Saturday, 4 July 2015

Mr. & Mrs. Bahagia 3rd Anniversary: D-5 (H Min 5) "Intuisi" | Our Life Journey

Dear Good Readers,

H-5 ini saya mau cerita sedikit tentang hal yang sudah sedikit saya singgung di postingan ini >> Mr. & Mrs. Bahagia 3rd Anniversary: D-6 (H Min 6). Bukan, bukan.. Bukan yang tentang dinding inspirasi itu, ini tentang khayalan love life yang saya punya jauh sebelum saya kenal suami saya.

To be honest my love life wasn't really good. As an INFJ sama seperti INFJ lainnya, kami suka orang-orang, bahkan banyak orang. Sebagai pribadi unik saya sering sekali suka sama orang.. :D Kalian boleh ikut ketawa juga kok, tapi ingat itu 'suka' ya, bukan 'cinta'. Dan yang jadi masalah adalah Saya jarang sekali menunjukkan perasaan saya. Saya lebih sering melapisi diri saya dan mengalami kesulitan menunjukkannya.

Saat seseorang jatuh cinta atau suka sama saya, saya gak punya perasaan apa-apa sama dia. Sebaliknya, ketika saya suka sama seseorang sepertinya seseorang gak membalas perasaan saya. Saya sendiri gak ngerti kenapa dan bagaimana mengatasinya, sampai saya ingat saya pernah baca artikel menarik tentang seorang pria.

Dia adalah Nicky Byrne, salah satu dari member Westlife. My favorite boyband, I grew up with their songs. Like others 90's teenagers did. Di artikel itu diceritakan bahwa young Nicky bertemu dengan wanita yang sekarang jadi istrinya di usia 12 tahun, usia yang sangat muda. Gadis itu, Georgina Ahern, adalah seniornya di sekolah. Saat pertama kali ketemu dengan gadis ini dia cerita pada ayahnya bahwa gadis seperti inilah yang ingin dia jadikan istri di kemudian hari. And guess what, gadis itu menjelma menjadi dewasa dan sekarang menjadi istrinya.

That makes me so inspired, dan mikir, 'bisa ya ada orang yang bener-bener punya intuisi kuat bahwa suatu saat seseorang akan jadi seseorang spesial buat dia'. Aaaah.. So romantic.. At least buat saya, entah buat yang lain. Diam-diam saya pingin sekali punya kisah seperti itu. Punya intuisi yang kuat yang bisa yakinin dia bahwa 'ini orang bakal jadi someone special saya'. Well intuisi saya lumayan kuat cuma kurang terlatih aja.

Tapi kemudian saya mikir, ini gimana caranya punya lelaki yang special kalau selama ini sesuai pengalaman saya rasa yang orang lain punya gak sama dengan rasa saya juga sebaliknya. Then I think 'witing tresno jalaran soko kulino'-nya orang jawa bagus buat saya. Cinta yang diawali dengan pertemanan atau persahabatan mungkin bagus, saya bisa kenal orang yang suka saya lebih dalam bukan hanya dari luarnya saja dan sebaliknya mungkin orang yang saya sukain juga bisa kenal saya lebih dalam. And that happened to me.

My hubby is one of my friends, the special one. Kami berteman kurang lebih 3 tahun, saling mengenal busuk masing-masing. Saling mengenal bobrok masing-masing, saya bahkan tahu siapa saja mantan-mantan dia dan cerita-cerita mereka. Juga mantan dia yang masih aja ga bisa move on walau udah punya suami dan anak ckckck.. Dulu rasanya menyakitkan tapi kemudian saya pikir buat apa saya bikin sakit diri saya sendiri, toh hidup harus terus jalan.Cerita-cerita itu sekarang cuma jadi guyonan kami kalau lagi nyantai dan tiba-tiba keinget itu. Hihihi.. Gak pake baper ah.. Kayak remaja aja..

Saya dan hubby berteman 3 tahun, dulu dia orang yang setia nganterin saya kemanapun saya pergi.

"Diih ojek pribadi"

Bukan dong.. Bukan ojek pribadi.. Ojek spesial.. Hahaha.. Dulu sedikitpun gak ada rasa sama dia. Well ya, dia charming and so called goodlooking, tapi ada cerita dibalik goodlookingnya dia yang bikin saya rasanya kemakan omongan saya sendiri.

"Ceritain dong.."

Sabar, nanti saya tulisin di postingan berikutnya ya.. Lanjut ga?

"Siipp"

Okay, jadi gitu. Kemana-mana selalu dia yang anterin. Tanpa hubungan karena memang belum ada hubungan apa-apa sampai 'witing tresno jalaran soko kulino' itu datang. Si 'tresno' datang menclok di hati, gak pake permisi gak pake apa-apa. Tiba-tiba rasanya gak lengkap kalau bukan dia yang anter, rasanya gak nyaman kalo sehari aja gak denger guyonan dia. He's kindda humorist guys I love. Saya orang yang suka gampang banget ketawa ngeliat tingkah orang, guyonan orang, bahkan ketika orang lain gak ngeliat ada kelucuan saya bisa ketawa.

"Aneh"

Memang saya aneh, gak banyak orang yang bisa ngerti saya sebenarnya seperti apa. Bahkan diri saya sendiripun ngerasa saya ini kayak alien, khas pribadi INFJ. Saya suka banget sama lelaki humoris, lelaki yang tingkahnya lucu dan rasanya spontan aja dia melakukan kelucuan itu tanpa dibuat-buat. Suka aja. Dan itu ada dalam diri lelakiku ini. I think that is what makes me in love with him. He's a funny guy. And I wanna spend my whole life living with this super spontaneously funny guy. Saya sudah terlalu serius, I really need someone to comfort me and to make me enjoy life. Intuisiku mendukung, dan sepertinya untuk hal ini saya bisa melatih intuisi saya.

Well, actually I got nothing to lose. Mau dia suka juga sama saya atau enggak kek, mau dia punya rasa ke saya atau enggak, saya selalu pegang prinsip saya yang saya tulis di salah satu dari moral values di postingan sebelumnya >> Mr. & Mrs. Bahagia 3rd Anniversary: D-6 (H Min 6), ..terus berjuang and keep tulus #sambilnyanyilagunyatulus. Tapi beneran deh, intuisi saya bilang he's the one. And yeah, he's the one. :D

Saatnya moral values:
1. Jangan menyerah, Allah ciptakan kita berpasang-pasangan.
2. Gunakan intuisimu, setiap orang punya intuisi tinggal mau ngedengerin apa enggak. Tapi rasanya setiap orang akan mengalami satu kejadian dimana intuisinya memang benar.
3. Kalau kamu orang yang serius, cari pasangan yang nyantai. Hidupmu bisa jadi serius tapi santai #apaansih
4. Hey, biarin orang bilang aneh. Kita dilahirkan dengan gift sendiri-sendiri.

Thanks for stopping by and reading this, Good Readers..

Love,

Thursday, 2 July 2015

Mr. & Mrs. Bahagia 3rd Anniversary: D-6 (H min 6) "Temui Aku" | Our Life Journey

Dear Good Readers,

Hari ini H-6. Saya sedang mencoba mengingat cerita kami berdua. Tracing masa sebelum jadian dan masa pacaran kami dulu.

Maaf kalau nanti antara postingan ini dengan postingan-postingan sesudah ini alurnya akan sedikit maju mundur. Sebab menyesuaikan dengan ingatan saya. 😜

H-6 ini saya mulai dengan lagu dari Audy Item yang judulnya "Temui Aku". Ada apa dengan lagu Audy Item ini?

If you ask my hubby mungkin dia sudah lupa lagu ini, maklum lelaki memang seperti itu -objection over rule- dan bukan lelaki romantis pula, saya paham itu. #disitukadangsayamerasasedih Tapi sudahlah, itu pilihan saya.. #menghiburdiri


Kembali ke lagunya Audy, ini ceritanya..

Waktu itu belum ada hubungan apa-apa antara kami, hanya sebatas sahabat, yah.. Teman lah... Ya, dulu kami memang berada di friendzone.

Tapi buat yang jomblo tenang aja, terus berusaha. Friendzone bisa berubah jadi lovezone kalau kalian bisa nunjukin hati kalian, a.k.a tulus. Sebab, witing tresno jalaran soko kulino. Seperti kami berdua ini. So, semangat!!

Persahabatan kami sedikit kendur karena saat itu mulai tumbuh benih cinta dalam hati saya, entah bagaimana dalam hati dia. Yang jelas yang harus saya lakukan adalah terus berusaha tulus.

Mungkin orang bilang saya naif, tapi itulah saya. Saya mudah suka sama orang, saya mudah bersimpati, tapi untuk memiliki hubungan batin yang dalam baru kali ini saya rasakan. Entah mungkin ini yang disebut jodoh.

Tapi sungguh, dulu sebelum kenal dia saya sudah pernah membayangkan hubungan seperti inilah yang saya harapkan. Saya akan cerita di postingan berikutnya tentang hal ini.

Perasaan yang sedikit tumbuh itu bikin saya sedikit menjauh, takut kalau rasa ini bikin persahabatan berubah. Meski saya tahu dia tahu saya punya rasa sama dia. Semakin saya berusaha menjauh dia pun semakin menjauh.

Saat itu saya pikir seharusnya I got nothing to loose, because really I cannot loose what I never have, right? Dia belum milik saya, kalau dia harus pergi dari hidup saya karena dia gak bisa terima perasaan saya ini, then he doesn't deserve this feeling, and I loose nothing coz he's not mine yet.

Saya mulai galau sampai akhirnya saya berusaha mencarinya lagi dan menulis lirik lagu Audy ini di "dinding inspirasi" saya, berharap saat dia membacanya dia tahu lirik itu untuk dia.

Tentang dinding inspirasi, nanti deh lain waktu saya jelaskan.

Yah, begitulah cerita dibalik lagu ini.

Kau yang selalu bilang
aku yang lebih penting
aku cinta matimu..

Kau tiba-tiba hilang
sudah berhari-hari
apa kau dapat pesanku

Dan aku menunggu
trus menunggu
hanya untuk memelukmu
seeratnya
trus berharap
kau kan datang secepatnya.. secepatnya

Temui aku di tempat biasa
Jangan kau terlambat waktuku tak banyak

Aku tak akan bisa
bila kau tak datang
semangatku hanya tinggal saat ini

Kau ku cintai karna
balas mencintaiku dan
kupercaya itu..

Dan aku menunggu
trus menunggu
hanya untuk memelukmu
seeratnya
trus berharap
kau kan datang secepatnya

Saya tahu dia membaca lirik itu, sebab dia semakin mendekat kepada saya setelah saya tulis lirik lagu itu dan saya tempelkan di dinding inspirasi. Atau saya hanya baper saja.. Entahlah.. Yang lebih jelas hubungan kami semakin membaik setelahnya.

Moral values:
1. Yang masih di friendzone, kalau memang hati udah mantep harus terus berjuang and keep tulus.
2. Jangan pernah takut sebelum mencoba, sebab kamu gak akan tahu apa yang bakal terjadi nanti.
3. Jangan takut kehilangan apa yang belum kamu miliki.

Begitu kira-kira moral values dari cerita kali ini. Thanks for reading, Good Readers.

Love,

Mr. & Mrs. Bahagia: The 3rd Anniversary "Tracing the Past" | Our Life Journey

Dear Good Readers,

Rasanya waktu berjalan begitu cepat sampai-sampai saya gak nyangka kalo pernikahan saya dan hubby udah mau masuk tahun ketiga. Meski belum ada makhluk kecil yang nemenin hari-hari kami tapi saya dan hubby tetap bersyukur masih diberi rumah tangga yang nyaman dengan suami.

Saya mau memperkenalkan new label, seperti biasa kalau ada label baru. Sampai seminggu (atau dua minggu) kedepan Good Readers akan ditemenin sama postingan dengan label ini, karena memang tanggal 8 bulan ini adalah anniversary kami berdua.

Postingan bakal berisi trace the past saya tentang hubungan sejak kenal sampai kami memutuskan mengayuh biduk berdua. #ecie..



Semoga bisa menginspirasi dan membawa manfaat bagi yang membacanya. Aamiin..

Love,

Wednesday, 24 June 2015

Rencana Saya: Label atau Page? | Our Life Journey

Dear Good Readers, Semakin kesini berasa gak semakin banyak aja label saya, mulai dari A Share, All about Mr. Egan, Auto-biography Saya, Cerita Sedih Saya, EastSix-Saya dan Sahabat, Gambar-gambar Kami, Hasil Tangan Saya, Ini Menurut Saya, Mr. & Mrs. Bahagia, New Label, Rak Bacaabn Saya, Rak Kaset Saya, Rencana Saya, Saya Memasak.. Haduuuh masih banyak lagi yang lain. Saya kok jadi kepikiran untuk membagi mereka yang isinya sudah banyak ke dalam halaman-halaman, tapi itu berarti harus menghapus semuanya.. Huhuhuuuu.. Gak mauuuu.. Jadi eksodus namanya.. Enaknya gimana ya?? #Galau #YovieandNuno

Saturday, 13 June 2015

Saya dan Puisi: Cinta Itu.. (27.01.2015) | Our Life Journey

Cinta itu kesesuaian hati
Bukan lagi persoalan fisik
Cinta adalah kecocokan visi misi
Tak selalu satu pemikiran tapi tentu pada akhirnya satu suara
Cinta itu saling melengkapi
Cinta itu saling berbagi
Cinta sejati bukan cinta yang berjalan mulus tanpa hambatan
Sebab jalan mulus tanpa hambatan tak membuat kita berat untuk berbelok ketika tiba di persimpangan
Cinta sejati bagai jalan yang penuh tantangan
Jalan yang membuat kita tetap berada di jalurnya sesulit apapun itu
Jalan yang membuat kita berpikir dua kali untuk berhenti ditengahnya atau berbelok dipersimpangannya
Jalan yang membuat kita perlu memperjuangkannya

Saturday, 6 June 2015

Saya dan Puisi: Catatan 20 Januari 2015 | Our Life Journey

Kami tak pernah ikut campur urusan yang bukan urusan kami
Karena kami tak mau orang mencampuri urusan yang bukan urusan mereka
Kami tak pernah berusaha memaksakan pendapat kami kepada orang lain
Karena kami tak mau orang memaksakan pendapat mereka kepada kami
Kami tak mau menceritakan apa yang menjadi masalah kami dengan orang lain kepada orang lain lagi
Karena bagi kami menceritakan apa yang jadi masalah kami dengan orang lain kepada orang lain lagi hanya akan memperkeruh suasana
Hanya ada dua kemungkinan pilihan bagi kami
Selesaikan jika mampu diselesaikan atau
Lupakan dan anggap tak pernah ada masalah
Lalu lapangkan hati dan ikhlaskan segalanya
Itu saja
Kami tak butuh pembuktian bahwa kami benar atau salah karena kami punya Allah yg Maha Mengetahui
Kami tak butuh pembelaan atas semua tuduhan karena kami punya Allah yang maha mendengar dan melihat
Kami tak perlu belas kasih karena kami punya Allah yang maha pengasih dan penyayang
Untuk urusan pembuktian, pembelaan dan belas kasih kami punya Allah
Kami hanya butuh ketulusan, keikhlasan dan kedewasaan berpikir dan bertingkahlaku
Itu saja

Wednesday, 3 June 2015

Mr. & Mrs. Bahagia: Our MBTI Test | Our Life Journey

Dear sobat readers,

Saya pernah berpikir betapa menariknya kalau kita punya pasangan yg bisa benar-benar sama aneh dan gilanya sama kita.

Seperti yg kalian tahu saya suka banget tuh sama hal-hal yang berhubungan dengan karakter, kepribadian dll. Dan senang sekali menjawab tes tentang kepribadian seperti MBTI yang pernah saya bahas sedikit di postingan ini Cerita Sedikit: Antara Marina, Dikta dan MBTI

Yang saya takutkan dalam hati adalah suami saya yang punya karakter berbeda dengan saya ga akan mau ikut tes semacam itu, padahal saya pingin banget tahu apa tipe karakter dia berdasarkan tes MBTI.

Iseng-iseng berhadiah waktu kami lagi nyantai saya ajak dia jawab tes.

"Yang, coba ya pilih nih.. Spontan, Fleksibel, tidak diikat waktu atau Terencana dan memiliki deadline jelas?"

"Spontan, Fleksibel, tidak diikat waktu", jawabnya semangat. Tahu dari mana? INFJ bisa tahu semua.

"Sudah ku duga", jawab saya santai.

"Lebih memilih berkomunikasi dengan menulis atau dengan bicara"

"Dengan bicara dong"

Skip

Dia menjawab semua pertanyaan sambil sesekali bertanya "apa artinya?", "Apa maksudnya?" Pertanyaan-pertanyaan khas suami saya banget, persis seperti anak kecil.

Beberapa kali ketika jawaban kami sama saya membalas dengan, "Kali ini kita sependapat" atau kalau saya rasa saya tahu persis apa yang akan dia jawab saya berkata, "sudah ku duga".

Atau waktu dia memberi jawaban yang berbeda dengan jawaban saya, saya bilang, "Untuk hal ini kita tidak sepaham", semua dengan nada gurauan tanpa keseriusan yang kaku. Senang sekali rasanya.

Saat yang saya tunggu-tunggu tiba, the result, hasil tes. Tipe kepribadian apa suami saya? Saya memutuskan untuk membacakan untuk dia.

"Fleksibel dan Toleran, mereka mengambil pendekatan praktis yang berfokus pada hasil yang langsu-"

Belum selesai baca dia langsung bilang, "Waaaah.. Guwe banget itu..", dengan logat jawa medok. Sontak saya ketawa sejadinya. Hal-hal seperti ini yang saya suka dari dia. Ga pernah membosankan, ada aja yang dia lakukan atau ucapkan yang bikin saya ketawa. Mungkin karena itu kami bisa nyambung. Mungkin..

Okay, tipenya adalah ESTP.
Tipe yang benar-benar ga ada nyambungnya dengan tipe saya. Saya Introvert, dia Extrovert. Saya Intuition, dia Sensing. Saya Feeling, dia Thinking. Saya Judging, dia Perceiving.

Lalu gimana pendapat para pengamat kepribadian dan para pelaku tentang hubungan INFJ dan ESTP? Coba nanti saya cari tau lebih detail, lalu saya tulis dan post di blog ini. Ditunggu ya..

Yang paling saya tahu sekarang suami saya adalah suami yg bisa benar-benar sama aneh dan gilanya sama saya. Dan saya bahagia.

Love,

Sunday, 31 May 2015

Cerita Sedikit: Antara Marina, Dikta dan MBTI | Our Life Journey

Apa hubungan antara Marina, Dikta dan MBTI? Siapa Marina? Siapa Dikta? Apa itu MBTI?

Jadi gini ceritanya, beberapa minggu lalu saya baca twitnya Dikta (you know lah siapa dia, if you don't know go check this link Pradikta Wicaksono) yang lagi bahas tentang event Marina.

Marina adalah merk salah satu produk kecantikan di Indonesia. Beberapa produknya saya pakai sehari-hari.

Ceritanya Marina ngajak cewek-cewek yang berminat untuk menuangkan karakter dan kepribadian mereka dalam sebuah karya tulis, dan hadiahnya adalah booth camp untuk pengembangan diri dan ada meet and greet sama Dikta. Sontak rasanya pingin ikut, tapi saya kan sadar diri ya.. Berapa umur saya. 29 tahun, bentar lagi kepala 3 saya. Apa bisa? 😅

Daripada menduga-duga saya buka link yang disertakan di twit Dikta tadi, dan ternyata batas maksimal adalah 35 tahun. Thank God masih bisa partisipasi.

Jujur aja memang menggiurkan hadiahnya buat manusia sejenis saya yang entah kenapa pingin banget ikut kelas pengembangan diri hanya saja kepentok biaya. Secara semua juga tau berapa banyak yang harus dikeluarkan untuk ikut kelas kepribadian misalnya.

Buat sahabat readers yang punya minat sama dan pingin gabung ikutan event ini, ini linknya ya. Marina FUNtastic You

To be honest dari dulu everything about traits, human's characters, kejiwaan, pengembangan diri, watak dan things like them bener-bener boost my mood untuk mencari tahu lebih banyak, mungkin sejak SD dulu. Sejak saya bener-bener ga ngerti apa itu karakter dkk sampai sekarang. This event bikin saya mencari tahu lagi bagaimana tipe kepribadian saya.

Saya mulai mencari-cari di internet tentang jenis watak, karakter dan tipe kepribadian manusia. Saya menemukan artikel tentang 4 tipe kepribadian manusia: sanguin, koleris, melankolis dan plegmatis.

Tanpa ikut tes pun saya yakin tipe saya pasti melankolis, secara saya perfeksionis dan suka sekali dengan segala kegiatan yang teratur. Tapi buat yang mau nyoba tes kepribadian ini linknya Quibblo.

Dan benar saja, tes selesai dan hasil tes bilang melankolis merupakan karakter dominan saya. Entahlah karakter bayangan saya apa sebab saya dapat angka yang sama antara koleris dan plegmatis. Atau mungkin gabungan keduanya. 😁

Ga puas cuma dengan satu tes kepribadian saya cari-cari tes kepribadian lain, dan saya menemukan tes MBTI (Myers Briggs Type Indicator).

Apa itu MBTI? Ini merupakan tes kepribadian yang membagi karakter menjadi 16 tipe. Mungkin ini lebih masuk di kepala saya, sebab saya yakin tipe manusia pasti lebih dari 4, ini jauh lebih detail dari 4 kepribadian tadi. Rasanya belum seminggu yang lalu saya ikut tes itu, baru sekitar 4 sampai 5 hari yang lalu.

Tesnya lumayan panjang, this time I got no clue about which type I will get karena memang baru sekali ini mencoba tes kepribadian MBTI. Tapi yang jelas ga akan jauh beda bahwa perfectionist dan teratur jadi salah dua dari karakter saya.

Tesnya terdiri dari 60 soal dimana kita memilih salah satu dari dua karakter yang sesuai dengan pribadi kita. Ga sulit ngejawabnya sebab saya tahu persis yang mana yang sesuai dengan diri saya. Bagi yang juga ingin ikut tes MBTI bisa langsung ke link ini Tes Kepribadian MBTI, atau kalau mau yang berbahasa Inggris ini linknya Free Personality Test.

Akhirnya saya menemukan bahwa tipe karakter saya adalah INFJ. Apa itu INFJ? Kita lanjut di postingan lain.

Jadi itu tadi adalah hubungan Marina, Dikta dan MBTI. Sekarang clear kan?

Note buat kalian, Gaes.. Sampe sekarang saya masih belum kirim tulisan saya karena saya masih dalam proses research. 😎 Semoga sebelum closing date sudah bisa kirim, aamiin..

Anyway, thanks for stopping by and reading.. Ketemu di postingan tentang saya yang INFJ ya.. �😄😄😄😄😄😁

Saturday, 30 May 2015

Saya dan Puisi: Minggu yang Galau (17.01.2015)

Minggu yang sungguh mengganggu
Secara tiba-tiba rasa malas itu datang
Secara tiba-tiba kegalauan menyeruak
Secara tiba-tiba semua rasanya berubah
Malas yang tak seperti biasanya
Kegalauan yang sungguh luar biasa
Perubahan dalam diri yang sungguh membuat tak nyaman
Seperti ada yang ku pikirkan
Seperti ada yang ku risaukan
Seperti ada yang..
Aah.. Entahlah..
Aku sendiri tak tau apa yang ku pikirkan
Apa yang ku risaukan dan
Apa sebenarnya yang sedang terjadi pada diriku
Aku tak tahu

Saturday, 23 May 2015

Saya dan Puisi: The Choices - English

Friends,
Sometimes there are so many choices given to us
Sometimes we got confused what to choose
Sometimes we face condition that forces us to see things only from the outside which not even gives us time to see things deeply from the inside
Because of many reasons..
Emotion, the blind loving feeling, challenged by needs to prove others about a thing and other reasons that force us to make a fast decision
Sometimes there are only to choices
To choose or to choose not to choose
Both possibilities bring consequences
And sometimes we choose the wrong choice
That at the end bring us into regret
The regret that make us wish we could turn back the time and turn back to fix or even change everything
But dear friend, you must be agree with me
That there are things you cannot change because they are written in the sky
You can only fix yourself, be a better person
Yes.. Be a better person

Sunday, 17 May 2015

Rak Kaset Saya: Yovie and the Nuno?? Fine.. It's Dikta -,-"

Dear semua,

Saya mau mulai dari alasan awal kenapa lagu Yovie & the Nuno bisa masuk ke Rak Kaset Saya, to be honest the man with the glasses is the reason. Ya.. You know lah kenapa.. Kata kebanyakan fansnya sih dia cakep.. Tapi menurut saya.. Nanti deh saya bikinkan postingan sendiri lebih detailnya tentang si pria berkacamata ini..

Saya suka dan sering nyanyiin lagu-lagu mereka jauh sebelum si pria berkacamata itu masuk band ini tapi ke"ngeh"an bertambah baru akhir-akhir ini setelah "ngeh" dengan pria berkacamata itu..
Lagu-lagunya easy listening banget. Album terakhir keluar 2014 which means setahun lalu dan lagi-lagi baru "ngeh" sekarang..

"Hellaw.. Kemane aje.."

Itu dia kenapa saya bilang saya baru "ngeh" -,-". Lagu-lagunya sih sering saya denger tapi entahlah..

"?!"

Iya deh ngaku.. Bukan fans sejati..

Tapi bukan Rani namanya kalo gak bener-bener cari tahu.. Jadi gini, saya itu kalo lagi suka sama sesuatu pasti saya kupas tuntas sampe akarnya.. Nah these days waktunya saya ngupas tuntas tentang Yovie & the Nuno.. Semua aja deh saya cari, mulai dari youtube, facebook, ig, twitter, sampe ke google+.. Ada yang belum saya sebutin?

Lengkapnya nanti saya kasih di link tentang "pria berkacamata" ya.. Itu juga kalo sudi baca.. Kalo enggak juga gak papa kok.. Da gitu saya mah orangnya..

Okay sekarang cerita tentang lagunya aja ya.. Kang Yovie emang terkenal bikin lagu yang eduuuuun.. Gila romantisnya.. Udah kebukti di Kahitna. Tapi di Nuno ini liriknya lebih gamblang dan gak terlalu puitis.

Dari album terakhir dua lagu ini yang paling saya suka..


Lagu yang satu ini dalem banget ceritanya, yang lebih bikin lagu ini jadi drama banget tuh video klip (VK) nya yang bener-bener bikin melting karena keterpurukan kondisi si pria berkacamata..

"Pria berkacamata mulu si"

Ya emang pria berkacamata itu benang merahnya, gimana dong.. Kasihan banget ya dia.. Di VK ini..

Saya sampe sempat mikir dengan perspektif yang berbeda.. Maksudnya gini, di VK ini kan dibuat yang nasibnya 'ngenes'/tragis itu kan si pria berkacamata tapi saya punya perspektif lain setelah mencermati VK nya. Ya.. Jalan cerita lain gitu lah gampangnya.

"Dasar tukang khayal"

Iya, dong.. Saya kan Queen of Drama.. I love writing story.. Lupakan..

Jadi gini, di akhir VK itu kan si cewek nonton video tentang si pria berkacamata.. Nah, sambungan cerita dari saya gini: Akhirnya si cewek hatinya luluh, amnesianya tiba-tiba ilang dan dia kembali ke pria berkacamata.

"Kan udah dikasih cincin sama cowok satunya"

Aah.. Itukan cincin pacaran aja, kan bisa putus..

"Diih.."

Lanjutin gak nih ceritanya?

"He'eh"

Saya ulangi ya..  Akhirnya si cewek hatinya luluh, amnesianya tiba-tiba ilang dan dia kembali ke pria berkacamata. Ironis dan tragis banget karena yang capture video di CD yang dikasih ke cewek itu adalah si pria satu lagi.. Windura.. Huhuhu..

Nah, jadinya yang terpuruk bukan pria berkacamata kan.. Lakon mah kalah dulu baru menang.. Hihihi.. Maunya..

Okay, sekarang lanjut lagu yang kedua.. Suka banget lagu ini dan pertama kali denger udah langsung hafal aja liriknya.. Mungkin karena sering banget sakit hati..

"Duuh.. Curcol"

Baiklah, abaikan curcolan tadi.. -,-"

Di VK ini si pria berkacamata dan Windura gak ambil peran, mereka cuma narasiin isi hati si pria montir.


Nah, to the point aja yah.. Di VK ini sebetulnya yang nasibnya malang lagi-lagi si pria yang jadi pacar si cewek, pria di cafe itu..

"Ngarang lagi ya.."

Lho enggak, ini fakta dari gestur, bahasa tubuh si cewek. Jadi gini, pas di cafe itu kan si pria montir masuk dan lihat si cewek sama seorang cowok. Begitu si cewek melihat ke arah cowok montir si cewek langsung kaget dan berdiri ngejar cowok montir walaupun tangannya udah ditahan sama cowoknya.. Nah, gestur itu berarti si cewek lebih milih cowok montirkan? Kenapa juga si cowok montir galau..

"Kebawa cerita deh.. -,-" "

Hahaha.. Enggak dong, Queen of Drama kok kebawa.. Yang ada orang-orang yang pada kebawa cerita saya.. Hihihi..

Ya, jadi itu sedikit perspektif saya tentang dua lagu favorit saya ini..

Masih banyak lagu Yovie & the Nuno yang jadi favorit saya, tapi dua ini yang nemenin saya beberapa.. Eehm.. Hari apa minggu ya? Oh beberapa Hari..

"Hary Subahagianto.."

Itu mah nama suami saya.. -,-"

Segitu dulu ya gaes, kapan-kapan dilanjut lagi..

Thanks for stopping by and reading..

Luv ya

Boon Pring: Harmoni Bambu, Air, dan Kehidupan Desa Sanankerto

Dari hutan bambu yang sunyi menjelma menjadi ekowisata yang tak hanya menjaga alam, tapi juga menghidupi warga dan mengangkat harkat desa. S...