Tuesday, 25 September 2018

Parenting: Mengenal 9 Kecerdasan Anak | Our Life Journey

Kecerdasan adalah kemampuan untuk memecahkan masalah, menghadapi dan menyesuaikan diri atau beradaptasi terhadap suatu situasi, dan kemampuan belajar seseorang. Kecerdasan anak berbeda-beda, sudahkah Bunda mengenal macam-macamnya?

Menurut Howard Gardner, pakar pendidikan dari Universitas Harvard, lingkup kemampuan manusia dibagi dalam 9 kecerdasan:

1. Kecerdasan Linguistik
Kecerdasan linguistik adalah kecerdasan dalam bidan kebahasaan, Bun, baik verbal maupun tulisan. Kecerdasan ini dapat terlihat dari kecakapan anak berbicara dan mencerna kata-kata.

2. Kecerdasan Matematis - Logis
Kecerdasan matematis - logis adalah kecerdasan dalam bidang sains. Terlihat dari ketertarikan anak terhadap angka-angka.

3. Kecerdasan Spasial
Kecerdasan spasial adalah kemampuan memvisualisasikan gambar dalam bentuk 2 dimensi maupun 3 dimensi, Bun. Anak-anak dengan kecerdasan spasial yang menonjol biasanya tertarik pada gambar, puzzle dan balok susun.

4. Kecerdasan Kinestetis - Jasmani
Kecerdasan kinestetis - jasmani adalah kecerdasan dalam bidang olahraga dan segala hal yang memerlukan gerakan tubuh.

5. Kecerdasan Musikal
Kecerdasan musikal barangkali lebih mudah dikenali dari kecerdasan lain. Anak dengan kecerdasan musikal suka sekali menyanyi dan anggota tubuhnya seringnya menari tiap kali mendengar alunan musik.

6. Kecerdasan Interpersonal
Kecerdasan interpersonal adalah kemampuan anak untuk bersosialisasi dengan lingkungan. Anak dengan kecerdasan interpersonal yang menonjol lebih menyukai bermain bersama banyak teman dibanding sendiri.

7. Kecerdasan Intrapersonal
Berbeda dengan kecerdasan interpersonal, kecerdasan intrapersonal adalah kemampuan anak mengenal dirinya. Anak-anak dengan kemampuan intrapersonal yang menonjol umumnya lebih suka bermain sendiri.

8. Kecerdasan Naturalis
Kecerdasan naturalis adalah kemampuan anak mengenal alam. Anak-anak dengan kecerdasan naturalis yang menonjol menyukai binatang, tumbuh-tumbuhan dan peduli pada lingkungan.

9. Kecerdasan Eksistensial
Kecerdasan eksistensial adalah kemampuan memahami berbagai hal yang terdapat dalam kehidupan. Anak-anak dengan kecerdasan eksistensial biasanya lebih peka dengan rasa empati tinggi yang mampu membuatnya memahami kehidupan disekitarnya.

Setiap anak memiliki keunggulan masing-masing, begitu juga dalam hal kecerdasan. Maka mengenali kecerdasan anak sejak dini itu sangat penting ya, Bun!

Psst..! Sudah punya buku-buku koleksi Lemari Buku Rani? Intip dibawah ya, Bun..
👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇



Sunday, 23 September 2018

Pernikahan | Our Life Journey

Pernikahan merupakan sesuatu yang sakral, sebuah perjanjian antara seorang hamba dengan sang Kholiq. Setiap orang mendamba ketenangan jiwa dan raga dalam hidupnya, dan pernikahan adalah solusinya.

Pernikahan layaknya sebuah perusahaan sederhana yang memiliki sistem didalamnya, harus ada peran dan kontribusi dari masing-masing anggotanya. Ketidaksesuaian posisi dengan kecakapan dapat merusak sistem yang berujung pada ketidakstabilan jalan pernikahan.

Suami dan istri wajib sadar posisi dan kewajiban masing-masing. Istri harus mengerti 1001 Kewajiban Istri, suamipun harus memahami 1001 Kewajiban Suami. Namun terkadang ada saja yang merasa sudah melaksanakan segala kewajiban namun rumah tangganya tetap saja berjalan tak menyenangkan.
Yang kemudian perlu ditanyakan pada masing-masing individu dalam rumah tangga tersebut adalah sudah baguskah komunikasi diantar anggotanya? Masih adakah ego terselip disana? Sudah adakah rasa saling menghargai disana? Dan yang tak kalah penting, sudahkan setiap anggota menjaga kemesraan didalamnya?

Bukankah Rasulullah junjungan kita mencontohkan bagaimana cara Agar Mesra Sepanjang Masa, seperti ketika beliau berlomba lari dengan istri beliau, ketika beliau mandi bersama istri beliau, ketika beliau membantu pekerjaan istri beliau, ketika beliau memanggil dengan panggilan mesra dan ketika beliau mencium istri beliau.
Perlu juga kiranya mengingat kembali perjalanan dan perjuangan cinta suami bersama istri. Ketika masing-masing dengan khusyuknya berdoa, "Ya Allah, Izinkan Kami Menikah".
Jika perlu, napak tilaslah ke tempat pertama berkencan! Pasti seru!
Paket I
Rp. 85.000,- menjadi Rp. 80.000,-

Friday, 31 August 2018

Saya dan Puisi: Debu Keabuan | Our Life Journey

Debu Keabuan

Api yang tadinya kecil itu
Berkobar besar tertiup angin

Ia membakar habis berkubik kayu menjadi arang
Menyisakan bara yang hampir bisa dipastikan sulit untuk dipadamkan

Aku yakin
Bara itulah yang nantinya akan membakar habis arang
Menjadi debu keabuan
Tak jelas mana putih mana hitam..

Pic source: https://encrypted-tbn1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQCmaRfV-ksK1Alu63nlD1fRdKA6AAwThJiLJ123tAh4ssegODbITJeahpo

Monday, 16 July 2018

Saya dan Puisi: Sebatas di Dalam | Our Life Journey

~Ketika seorang gadis kecil mengenal peralatan makeup~
😅😅😅

Sebatas di Dalam

Sejatinya wanita memang menyukai keindahan
Siapapun dia, berapapun usianya
Arahan dan pengendalian diri yang akan membawa pada batas kewajaran
Tak berlebihan, tak keterlaluan
Hanya di dalam, tak di luar

Sunday, 15 July 2018

Saya dan Puisi: Nikmati Saja

Nikmati saja apa yang bisa dinikmati
Tak perlu merutuk dan menggerutu
Kelak kau akan tahu makna bersyukur
Mencari harapan dalam keputusasaan
Ya, nikmati saja..


Saturday, 14 July 2018

Our Trip Our Adventure: Bedengan Camping Ground, Malang | Our Life Journey

Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh, Good Readers!

Ada yang pernah ingin jalan tapi bingung mau kemana? Ingin mencari tempat yang nggak rame orang? (Cie yang introvert ngacung). Atau lagi pingin kontemplasi sejenak untuk mencari ide menulis atau sekedar membaca tumpukan buku yang sudah lama dibeli tapi belum sempat dibaca?

Kalau kalian sedang ada di Malang dan jawaban kalian 'iya' untuk pertanyaan-pertanyaan yang saya ajukan, Bedengan Camping Ground cocok buat kalian.


Lokasinya di Dusun Selokerto, Desa Selorejo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Sekitar 25 kilometer dari pusat kota Malang. Publikasi yang kurang bikin tempat ini masih hijau banget dan nggak banyak yang datang. Kalau kalian mengendarai motor, kalian bisa sampai langsung di dekat sungai dan memarkir motor kalian di parking area sekitar sungai. Tapi jika kalian bersama keluarga mengendarai mobil, kalian harus berjalan kaki sekitar 1 kilometer dari tempat parkir mobil, tapi tenang di sepanjang jalan akan banyak kalian temui kebun-kebun jeruk warga dengan pemandangan yang cantik.




Kami sendiri kesana mengendarai sepeda motor, delapan orang dengan tiga sepeda motor. Kok bisa? Karena dua diantaranya anak kecil ^_^ v Kami parkir di area dekat sungai, tarif parkir memang cukup mengejutkan Rp. 8.000,- per motor tapi tidak ada biaya tambahan untuk tiket masuk atau semacamnya, jadi ya.. Worth it, lah..


Dari informasi yang saya dapat aliran sungai berasal dari air terjun, tapi saya sendiri belum tahu dimana lokasi air terjunnya. Air sungainya jernih sekali, untuk kalian yang membawa anak kecil kalian bisa membiarkan mereka bermain air sejenak. Yang perlu diingat adalah air sangat dingin, jadi jangan biarkan mereka terlalu lama bermain dan harus tetap dalam pengawasan. Bawa minyak kayu putih dan sejenisnya untuk menghangatkan tubuh mereka setelah bermain air, jangand lupa juga bawa jaket. Oh ya, tidak banyak penjual disana jadi ada baiknya kalian membawa bekal dari rumah, tak harus makanan berat, bisa snack dan lainnya, yang perlu diingat adalah jangan pernah meninggalkan apapun selain jejak dan jangan mengambil apapun selain gambar..

Ini gambar-gambar yang sempat kami ambil..
















































Demikian yang bisa saya bagi dikesempatan ini, jika ada kesempatan datanglah ke tempat ini untuk mensyukuri nikmat alam yang sudah Allah berikan kepada kita.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh..

Boon Pring: Harmoni Bambu, Air, dan Kehidupan Desa Sanankerto

Dari hutan bambu yang sunyi menjelma menjadi ekowisata yang tak hanya menjaga alam, tapi juga menghidupi warga dan mengangkat harkat desa. S...