturday, 23 May 2015
Saya dan Puisi: The Choices - English
Friends,
Sometimes there are so many choices given to us
Sometimes we got confused what to choose
Sometimes we face condition that forces us to see things only from the outside which not even gives us time to see things deeply from the inside
Because of many reasons..
Emotion, the blind loving feeling, challenged by needs to prove others about a thing and other reasons that force us to make a fast decision
Sometimes there are only to choices
To choose or to choose not to choose
Both possibilities bring consequences
And sometimes we choose the wrong choice
That at the end bring us into regret
The regret that make us wish we could turn back the time and turn back to fix or even change everything
But dear friend, you must be agree with me
That there are things you cannot change because they are written in the sky
You can only fix yourself, be a better person
Yes.. Be a better person
Sometimes there are so many choices given to us
Sometimes we got confused what to choose
Sometimes we face condition that forces us to see things only from the outside which not even gives us time to see things deeply from the inside
Because of many reasons..
Emotion, the blind loving feeling, challenged by needs to prove others about a thing and other reasons that force us to make a fast decision
Sometimes there are only to choices
To choose or to choose not to choose
Both possibilities bring consequences
And sometimes we choose the wrong choice
That at the end bring us into regret
The regret that make us wish we could turn back the time and turn back to fix or even change everything
But dear friend, you must be agree with me
That there are things you cannot change because they are written in the sky
You can only fix yourself, be a better person
Yes.. Be a better person
Sunday, 17 May 2015
Rak Kaset Saya: Yovie and the Nuno?? Fine.. It's Dikta -,-"
Dear semua,
Saya mau mulai dari alasan awal kenapa lagu Yovie & the Nuno bisa masuk ke Rak Kaset Saya, to be honest the man with the glasses is the reason. Ya.. You know lah kenapa.. Kata kebanyakan fansnya sih dia cakep.. Tapi menurut saya.. Nanti deh saya bikinkan postingan sendiri lebih detailnya tentang si pria berkacamata ini..
Saya suka dan sering nyanyiin lagu-lagu mereka jauh sebelum si pria berkacamata itu masuk band ini tapi ke"ngeh"an bertambah baru akhir-akhir ini setelah "ngeh" dengan pria berkacamata itu..
Lagu-lagunya easy listening banget. Album terakhir keluar 2014 which means setahun lalu dan lagi-lagi baru "ngeh" sekarang..
"Hellaw.. Kemane aje.."
Itu dia kenapa saya bilang saya baru "ngeh" -,-". Lagu-lagunya sih sering saya denger tapi entahlah..
"?!"
Iya deh ngaku.. Bukan fans sejati..
Tapi bukan Rani namanya kalo gak bener-bener cari tahu.. Jadi gini, saya itu kalo lagi suka sama sesuatu pasti saya kupas tuntas sampe akarnya.. Nah these days waktunya saya ngupas tuntas tentang Yovie & the Nuno.. Semua aja deh saya cari, mulai dari youtube, facebook, ig, twitter, sampe ke google+.. Ada yang belum saya sebutin?
Lengkapnya nanti saya kasih di link tentang "pria berkacamata" ya.. Itu juga kalo sudi baca.. Kalo enggak juga gak papa kok.. Da gitu saya mah orangnya..
Okay sekarang cerita tentang lagunya aja ya.. Kang Yovie emang terkenal bikin lagu yang eduuuuun.. Gila romantisnya.. Udah kebukti di Kahitna. Tapi di Nuno ini liriknya lebih gamblang dan gak terlalu puitis.
Dari album terakhir dua lagu ini yang paling saya suka..
Lagu yang satu ini dalem banget ceritanya, yang lebih bikin lagu ini jadi drama banget tuh video klip (VK) nya yang bener-bener bikin melting karena keterpurukan kondisi si pria berkacamata..
"Pria berkacamata mulu si"
Ya emang pria berkacamata itu benang merahnya, gimana dong.. Kasihan banget ya dia.. Di VK ini..
Saya sampe sempat mikir dengan perspektif yang berbeda.. Maksudnya gini, di VK ini kan dibuat yang nasibnya 'ngenes'/tragis itu kan si pria berkacamata tapi saya punya perspektif lain setelah mencermati VK nya. Ya.. Jalan cerita lain gitu lah gampangnya.
"Dasar tukang khayal"
Iya, dong.. Saya kan Queen of Drama.. I love writing story.. Lupakan..
Jadi gini, di akhir VK itu kan si cewek nonton video tentang si pria berkacamata.. Nah, sambungan cerita dari saya gini: Akhirnya si cewek hatinya luluh, amnesianya tiba-tiba ilang dan dia kembali ke pria berkacamata.
"Kan udah dikasih cincin sama cowok satunya"
Aah.. Itukan cincin pacaran aja, kan bisa putus..
"Diih.."
Lanjutin gak nih ceritanya?
"He'eh"
Saya ulangi ya.. Akhirnya si cewek hatinya luluh, amnesianya tiba-tiba ilang dan dia kembali ke pria berkacamata. Ironis dan tragis banget karena yang capture video di CD yang dikasih ke cewek itu adalah si pria satu lagi.. Windura.. Huhuhu..
Nah, jadinya yang terpuruk bukan pria berkacamata kan.. Lakon mah kalah dulu baru menang.. Hihihi.. Maunya..
Okay, sekarang lanjut lagu yang kedua.. Suka banget lagu ini dan pertama kali denger udah langsung hafal aja liriknya.. Mungkin karena sering banget sakit hati..
"Duuh.. Curcol"
Baiklah, abaikan curcolan tadi.. -,-"
Di VK ini si pria berkacamata dan Windura gak ambil peran, mereka cuma narasiin isi hati si pria montir.
Nah, to the point aja yah.. Di VK ini sebetulnya yang nasibnya malang lagi-lagi si pria yang jadi pacar si cewek, pria di cafe itu..
"Ngarang lagi ya.."
Lho enggak, ini fakta dari gestur, bahasa tubuh si cewek. Jadi gini, pas di cafe itu kan si pria montir masuk dan lihat si cewek sama seorang cowok. Begitu si cewek melihat ke arah cowok montir si cewek langsung kaget dan berdiri ngejar cowok montir walaupun tangannya udah ditahan sama cowoknya.. Nah, gestur itu berarti si cewek lebih milih cowok montirkan? Kenapa juga si cowok montir galau..
"Kebawa cerita deh.. -,-" "
Hahaha.. Enggak dong, Queen of Drama kok kebawa.. Yang ada orang-orang yang pada kebawa cerita saya.. Hihihi..
Ya, jadi itu sedikit perspektif saya tentang dua lagu favorit saya ini..
Masih banyak lagu Yovie & the Nuno yang jadi favorit saya, tapi dua ini yang nemenin saya beberapa.. Eehm.. Hari apa minggu ya? Oh beberapa Hari..
"Hary Subahagianto.."
Itu mah nama suami saya.. -,-"
Segitu dulu ya gaes, kapan-kapan dilanjut lagi..
Thanks for stopping by and reading..
Luv ya
Saya mau mulai dari alasan awal kenapa lagu Yovie & the Nuno bisa masuk ke Rak Kaset Saya, to be honest the man with the glasses is the reason. Ya.. You know lah kenapa.. Kata kebanyakan fansnya sih dia cakep.. Tapi menurut saya.. Nanti deh saya bikinkan postingan sendiri lebih detailnya tentang si pria berkacamata ini..
Saya suka dan sering nyanyiin lagu-lagu mereka jauh sebelum si pria berkacamata itu masuk band ini tapi ke"ngeh"an bertambah baru akhir-akhir ini setelah "ngeh" dengan pria berkacamata itu..
Lagu-lagunya easy listening banget. Album terakhir keluar 2014 which means setahun lalu dan lagi-lagi baru "ngeh" sekarang..
"Hellaw.. Kemane aje.."
Itu dia kenapa saya bilang saya baru "ngeh" -,-". Lagu-lagunya sih sering saya denger tapi entahlah..
"?!"
Iya deh ngaku.. Bukan fans sejati..
Tapi bukan Rani namanya kalo gak bener-bener cari tahu.. Jadi gini, saya itu kalo lagi suka sama sesuatu pasti saya kupas tuntas sampe akarnya.. Nah these days waktunya saya ngupas tuntas tentang Yovie & the Nuno.. Semua aja deh saya cari, mulai dari youtube, facebook, ig, twitter, sampe ke google+.. Ada yang belum saya sebutin?
Lengkapnya nanti saya kasih di link tentang "pria berkacamata" ya.. Itu juga kalo sudi baca.. Kalo enggak juga gak papa kok.. Da gitu saya mah orangnya..
Okay sekarang cerita tentang lagunya aja ya.. Kang Yovie emang terkenal bikin lagu yang eduuuuun.. Gila romantisnya.. Udah kebukti di Kahitna. Tapi di Nuno ini liriknya lebih gamblang dan gak terlalu puitis.
Dari album terakhir dua lagu ini yang paling saya suka..
Lagu yang satu ini dalem banget ceritanya, yang lebih bikin lagu ini jadi drama banget tuh video klip (VK) nya yang bener-bener bikin melting karena keterpurukan kondisi si pria berkacamata..
"Pria berkacamata mulu si"
Ya emang pria berkacamata itu benang merahnya, gimana dong.. Kasihan banget ya dia.. Di VK ini..
Saya sampe sempat mikir dengan perspektif yang berbeda.. Maksudnya gini, di VK ini kan dibuat yang nasibnya 'ngenes'/tragis itu kan si pria berkacamata tapi saya punya perspektif lain setelah mencermati VK nya. Ya.. Jalan cerita lain gitu lah gampangnya.
"Dasar tukang khayal"
Iya, dong.. Saya kan Queen of Drama.. I love writing story.. Lupakan..
Jadi gini, di akhir VK itu kan si cewek nonton video tentang si pria berkacamata.. Nah, sambungan cerita dari saya gini: Akhirnya si cewek hatinya luluh, amnesianya tiba-tiba ilang dan dia kembali ke pria berkacamata.
"Kan udah dikasih cincin sama cowok satunya"
Aah.. Itukan cincin pacaran aja, kan bisa putus..
"Diih.."
Lanjutin gak nih ceritanya?
"He'eh"
Saya ulangi ya.. Akhirnya si cewek hatinya luluh, amnesianya tiba-tiba ilang dan dia kembali ke pria berkacamata. Ironis dan tragis banget karena yang capture video di CD yang dikasih ke cewek itu adalah si pria satu lagi.. Windura.. Huhuhu..
Nah, jadinya yang terpuruk bukan pria berkacamata kan.. Lakon mah kalah dulu baru menang.. Hihihi.. Maunya..
Okay, sekarang lanjut lagu yang kedua.. Suka banget lagu ini dan pertama kali denger udah langsung hafal aja liriknya.. Mungkin karena sering banget sakit hati..
"Duuh.. Curcol"
Baiklah, abaikan curcolan tadi.. -,-"
Di VK ini si pria berkacamata dan Windura gak ambil peran, mereka cuma narasiin isi hati si pria montir.
Nah, to the point aja yah.. Di VK ini sebetulnya yang nasibnya malang lagi-lagi si pria yang jadi pacar si cewek, pria di cafe itu..
"Ngarang lagi ya.."
Lho enggak, ini fakta dari gestur, bahasa tubuh si cewek. Jadi gini, pas di cafe itu kan si pria montir masuk dan lihat si cewek sama seorang cowok. Begitu si cewek melihat ke arah cowok montir si cewek langsung kaget dan berdiri ngejar cowok montir walaupun tangannya udah ditahan sama cowoknya.. Nah, gestur itu berarti si cewek lebih milih cowok montirkan? Kenapa juga si cowok montir galau..
"Kebawa cerita deh.. -,-" "
Hahaha.. Enggak dong, Queen of Drama kok kebawa.. Yang ada orang-orang yang pada kebawa cerita saya.. Hihihi..
Ya, jadi itu sedikit perspektif saya tentang dua lagu favorit saya ini..
Masih banyak lagu Yovie & the Nuno yang jadi favorit saya, tapi dua ini yang nemenin saya beberapa.. Eehm.. Hari apa minggu ya? Oh beberapa Hari..
"Hary Subahagianto.."
Itu mah nama suami saya.. -,-"
Segitu dulu ya gaes, kapan-kapan dilanjut lagi..
Thanks for stopping by and reading..
Luv ya
Subscribe to:
Posts (Atom)
Ketika Seorang Ahjussi Akhirnya Menjadi Tokoh Utama
Sebuah thread tiba-tiba muncul di feed saya. Seseorang bertanya apakah ada yang sedang menonton drama Korea berjudul The Dream Life of Mr. K...
-
Dari hutan bambu yang sunyi menjelma menjadi ekowisata yang tak hanya menjaga alam, tapi juga menghidupi warga dan mengangkat harkat desa. S...
-
Lelah Menahan Diri? Yuk, Kenali Akar Emosionalnya Lewat Refleksi Harian Pernah nggak sih kamu pengin beli sesuatu—baju, buku, atau makanan f...