Thursday, 8 October 2015

Saya dan Puisi: Sang Pembawa Kehancuran

Saat ini aku tetap berusaha meyakinkan semua orang bahwa bukan aku yang bersalah melainkan dia

Aku dengan kemampuanku memanipulasi pikiran mereka, berusaha menggiring mereka pada kesimpulan dan keyakinan bahwa dialah penyebab segala masalah ini terjadi, bukan aku..

Aku tahu suatu hari nanti hal inilah yang akan membawaku pada kehancuran
Tapi itukan masih nanti, itukan masih lama..

Setidaknya saat ini aku bisa puas menghancurkan keutuhan ikatan sedarah ini atas nama egoisme dengan kamuflase kerukunan..

No comments:

Post a Comment

Sering Berhenti di Tengah Jalan? Mungkin Kita Kehilangan Makna, Bukan Motivasi

Bukan Takut Memulai tapi Takut Berhenti di Tengah Jalan Saya menyadari ada sesuatu dalam diri saya yang membuat saya merasa diri ini tidak b...