Dear All,
Mau lauch label baru dalam posting, nama labelnya "EastSix - Saya dan Sahabat".
Perlu saya perkenalkan, EastSix adalah nama group BFF saya dengan sahabat-sahabat saya waktu SMA dulu. Jadi ceritanya dulu kami nge-fans sekali sama WESTLIFE, boyband ternama jaman kami SMA dulu. Boyband yang bisa bikin gadis-gadis yang sekarang udah gak pada gadis itu jerit jerit histeris. Well, kami tidak termasuk. Kami nge-fans kegantengan mereka, suara mereka dan lagu-lagu mereka. Itu aja.
Sebenarnya selain Westlife ada N'SYNC, BSB, F4 dan lain-lain yang juga berpengaruh, tapi memang yang paling dahsyat pengaruhnya ke hampir seluruh belahan dunia ya Westlife, jadi itu alasannya. #AlasanApa??
Kenapa EastSix?
Dimata kami dulu kata Westlife terdiri dari dua kata, West yang artinya barat dan Life yang artinya kehidupan. Di pikiran kami saat itu, "Okay, mereka kan tinggal di Barat, sedangkan kita di Timur jadi kita pakai nama EAST aja..", "Dibelakang kata East dikasih kata apa?", "Eastlife??", "Hmmm.. A big no!!", "EastSide?", dulu nama Westlife adalah WestSide. "Anothor big No!!". Lalu muncul EastSix, dan Yaaa.. Karena kami berenam: saya, Atie, Dewi, Ririn, Diana dan Salmah, dan kami dari Timur.. #SampaiAkhirnyaSayaSadariKamiDariTenggara :D Lucu.. Lucu.. :D :D Yah, nanti detailnya satu per satu tentang EastSix akan ada di postingan yang lain.. Ditunggu ya..
Kenapa ada label EastSix?
Karena saya rasa penting membuat label khusus untuk persahabatan kami yang insyaAllah abadi.. Dan karena 4 hari lalu kami reunian, dan itu SERU sekali.. Tunggu ceritanya.. :D
Love,
Le Reine Chanson
Thursday, 24 April 2014
Tuesday, 15 April 2014
Tuesday Questions: Second Ten!!
So, I is Tuesday again and it is time again for Tuesday Questions. Okay, Now there will be 10 questions I need to answer. Here they are:
Are you the same person you were as a child, or much different?
Physically really different.. When I was a child I was kind of thin girl, that everyone wouldn't believe that I could be this big.. Yes, no matter how much food I eat it wouldn't cause any fat.. It was, not now..
Do you read? Has any particular book influenced you or left a life-changing impact?
I always say I love reading although in reality I rarely read books.. :D When I was a kid books are my friends but now I lost that hobby.. I mean I read but not books, you know what I mean.. There were some books that influenced me but sorry I am a forgetful one so never remember the title of the book.. That is really awful.. :'(
Do you believe in destiny?
Like what? Like God has written our life journey in the sky? Like God has planned all for us? If it is so.. Yes, I do believe in destiny.
Ever broke any bones?
Luckily never, hopefully will never.. Aamiin..
Do you own a house?
No, we haven't had any house but of course we want one. We will try hard to have one.
Do you like MTV?
When I was Senior High yes, but not now.. Old already.. :D
Describe your country?
It will take a long time to describe it. I choose to skip it. Will make a post about it, but not sure when.. :D
Have you heard of any successful love potions?
No
Are you a touchy feely person?
Yes, absoslutely.
Are you artistic and creative?
I am, I love anything about art and creative things.. And I ams really artistic and creative.. :D :D
Those are the second ten questions.. See ya on next ten questions next Tuesday.. Ciaoooo!
Are you the same person you were as a child, or much different?
Physically really different.. When I was a child I was kind of thin girl, that everyone wouldn't believe that I could be this big.. Yes, no matter how much food I eat it wouldn't cause any fat.. It was, not now..
Do you read? Has any particular book influenced you or left a life-changing impact?
I always say I love reading although in reality I rarely read books.. :D When I was a kid books are my friends but now I lost that hobby.. I mean I read but not books, you know what I mean.. There were some books that influenced me but sorry I am a forgetful one so never remember the title of the book.. That is really awful.. :'(
Do you believe in destiny?
Like what? Like God has written our life journey in the sky? Like God has planned all for us? If it is so.. Yes, I do believe in destiny.
Ever broke any bones?
Luckily never, hopefully will never.. Aamiin..
Do you own a house?
No, we haven't had any house but of course we want one. We will try hard to have one.
Do you like MTV?
When I was Senior High yes, but not now.. Old already.. :D
Describe your country?
It will take a long time to describe it. I choose to skip it. Will make a post about it, but not sure when.. :D
Have you heard of any successful love potions?
No
Are you a touchy feely person?
Yes, absoslutely.
Are you artistic and creative?
I am, I love anything about art and creative things.. And I ams really artistic and creative.. :D :D
Those are the second ten questions.. See ya on next ten questions next Tuesday.. Ciaoooo!
Tuesday, 8 April 2014
Tuesday Questions: First Ten
These are 10 of 100 questions people often ask me ;P And these are my answers..
Do you like going window shopping?
Well, I rarely go for a window shopping.. I only go out (anywhere it is) in purpose. If I need something that forces me to go out I will go out, if not I won't..
Can you tell if someone is lying to you?
Absolutely yes, I have kind of 'sharp' feeling so that I can easily know whether someone is lying or being honest to me..
Do you have any undiscovered or hidden talents? If so, what?
I think I do have, I don't know.
Favorite all time movie?
Rattattouille
Are looks important in a relationship?
Not really
Do you currently play any sports? If so, what?
If swimming is part of it, I do then.. But rarely go swimming these days..
Do you follow trends?
No, absolutely no.. I am me, people cannot change that.. :) #stubbornone #iam
Are you more like your Mom or your Dad?
Dad for facial features, for behaviour I think mix of both, for feeling Mom..
Black or white?
I like purple and pink
Did you ever get lost?
Hhmm.. Once as far as I could remember..
Okay those are 10 of hundreds questions people often ask me.. 10 more questions next Tuesday..
Do you like going window shopping?
Well, I rarely go for a window shopping.. I only go out (anywhere it is) in purpose. If I need something that forces me to go out I will go out, if not I won't..
Can you tell if someone is lying to you?
Absolutely yes, I have kind of 'sharp' feeling so that I can easily know whether someone is lying or being honest to me..
Do you have any undiscovered or hidden talents? If so, what?
I think I do have, I don't know.
Favorite all time movie?
Rattattouille
Are looks important in a relationship?
Not really
Do you currently play any sports? If so, what?
If swimming is part of it, I do then.. But rarely go swimming these days..
Do you follow trends?
No, absolutely no.. I am me, people cannot change that.. :) #stubbornone #iam
Are you more like your Mom or your Dad?
Dad for facial features, for behaviour I think mix of both, for feeling Mom..
Black or white?
I like purple and pink
Did you ever get lost?
Hhmm.. Once as far as I could remember..
Okay those are 10 of hundreds questions people often ask me.. 10 more questions next Tuesday..
Thursday, 20 March 2014
Cerita Sedikit: Sebuah Blog untuk Para Koki Cilik "Little Chefs"
Iseng ngedit-ngedit foto lama di hape yang sudah saya pindah ke laptop, dan nemuin folder dengan nama 'Our Kitchen' yang isinya foto-foto makanan yang pernah saya dan anak-anak (a.k.a. ponakan & sepupu) buat.. Setiap kali anak-anak ngumpul biasanya kami membuat masakan tertentu yang mereka sukain.. Jadi terinspirasi untuk bikin blog khusus berisi foto-foto hasil kerja tangan mereka..
>>To be honest, saya juga terinspirasi kedai seorang teman yang luar biasa keren.. Saya belum pernah kesana tapi saya baca setiap review yang masuk.. Pingin punya kedai seperti itu suatu saat nanti.. But for now blog saja dulu untuk anak-anak tercinta.. Thanks Nana for the inspiration.. \(^_^)/<<
>>To be honest, saya juga terinspirasi kedai seorang teman yang luar biasa keren.. Saya belum pernah kesana tapi saya baca setiap review yang masuk.. Pingin punya kedai seperti itu suatu saat nanti.. But for now blog saja dulu untuk anak-anak tercinta.. Thanks Nana for the inspiration.. \(^_^)/<<
Ini sekilas gambaran blog yang saya buat khusus untuk mereka:
Hahahaha.. Itu ada sedikit gambar posting pertamanya.. Choco Pudding.. Ini cemilan kesukaan mereka kalau lagi ngumpul.. "Ayo mbaaaak bikin puding coklat kayak biasanyaaaaa...," kata mereka sambil memelas, "Nanti yang masak mbak Rani sendiri.. Kalian mainan laptop..," saya menjawab dengan nada sedikit sinis, "Enggak, enggak... Kami yang bikin deeeeeh..," jawab mereka.. Dan kami pun memulai membuat.. Awalnya semua lengkap.. Lambat laun satu per satu pergi.. Akhirnya.. Taaadaaaaa.. It's ended up with me doing all the things.. Oalah.. Kids.. Kids... 8D
Oiya, ini gambar postingnya:
Rencananya posting akan muncul seminggu sekali.. Dan guess what.. Saya sudah menyiapkan 7 posting.. Jadi saat ini sudah stok postingan sampai dengan tanggal 29 April depan.. Hehehehe.. Biar publish sendiri.. Kan bisa di setting jadwal publishnya.. :D #Nakalan
Weits lupa.. Ini penting.. Berkunjung ya ke blog mereka biar mereka senang.. Alamatnya wearelittlechefs.blogspot.com
Kalau berkenan kirim-kirim komen juga.. ^_^
Tuesday, 18 March 2014
Saya Tersenyum: Jawa di Suriname
Rencana awal nyari teman-teman blogger dengan memencet tombol "next blog" dari blog seorang teman, berharap ketemu dengan blog-blog pribadi lain yang berbahasa Indonesia. Tapi ternyata sedikit sulit karena lebih banyak blog malaysia yang saya temukan.
Akhirnya saya menemukan satu, cukup lumayan menarik. Saya baca sekilah dan saya coba-coba lihat older post-nya. Dan mata saya tiba-tiba nancep disebuah posting beliau tentang Suriname dan berusaha mencoba mencarinya di google search. Baca-baca ternyata bahasa mereka tertulis bahasa Dutch, bukan bahasa Jawa.
Gak puas cuma baca aja, saya akhirnya lari ke youtube, pingin liat gimana orang-orang suriname kalo ngomong. Pencarian pertama ketemu budaya Jawa di Suriname, tapi bukan itu yang saya cari.. Saya lihat-lihat lagi video lain dan nemu video lucu-lucu..
Pertama liat ini:
Lucu ngeliatnya.. Sedikit aneh tapi.. Okelah.. Hehehehehe...
Terus youtube bawa saya ke sini:
Hehehe.. Lucu bangeeeeet.. Saya sampe senyum-senyum sendiri, karena diimajinasi saya apa yang saya lihat seperti jaman dahulu kala di Jawa, hihihihi.. Lagu jawa diputar di club malam, dengan para pengunjung yang berpasang-pasangan saling berdansa.. Cekicuiiii.. Cuit cuit.. Lucuuuuu... :D Coba liat gambar di samping itu.. :D :D
Akhirnya youtube bawa saya ke sini:
Kalo yang satu ini top markotop.. Coba deh buka link-nya.. Seru lagunya.. Walaupun di awal-awal serasa keinget Didi Kempot, dkk.. Juga teringat DVD ibu & bapak saya dulu jaman saya kecil.. Nav - Vol. berapa gitu.. Saya juga lupa.. Pokoknya di dalamnya ada lagu "..lebih baik aku mati ditanganmu, daripada aku mati bunuh diri.." iiiiihaaaaaaaaaaaa... :D :D :D Lagu lawas pokoknya...
Monday, 3 March 2014
Cerita Sedikit: Sirik Aje Lu! :D
Masih ingat posting sebelum posting ini? Hhhmm.. Ya.. Tentang saya yang tersakiti, saya yang berdoa dan saya yang bertanya-tanya apa doa saya turut andil dalam terjadinya hal tersebut.. Walaupun pada akhirnya saya yakin bahwa semua bukan karena doa-doa saya karena toh doa saya bukan doa yang buruk.. Tapi bahwa Allah memang sudah menetapkan segalanya sesuai kehendak-Nya..
Ceritanya begini.. #kayaksinetron
Sudah beberapa hari saya gak ke pasar, kebiasaan malas masak emang muncul kuat sekali dalam diri saya beberapa hari itu.. #emangdasarnyamalesaja #ngaku
Tapi hari itu saya pergi ke pasar lagi -Kalo beli terus bisa nipis cepet banget kantong ini.. Mana waktu itu tanggal tua pula.. Lengkap.. Coba bayangin sekali makan bisa 20ribu habis kalo tiga kali makan bisa 60ribu sendiri sehari, kalo belanja kepasar kayak hari itu, saya berniat masak capcay dan total uang yang saya keluarkan hanya kurang lebih 15ribu sudah lengkap dengan lauknya berupa tempe.. #eaaaa tapi bisa dimakan dua kali pagi dan siang, malam gampang lah, beli aja.. Hehehhe.. Okay-okay kembali ke cerita.- bertemu orang-orang yang sama lagi dan dengan rasa yang tenang karena memang begitu adanya.
Kejadian yang hampir serupa, waktu itu ibu lagi-lagi lupa membeli sesuatu dan saya diminta menunggu.. Baiklah, asal jangan lama-lama saya bergumam.
Belum jauh ibu pergi, seseorang dengan excitement berlebihan memanggil temannya, saya kaget gak karuan.. Sejurus kemudian dia menunjuk kearah saya sambil berkata,
"Pintar anak ini belum isi-isi*," Lha?? Apa ini? Maksudnya apa, kenal banget juga enggak.. Lho lho.. Aneh ya orang ini..
Tapi sungguh ekspresi yang keluar dari wajah saya hanya senyum lebar, tanpa membantah, tanpa menjawab tanpa apapun.. Hanya senyum lebar.. Dan temannya yang seorang laki-laki itu menjawab,
"Belum isi-isi kok pinter?" Lha.. Ini lagi... Kenal juga enggak, pernah bermasalah juga enggak.. Kok bisa ya???
Haddeeeeehhh hadeeeeh orang-orang ini makin lama makin aneh.. Sirik aje lu gue gak isi-isi.. Emang masbuloh?? Kali ini tanpa tangis, tanpa air mata dan tanpa doa.. Cuma shock sedikit aja, dan berkata dalam hati, "Allah tau apa yang akan Dia lakukan"
Ceritanya begini.. #kayaksinetron
Sudah beberapa hari saya gak ke pasar, kebiasaan malas masak emang muncul kuat sekali dalam diri saya beberapa hari itu.. #emangdasarnyamalesaja #ngaku
Tapi hari itu saya pergi ke pasar lagi -Kalo beli terus bisa nipis cepet banget kantong ini.. Mana waktu itu tanggal tua pula.. Lengkap.. Coba bayangin sekali makan bisa 20ribu habis kalo tiga kali makan bisa 60ribu sendiri sehari, kalo belanja kepasar kayak hari itu, saya berniat masak capcay dan total uang yang saya keluarkan hanya kurang lebih 15ribu sudah lengkap dengan lauknya berupa tempe.. #eaaaa tapi bisa dimakan dua kali pagi dan siang, malam gampang lah, beli aja.. Hehehhe.. Okay-okay kembali ke cerita.- bertemu orang-orang yang sama lagi dan dengan rasa yang tenang karena memang begitu adanya.
Kejadian yang hampir serupa, waktu itu ibu lagi-lagi lupa membeli sesuatu dan saya diminta menunggu.. Baiklah, asal jangan lama-lama saya bergumam.
Belum jauh ibu pergi, seseorang dengan excitement berlebihan memanggil temannya, saya kaget gak karuan.. Sejurus kemudian dia menunjuk kearah saya sambil berkata,
"Pintar anak ini belum isi-isi*," Lha?? Apa ini? Maksudnya apa, kenal banget juga enggak.. Lho lho.. Aneh ya orang ini..
Tapi sungguh ekspresi yang keluar dari wajah saya hanya senyum lebar, tanpa membantah, tanpa menjawab tanpa apapun.. Hanya senyum lebar.. Dan temannya yang seorang laki-laki itu menjawab,
"Belum isi-isi kok pinter?" Lha.. Ini lagi... Kenal juga enggak, pernah bermasalah juga enggak.. Kok bisa ya???
Haddeeeeehhh hadeeeeh orang-orang ini makin lama makin aneh.. Sirik aje lu gue gak isi-isi.. Emang masbuloh?? Kali ini tanpa tangis, tanpa air mata dan tanpa doa.. Cuma shock sedikit aja, dan berkata dalam hati, "Allah tau apa yang akan Dia lakukan"
Thursday, 27 February 2014
Curhat Sedih Saya: Kabar itu Membuat Saya Bertanya
Beberapa waktu yang lalu saya denger kabar yang bikin saya bertanya, apa ini semua salah saya?
Siang itu saya rencananya mau ke pasar dengan ibu, ditengah perjalanan ibu dan saya bertemu seseorang yang berkata bahwa tetangga kami ada yang sedang kesusahan.. Dan saya jadi teringat kejadian yang kurang lebih November tahun 2012, ketika usia pernikahan saya dan suami baru empat bulan..
Saya sebenarnya sedih nulis ini tapi pasti ada pelajaran dari setiap peristiwa yang terjadi.. Buat saya dan siapapun itu.. Semoga sharing dibawah ini bisa kita petik hikmahnya..
Seperti biasa kegiatan pagi saya adalah berbelanja ke pasar bersama ibu. Setelah semua belanjaan yang kami butuhkan ada di tas belanja, kami bergegas pulang. Tapi belum sampai keluar pasar ternyata ada belanjaan yang lupa terbeli, kata ibu daripada kami berdua yang balik ke salah satu lapak lebih baik ibu sendiri yang kembali.
Saya dengan setengah hati mengangguk, karena menunggu tanpa tau yang ditunggu sedang apa, masih lama atau tidak itu membosankan.. Tapi ya sudahlah.. Saya menunggu sendiri.. Saat itulah seorang pemilik bedak yang juga tetangga kami yang memang saya kenal berkata,
"Ini sudah isi apa belum?" Yang dimaksud adalah saya sudah hamil atau belum. Bagi saya itu pertanyaan biasa, wajar orang bertanya.. Walaupun nadanya sedikit menyindir dan saya tidak siap saat itu dengan pertanyaan itu. Lalu saya jawab,
"Belum, Bu." Dengan senyuman lebar khas saya dan sejurus kemudian tanpa mempedulikan bagaimana perasaan saya beliau menjawab dengan seringai,
"Kok lama ya..???" Nada bicaranya sangat mengganggu dan benar-benar menusuk hati saya. Untuk beberapa detik saya terdiam dan kemudian menjawab,
"Baru kok, Bu.." sambil berusaha menahan air yang mulai menggenangi mata saya. Beliau berlalu tanpa beban sambil terus tersenyum sinis..
Gak ada lain yang bisa saya ucapkan dalam hati kecuali doa, berharap Allah menenangkan hati saya dan memasukkan kembali air yang menggenang di mata saya. Tapi terlambat, air itu sudah keluar dan tinggal saya yang sibuk dan bingung bagaimana menghapusnya karena ibu sudah terlihat di kejauhan.
Akhirnya saya berhasil menghapusnya, tanpa tau apakah ada yang memergoki saya atau tidak saat menghapus air itu.
Saya pulang dengan hati yang masih teriris-iris. Kenapa setega itu.. Setiap orang diberi sesuatu yang tidak sama waktunya.. Beliau boleh mendapatkannya lebih cepat dari saya, tapi apa itu berarti beliau lebih baik?? Tidak sama sekali.. Sikap beliaulah yang membuat beliau lebih baik atau tidak..
Dalam hati saya hanya berusaha berfikir, apa beliau tidak ingat beliau juga punya anak wanita seperti saya. Yang juga punya hati, yang juga bisa sakit. Mungkin beliau tidak sadar dan tidak berusaha menempatkan diri beliau seandainya anak beliau diperlakukan seperti itu..
Kami, orang-orang yang terlambat, menurut kalian, tidak butuh cercaan, dan sindiran.. Kami butuh dukungan, dorongan.. Kami butuh empati kalian.. Jika kalian memang peduli..
Cerita ini saya simpan beberapa hari dalam doa-doa saya sampai akhirnya saya ceritakan pada suami dan dia meminta saya bersabar.. Ya, memang cuma itu jalannya.. Walau sungguh susah..
Hari-hari berikutnya saya hanya bisa diam dan tidak menoleh ketika berpapasan dengan beliau, karena rasanya memang masih sakit dan saya pikir daripada saya melihat dan memori itu kembali saya lebih baik menghindar.. Dan berdoa.. Semoga hatinya terbuka bahwa menyakiti orang itu tidak baik..
Lama kemudian setelah saya mulai bisa berkompromi dengan hal itu, beliau muncul dengan berita bahwa anak wanita beliau hamil.. Saya bilang pada diri saya, "Alhamdulillah, tapi tolong jangan ganggu saya lagi"
Awalnya saya tidak tahu kabar itu dari siapapun, saat saya dan ibu sedang mengobrol dengan pedagang yang juga nenek jauh saya beliau tiba-tiba datang dan menanyakan hal yang sama,
"Ini sudah isi belum?" kali ini dengan tambahan, "Masa kalah sama ***, dia sudah tiga bulan", saya lupa pastinya, tapi kira-kira seusia itulah kandungan anak wanitanya saat itu. Seperti menancapkan duri lagi, tapi kali ini saya tidak begitu ambil pusing. Saya hanya senyum dan diam. Rasa dongkol itu memang balik lagi tapi.. Sabar.. Sabar.. #inhaleexhale
Rasanya dia mengerti saya dongkol, saya sedih, saya marah, bahkan saat pertama dia mengucapkan itu minggu-minggu sebelumnya.. Tapi kok ya diulang lagi itu lho.. Gak kasihan ya, Bu, sama saya.. #Sabar
Okay, semuanya berlalu sampai akhirnya saya benar-benar bisa menghapus semuanya. Ya.. Gak menghapus tapi memasukkannya dalam peti memori dan berusaha melupakannya dengan tulus dan sadar..
Hampir setiap saya melintas tempat beliau berjualan saya tersenyum pada beliau. Beliau berkata tentang kehamilan anaknya, saya tersenyum. Beliau berusaha mencairkan suasana, saya menghargai itu. Sangat menghargai sampai akhirnya saya mengikhlaskan rasa sakit saya hilang. Benar-benar hilang. Saya yakin beliau sangat bangga dengan kehamilan anak wanitanya ini walau bukan cucu pertamanya.
Sampai pada siang itu saya mendengar kabar bahwa calon cucu beliau meninggal dalam kandungan ibunya, sudah sekitar tiga hari saat itu.. Innalillahi wa innaillahi rojiuun.. Hati saya sedih.. Demi Allah sediiih sekali mendengarnya. Ada perasaan empati yang tinggi sampai saya hampir meneteskan air mata.
Kepala saya berputar pada kejadia-kejadian yang lalu, interaksi saya dengan beliau.. Ada terselip pertanyaan dalam hati saya, apa ini jawaban Allah atas doa saya? Saya tidak berdoa macam-macam, hanya berharap beliau dibukakan mata dan hatinya.. Bahwa saya sakit betul ketika beliau menyindir, berseringai, dan bersikap sinis terhadap saya. Hanya itu.. Tapi entahlah.. Apakah ini juga salah saya??
Mungkin ini memang sudah jalan Allah, untuk beliau, anak beliau, calon cucu beliau, dan saya. Entahlah, tidak ada yang tau. Ini bukan karena doa saya, bukan karena sikap sinis beliau, dan bukan karena siapa-siapa.. Ini terjadi karena memang begitulah kehendak Allah.. Agar beliau, saya dan siapapun yang tau cerita ini belajar..
Saya belajar untuk lebih menahan diri, untuk lebih akhirat oriented -walau kadang tidak disiplin-, untuk lebih sabar, untuk lebih memasrahkan semuanya kepada pemilik dunia, Allah S.W.T.
Siang itu saya rencananya mau ke pasar dengan ibu, ditengah perjalanan ibu dan saya bertemu seseorang yang berkata bahwa tetangga kami ada yang sedang kesusahan.. Dan saya jadi teringat kejadian yang kurang lebih November tahun 2012, ketika usia pernikahan saya dan suami baru empat bulan..
Saya sebenarnya sedih nulis ini tapi pasti ada pelajaran dari setiap peristiwa yang terjadi.. Buat saya dan siapapun itu.. Semoga sharing dibawah ini bisa kita petik hikmahnya..
Seperti biasa kegiatan pagi saya adalah berbelanja ke pasar bersama ibu. Setelah semua belanjaan yang kami butuhkan ada di tas belanja, kami bergegas pulang. Tapi belum sampai keluar pasar ternyata ada belanjaan yang lupa terbeli, kata ibu daripada kami berdua yang balik ke salah satu lapak lebih baik ibu sendiri yang kembali.
Saya dengan setengah hati mengangguk, karena menunggu tanpa tau yang ditunggu sedang apa, masih lama atau tidak itu membosankan.. Tapi ya sudahlah.. Saya menunggu sendiri.. Saat itulah seorang pemilik bedak yang juga tetangga kami yang memang saya kenal berkata,
"Ini sudah isi apa belum?" Yang dimaksud adalah saya sudah hamil atau belum. Bagi saya itu pertanyaan biasa, wajar orang bertanya.. Walaupun nadanya sedikit menyindir dan saya tidak siap saat itu dengan pertanyaan itu. Lalu saya jawab,
"Belum, Bu." Dengan senyuman lebar khas saya dan sejurus kemudian tanpa mempedulikan bagaimana perasaan saya beliau menjawab dengan seringai,
"Kok lama ya..???" Nada bicaranya sangat mengganggu dan benar-benar menusuk hati saya. Untuk beberapa detik saya terdiam dan kemudian menjawab,
"Baru kok, Bu.." sambil berusaha menahan air yang mulai menggenangi mata saya. Beliau berlalu tanpa beban sambil terus tersenyum sinis..
Gak ada lain yang bisa saya ucapkan dalam hati kecuali doa, berharap Allah menenangkan hati saya dan memasukkan kembali air yang menggenang di mata saya. Tapi terlambat, air itu sudah keluar dan tinggal saya yang sibuk dan bingung bagaimana menghapusnya karena ibu sudah terlihat di kejauhan.
Akhirnya saya berhasil menghapusnya, tanpa tau apakah ada yang memergoki saya atau tidak saat menghapus air itu.
Saya pulang dengan hati yang masih teriris-iris. Kenapa setega itu.. Setiap orang diberi sesuatu yang tidak sama waktunya.. Beliau boleh mendapatkannya lebih cepat dari saya, tapi apa itu berarti beliau lebih baik?? Tidak sama sekali.. Sikap beliaulah yang membuat beliau lebih baik atau tidak..
Dalam hati saya hanya berusaha berfikir, apa beliau tidak ingat beliau juga punya anak wanita seperti saya. Yang juga punya hati, yang juga bisa sakit. Mungkin beliau tidak sadar dan tidak berusaha menempatkan diri beliau seandainya anak beliau diperlakukan seperti itu..
Kami, orang-orang yang terlambat, menurut kalian, tidak butuh cercaan, dan sindiran.. Kami butuh dukungan, dorongan.. Kami butuh empati kalian.. Jika kalian memang peduli..
Cerita ini saya simpan beberapa hari dalam doa-doa saya sampai akhirnya saya ceritakan pada suami dan dia meminta saya bersabar.. Ya, memang cuma itu jalannya.. Walau sungguh susah..
Hari-hari berikutnya saya hanya bisa diam dan tidak menoleh ketika berpapasan dengan beliau, karena rasanya memang masih sakit dan saya pikir daripada saya melihat dan memori itu kembali saya lebih baik menghindar.. Dan berdoa.. Semoga hatinya terbuka bahwa menyakiti orang itu tidak baik..
Lama kemudian setelah saya mulai bisa berkompromi dengan hal itu, beliau muncul dengan berita bahwa anak wanita beliau hamil.. Saya bilang pada diri saya, "Alhamdulillah, tapi tolong jangan ganggu saya lagi"
Awalnya saya tidak tahu kabar itu dari siapapun, saat saya dan ibu sedang mengobrol dengan pedagang yang juga nenek jauh saya beliau tiba-tiba datang dan menanyakan hal yang sama,
"Ini sudah isi belum?" kali ini dengan tambahan, "Masa kalah sama ***, dia sudah tiga bulan", saya lupa pastinya, tapi kira-kira seusia itulah kandungan anak wanitanya saat itu. Seperti menancapkan duri lagi, tapi kali ini saya tidak begitu ambil pusing. Saya hanya senyum dan diam. Rasa dongkol itu memang balik lagi tapi.. Sabar.. Sabar.. #inhaleexhale
Rasanya dia mengerti saya dongkol, saya sedih, saya marah, bahkan saat pertama dia mengucapkan itu minggu-minggu sebelumnya.. Tapi kok ya diulang lagi itu lho.. Gak kasihan ya, Bu, sama saya.. #Sabar
Okay, semuanya berlalu sampai akhirnya saya benar-benar bisa menghapus semuanya. Ya.. Gak menghapus tapi memasukkannya dalam peti memori dan berusaha melupakannya dengan tulus dan sadar..
Hampir setiap saya melintas tempat beliau berjualan saya tersenyum pada beliau. Beliau berkata tentang kehamilan anaknya, saya tersenyum. Beliau berusaha mencairkan suasana, saya menghargai itu. Sangat menghargai sampai akhirnya saya mengikhlaskan rasa sakit saya hilang. Benar-benar hilang. Saya yakin beliau sangat bangga dengan kehamilan anak wanitanya ini walau bukan cucu pertamanya.
Sampai pada siang itu saya mendengar kabar bahwa calon cucu beliau meninggal dalam kandungan ibunya, sudah sekitar tiga hari saat itu.. Innalillahi wa innaillahi rojiuun.. Hati saya sedih.. Demi Allah sediiih sekali mendengarnya. Ada perasaan empati yang tinggi sampai saya hampir meneteskan air mata.
Kepala saya berputar pada kejadia-kejadian yang lalu, interaksi saya dengan beliau.. Ada terselip pertanyaan dalam hati saya, apa ini jawaban Allah atas doa saya? Saya tidak berdoa macam-macam, hanya berharap beliau dibukakan mata dan hatinya.. Bahwa saya sakit betul ketika beliau menyindir, berseringai, dan bersikap sinis terhadap saya. Hanya itu.. Tapi entahlah.. Apakah ini juga salah saya??
Mungkin ini memang sudah jalan Allah, untuk beliau, anak beliau, calon cucu beliau, dan saya. Entahlah, tidak ada yang tau. Ini bukan karena doa saya, bukan karena sikap sinis beliau, dan bukan karena siapa-siapa.. Ini terjadi karena memang begitulah kehendak Allah.. Agar beliau, saya dan siapapun yang tau cerita ini belajar..
Saya belajar untuk lebih menahan diri, untuk lebih akhirat oriented -walau kadang tidak disiplin-, untuk lebih sabar, untuk lebih memasrahkan semuanya kepada pemilik dunia, Allah S.W.T.
Monday, 10 February 2014
Ini Menurut Saya: Keep doing the Best & Expect Nothing
Dear Friends,
Belajar banyak nonton Indonesian Idol tanggal 02 Februari kemaren - Well ini yang ulangan karena memang gak terlalu ngikutin ajang ini. - Kebetulan pas nonton pas ada acara ini dan menarik perhatian.. Jadi why not nonton.. Seru juga acaranya.. Beberapa minggu yang lalu saya juga sempat lihat acara ini, kasusnya sama, gak sengaja nancep di acara ini.. Cuma bedanya yang beberapa minggu lalu itu live.. :D
Ada beberapa orang yang memang saya suka. Menurut saya suaranya bagus, gayanya lucu, kualitas vokalnya juga okay.. Percaya Diri-nya juga bagus.. Tapi kenapa ga masuk? Salah satu dari mereka juga bahkan menjadi TrendingTopic di YouTube.. Sudah punya fans club, dll.. Kenapa gak masuk?? Ada apa sama jurinya?? Banyak juga yang mempunyai pertanyaan yang sama kayak saya..
Otak saya mulai berpikir dan saya mengingat kembali kasus- kasus kehidupan secara lebih luas.. Bahwa sesungguhnya percaya diri itu penting tapi over confident tidak akan membawa kemana-mana.. Bermimpi itu perlu tapi berharap itu tidak selamanya baik..
Suara yang bagus, gaya yang lucu dan okay, kualitas vokal yang juga okay tetap tidak cukup.. Keberuntunganpun tidak cukup.. Faktor X lebih mendominasi semuanya.. Apa itu Faktor X?? Faktor X itu adalah jalan Allah untuk kita dan doa kita..
Saya ini sebenernya terlalu mendramatisir, membesar-besarkan atau wajar saja sih?? Masalah tontonan kok bisa-bisanya dikorelasikan dengan masalah kehidupan yang lebih luas?? Well saya memang begitu, menurut saya jika suatu hal kecil bisa mengingatkan kita akan hal besar.. Kenapa enggak?? Itu menurut saya.. :D
Back to those who are talented but were not chosen by the judges.. God will show you your ways.. Keep believe in yourself.. Keep doing the best & expect nothing..
^_^
Sunday, 2 February 2014
Gambar-gambar Kami: Diam-diam Mereka Narsis Pakai Hape Kami
Kalau mereka lagi ngumpul dan hape kami lagi gak ditangan.. Jangan mencari-cari terlalu lama.. Tanya mereka dan bisa dipastikan mereka tahu.. Karena hal inilah yang pasti mereka lakukan dengan hape-hape kami berdua itu.. :D
Sebentar.. Sebentar.. Pasukannya kurang satu.. Mungkin dia absen dulu di foto-foto ini.. Hehehehe.. Nanti bakal saya ceritakan satu per satu tentang mereka.. Termasuk yang sedang absen.. ^_^
Okay, untuk kali ini miss(es) ter-NARSIS jatuh ketangan.. #JrengJrengJrengJreng
ANYAAAAAAA & RENAAAAAA...
Well anyway you are all Narsis, Kids.. #HugHugs
Gambar-gambar Kami: Anak-anak Kecil - Iyok & Kiki
Dear Friends,
Minggu pagi lagi gak ngapa2in.. Suami lagi tidur.. Cucian piring nimbun.. Tapi sudahlah.. Santai dlu aja.. :D
Kemaren suami habis bersih-bersih foto yang ada di hape-nya.. Daripada dibuang mending saya kumpulin tuh buat di-publish disini.. hitung-hitung nyimpen kenangan.. #ceile
Saya bagi berdasarkan kenangannya masing-masing ya..
Untuk yang ini kejadiannya waktu kumpul bocah.. Iyok (Satrio) & Kiki (Rezky), these two boys are really amazing.. Iyok was born with different ability and he is calm while Kiki was born with normal body and.. he is so active.. (di-posting yang InsyaAllah saya terangkan detail tentang pribadi mereka masing-masing, because for me KIDS are really interesting to be observed.. :D)
Minggu pagi lagi gak ngapa2in.. Suami lagi tidur.. Cucian piring nimbun.. Tapi sudahlah.. Santai dlu aja.. :D
Kemaren suami habis bersih-bersih foto yang ada di hape-nya.. Daripada dibuang mending saya kumpulin tuh buat di-publish disini.. hitung-hitung nyimpen kenangan.. #ceile
Saya bagi berdasarkan kenangannya masing-masing ya..
Untuk yang ini kejadiannya waktu kumpul bocah.. Iyok (Satrio) & Kiki (Rezky), these two boys are really amazing.. Iyok was born with different ability and he is calm while Kiki was born with normal body and.. he is so active.. (di-posting yang InsyaAllah saya terangkan detail tentang pribadi mereka masing-masing, because for me KIDS are really interesting to be observed.. :D)
(Well, sebenarnya dua-duanya file video tapi entah kenapa mereka jadi file .jpeg, saatnya untuk berkata, "Ya sudah lah" #denganGayaDemianAdityaWaktuBilang,"Sempurna")
Gambarnya gak begitu jelas karena memang kamera yang dipake kamera VGA, hihihihi.. Jadul banget ya.. :D Tapi It's okay.. Daripada foto dihapus gitu aja..
Nah, Gambar diatas ceritanya mereka lagi guyon sama ibu dan saya.. Kiky yang super jail ngerudungin Iyok dengan kerudung Ibu. Tuh.. Foto sebelah kanan ceritanya mereka jadi barongsai.. Ada ada aja.. Nah foto yang kiri Kiki sedang bikin hijab tutorial.. Modelnya Iyok.. Gayanya Turban Berekor.. LOL
Ada ada aja tingkah mereka berdua.. Coba friends bisa liat mereka LIVE, pasti ikut ketawa.. :D
Come to my house then to meet them..
^_^
Wednesday, 4 December 2013
Curhat Sedih Saya: I need to do such effort to get them
Morning Guys,
This is the first note of this month, December.. I was waiting for something that I don't know what it is these days. Feels like being haunted by a feeling of sadness and yes, It comes..
As everyone around the world knows we have been married for more than a year, but until now there was no sign of pregnancy :'( To be honest as a woman I really want to feel that.. People surrounding always ask me about that, that is really suck.. Sometimes my eyes are like a full water tank, then I force myself to think about other things and it works..
But this morning I really cannot handle the tears. Well, no one ask me question about anything but that blood shows everything.. I was waiting anxiously coz I feel something different to my stomach since two weeks ago, I usually get the sign of period a week before the day, I didn't think that these was the sign of period, coz it's just too long.. But then I realize that those wasn't my prediction..
Huft.. I was sad, I was disappointed, I cried.. I was flashing back my memories when I was young.. I can still remember how I always struggle in getting things I want, I always say "no-no it's okay I don't need that" while actually I really like it, I was saying "maybe later" though I know I really need that, my life was not smooth since the very early age.. I mean I have a very beautiful life but I often get something more difficult than others, later than other, I have to struggle more than other do..
When I was teenager, I still remember how difficult it was to be me, in a love life, in social life.. Well, I am one of those talented and diligent girl but it was always difficult to have a boy I love.. I ever thought that there was no guy loving me sincerely coz I'm not that pretty, I'm even ugly.. Until I met my boyfriend (now my hubby)..
It didn't stop there, life brought another storm.. My parents showed a signal they don't like him.. I knew he was jobless and I knew he drunk alcohol.. Then he started to stop drinking and he can.. He tried his best to looked for a job and he got one though we needed to live in different island.. It was a year after he worked the Tsunami hit Padang, he came back here but again jobless.. Thank to God it didn't take too long to get a new job..
My parents were started giving me permission to be with him, other problems came..
Well yeah, finally we are married now.. And another problem come.. "When will we have at least a child, God?" Then I remember my own quotes I made on my facebook:
Some people get things way too easy
I need to do such effort to get them
First I thought it was unfair
It's kind of tiring
Why me not others but
Then I realize God knows I am strong enough to face it
I have the good ability to keep the pain somewhere in my heart
I am able to struggle until I get it
So now I am re-leaved
I need to do such effort to get them
First I thought it was unfair
It's kind of tiring
Why me not others but
Then I realize God knows I am strong enough to face it
I have the good ability to keep the pain somewhere in my heart
I am able to struggle until I get it
So now I am re-leaved
And now I am re-leaved..
Subscribe to:
Comments (Atom)
Boon Pring: Harmoni Bambu, Air, dan Kehidupan Desa Sanankerto
Dari hutan bambu yang sunyi menjelma menjadi ekowisata yang tak hanya menjaga alam, tapi juga menghidupi warga dan mengangkat harkat desa. S...
-
Kau yang Menungguku atau Aku yang Menunggumu? (KyMaAyM) adalah sebuah flash fiction (fiksi mini) yang saya post di ig feed saya. Alasan kena...
-
Lelah Menahan Diri? Yuk, Kenali Akar Emosionalnya Lewat Refleksi Harian Pernah nggak sih kamu pengin beli sesuatu—baju, buku, atau makanan f...





















