Saturday, 14 July 2018

Our Trip Our Adventure: Bedengan Camping Ground, Malang | Our Life Journey

Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh, Good Readers!

Ada yang pernah ingin jalan tapi bingung mau kemana? Ingin mencari tempat yang nggak rame orang? (Cie yang introvert ngacung). Atau lagi pingin kontemplasi sejenak untuk mencari ide menulis atau sekedar membaca tumpukan buku yang sudah lama dibeli tapi belum sempat dibaca?

Kalau kalian sedang ada di Malang dan jawaban kalian 'iya' untuk pertanyaan-pertanyaan yang saya ajukan, Bedengan Camping Ground cocok buat kalian.


Lokasinya di Dusun Selokerto, Desa Selorejo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Sekitar 25 kilometer dari pusat kota Malang. Publikasi yang kurang bikin tempat ini masih hijau banget dan nggak banyak yang datang. Kalau kalian mengendarai motor, kalian bisa sampai langsung di dekat sungai dan memarkir motor kalian di parking area sekitar sungai. Tapi jika kalian bersama keluarga mengendarai mobil, kalian harus berjalan kaki sekitar 1 kilometer dari tempat parkir mobil, tapi tenang di sepanjang jalan akan banyak kalian temui kebun-kebun jeruk warga dengan pemandangan yang cantik.




Kami sendiri kesana mengendarai sepeda motor, delapan orang dengan tiga sepeda motor. Kok bisa? Karena dua diantaranya anak kecil ^_^ v Kami parkir di area dekat sungai, tarif parkir memang cukup mengejutkan Rp. 8.000,- per motor tapi tidak ada biaya tambahan untuk tiket masuk atau semacamnya, jadi ya.. Worth it, lah..


Dari informasi yang saya dapat aliran sungai berasal dari air terjun, tapi saya sendiri belum tahu dimana lokasi air terjunnya. Air sungainya jernih sekali, untuk kalian yang membawa anak kecil kalian bisa membiarkan mereka bermain air sejenak. Yang perlu diingat adalah air sangat dingin, jadi jangan biarkan mereka terlalu lama bermain dan harus tetap dalam pengawasan. Bawa minyak kayu putih dan sejenisnya untuk menghangatkan tubuh mereka setelah bermain air, jangand lupa juga bawa jaket. Oh ya, tidak banyak penjual disana jadi ada baiknya kalian membawa bekal dari rumah, tak harus makanan berat, bisa snack dan lainnya, yang perlu diingat adalah jangan pernah meninggalkan apapun selain jejak dan jangan mengambil apapun selain gambar..

Ini gambar-gambar yang sempat kami ambil..
















































Demikian yang bisa saya bagi dikesempatan ini, jika ada kesempatan datanglah ke tempat ini untuk mensyukuri nikmat alam yang sudah Allah berikan kepada kita.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh..

Saturday, 28 April 2018

Review: Mau Edit Foto? Photopea Sangat Membantu | Our Life Journey

Dear good Readers,

Pernah mengalami pingin banget ngedit gambar tapi gak ada aplikasi picture editor sama sekali yang bisa dipakai? Atau mau instal photoshop tapi gak cukup ruang karena besar banget filenya? Itu yang saya alami dulu, sebelum mengenal aplikasi online yang satu ini. Namanya juga online, tentu kalian butuh jaringan internet, selebihnya GRATIS..

Apa itu Photopea? Photopea adalah aplikasi editor foto online yang penggunaannya tidak memerlukan plug in atau tak perlu men-download apapun. Fitur-fiturnya mirip sekali dengan photshop, mulai dari segala tools yang ada di dalamnya (brushes dan colour editing tools, filter, dan advance text editing tools) sama dengan tools yang ada di photoshop. Jadi jika kalian terbiasa meng-edit foto melalui photoshop you'll find it easy. Yang unik dari aplikasi ini adalah kalian bisa membuka maupun menyimpan file dalam bentuk .psd, buat saya ini keren..


Jadi, jika kalian ingin meng-edit gambar atau foto, tapi gak pingin ribet download aplikasi, Photopea solusinya!!!

Love,
Niek!

Monday, 21 August 2017

Saya dan Puisi: Lelaki Ini Cinta Pertamaku | Our Life Journey

Lelaki ini cinta pertamaku
Lelaki yang tak pernah banyak bicara tapi begitu banyak yang ku pelajari darinya

Lelaki ini cinta pertamaku
Lelaki yang senantiasa membimbing langkahku tapi tak memaksaku mengikuti kehendaknya

Lelaki ini cinta pertamaku
Lelaki yang mengajariku cara bersabar tapi tak diremehkan

Lelaki ini cinta pertamaku

Lelaki yang begitu mengharap kehadiranku

Lelaki yang tersenyum sembari menitikan air mata ketika mendengar tangisku

Bahkan jauh sebelum itu, ketika aku masih berupa gumpalan darah, ia begitu bahagia mendengar kehadiranku

Lelaki yang mengumandangkan adzan untuk pertama kalinya ditelingaku

Lelaki yang akan selalu kucintai hingga nafasku berhenti

Lelaki itu engkau, Bapak..

Sunday, 16 July 2017

Our Trip Our Adventure: Gunung Kelud & Taman Agro Margomulyo, Kediri | Our Life Journey

Dear Good Readers and Weirdos,

This is the slideshow of our trip to Gunung Kelud & Taman Agro Margomulyo, Kediri..


👆
Mampir sebentar di Bendungan Lahor untuk foto-foto..



👆
This is Bella in Action



👆
Ini nih, wisata alam Gunung Kelud, Kediri



Taman Agro Margomulyo, Kediri




Taman Agro Margomulyo, Kediri

Boon Pring: Harmoni Bambu, Air, dan Kehidupan Desa Sanankerto

Dari hutan bambu yang sunyi menjelma menjadi ekowisata yang tak hanya menjaga alam, tapi juga menghidupi warga dan mengangkat harkat desa. S...