Dear Good Readers dan Weirdos,
Kali ini saya datang untuk menceritakan tentang sakit yang diderita bapak saya. Semua berawal dari cegukan yang gak berhenti selama kurang lebih dua minggu. Dua kali bapak ditemani ibu datang ke sebuah rumah sakit untuk berobat, dua kali itu juga bertemu dengan dua orang dokter jaga yang berbeda dan bapak diminta rawat inap tapi bapak menolak.
Ketiga kalinya ketika kami sekeluarga berhasil membujuk bapak untuk dirawat, dokter jaga yang berbeda lagi bilang bapak gak perlu dirawat karena hanya cegukan. Tapi kemudian ibu mengatakan bahwa beliau meminta dilakukan tindakan mengingat berat badan bapak yang menurun drastis dalam kurun waktu dua bulan serta wajahnya yang kelihatan pucat. Akhirnya dokter setuju untuk melakukan tes darah.
Keesokan harinya hasil tes keluar dan dokter menyatakan prosentase sel kanker dalam tubuh bapak diatas normal, mendengar berita itu dari ibu Hati saya hancur berkeping-keping. Untuk mengetahui jelasnya harus ada tindakan lanjutan yaitu CT-Scan. Kami dihadapkan pada dua pilihan. Pergi ke Medan untuk menyaksikan pernikahan adik kandung saya atau melakukan CT-Scan. Jika hasil CT-Scan keluar maka tindakan medis lanjutan harus dilaksanakan.
Love,
Sunday, 31 January 2016
Friday, 29 January 2016
Saya dan Puisi: Beda itu Terasa
Menuruti sakit, sakit.
Menuruti nelangsa, nelangsa.
Menuruti sedih, sedih.
Masih selalu kurang saja apa yang sudah hati ini beri
Masih tak cukup saja perjuangan selama ini
Memang mungkin kurang cukup
Jujur dari dahulu kala beda itu terasa
Tapi jujur dari dahulu kala juga hati ini mencoba biasa
Dan menjadi terbiasa
Terbiasa tersenyum meski sakit
Terbiasa ikut tertawa dan memuji meski tak ku pungkiri memang pantas dipuji
Tapi jarang terdengar terlontar untukku
Bisa jadi aku memang tak pantas
Sehingga jika tiba-tiba lontaran itu untukku
Rasanya girang bukan main di dalam sini
Sehingga mata ini basah
Yang membuatku berpura-pura menguap
Aku terbiasa tak sama
Seharusnya telinga ini sudah kebal
Mata pun begitu
Dan rasanya hati ini juga harusnya begitu
Tapi entah mengapa
Kadang tak seperti biasa
Tak terbendung
Tak tertahan
Beda itu begitu terasa
Ya, begitu terasa
Terasa begitu beda
Menuruti nelangsa, nelangsa.
Menuruti sedih, sedih.
Masih selalu kurang saja apa yang sudah hati ini beri
Masih tak cukup saja perjuangan selama ini
Memang mungkin kurang cukup
Jujur dari dahulu kala beda itu terasa
Tapi jujur dari dahulu kala juga hati ini mencoba biasa
Dan menjadi terbiasa
Terbiasa tersenyum meski sakit
Terbiasa ikut tertawa dan memuji meski tak ku pungkiri memang pantas dipuji
Tapi jarang terdengar terlontar untukku
Bisa jadi aku memang tak pantas
Sehingga jika tiba-tiba lontaran itu untukku
Rasanya girang bukan main di dalam sini
Sehingga mata ini basah
Yang membuatku berpura-pura menguap
Aku terbiasa tak sama
Seharusnya telinga ini sudah kebal
Mata pun begitu
Dan rasanya hati ini juga harusnya begitu
Tapi entah mengapa
Kadang tak seperti biasa
Tak terbendung
Tak tertahan
Beda itu begitu terasa
Ya, begitu terasa
Terasa begitu beda
Thursday, 28 January 2016
Rak Kaset Saya: When I'm Gone
Dear Good readers dan Weirdos,
Seperti biasa, kalau saya datang dengan postingan berlabel "Rak Kaset Saya" pasti ada lagu yang sedang mengalun berputar-putar di kepala saya.
Kali ini adalah soundtrack dari Pitch Perfect, sebuah film Amerika Serikat yang di sutradarai Jason Moore dan dirilis 28 September 2012.
Ya, judul lagunya 'When I'm Gone'. Awalnya saya menonton versi cover di ajang pencarian bakat Next Star dari wall seorang teman di facebook.
Dalam video tersebut ada seorang anak dengan gelas ditangannya memainkan alunan lagu dengan menepukan tangan dan mengetukkan gelas ke meja sambil bernyanyi.
Suara dan lagunya bagus yang kemudian menarik hati saya untuk mencari tahu lebih banyak lagi. Akhirnya saya mencarinya di youtube tanpa berbekal judul dan penyanyinya, hanya liriknya saja, dan saya menemukan video ini..
Video ini menarik dan bagi saya keren, saya suka sekali settingnya meski tidak terlalu jelas alur ceritanya dan si penyanyi entah sedang berbicara dengan siapa. Mungkin dengan para karyawan dan pelanggan restaurannya. Entahlah.
Kurang puas dengan tambahan informasi itu saja, saya kemudian mencari lagi. Dalam judul video youtube di atas ada nama Pitch Perfect maka pergilah saya mencari nama itu di youtube dan saya menemukan video yang tidak kalah menariknya dengan video sebelumnya.
Pembagian suara dalam acapella sungguh menarik, video ini adalah sepotong bagian dari film Pitch Perfect 2, film yang menceritakan tentang kompetisi menyanyi, saya suka sekali.
Begitulah.. Kalau kalian mau sedikit melihat-lihat youtube, banyak sekali video cover lagu tersebut. Selamat mencari dan sampai jumpa di Rak Kaset Saya selanjutnya.
Love,
Seperti biasa, kalau saya datang dengan postingan berlabel "Rak Kaset Saya" pasti ada lagu yang sedang mengalun berputar-putar di kepala saya.
Kali ini adalah soundtrack dari Pitch Perfect, sebuah film Amerika Serikat yang di sutradarai Jason Moore dan dirilis 28 September 2012.
Ya, judul lagunya 'When I'm Gone'. Awalnya saya menonton versi cover di ajang pencarian bakat Next Star dari wall seorang teman di facebook.
Dalam video tersebut ada seorang anak dengan gelas ditangannya memainkan alunan lagu dengan menepukan tangan dan mengetukkan gelas ke meja sambil bernyanyi.
Suara dan lagunya bagus yang kemudian menarik hati saya untuk mencari tahu lebih banyak lagi. Akhirnya saya mencarinya di youtube tanpa berbekal judul dan penyanyinya, hanya liriknya saja, dan saya menemukan video ini..
Video ini menarik dan bagi saya keren, saya suka sekali settingnya meski tidak terlalu jelas alur ceritanya dan si penyanyi entah sedang berbicara dengan siapa. Mungkin dengan para karyawan dan pelanggan restaurannya. Entahlah.
Kurang puas dengan tambahan informasi itu saja, saya kemudian mencari lagi. Dalam judul video youtube di atas ada nama Pitch Perfect maka pergilah saya mencari nama itu di youtube dan saya menemukan video yang tidak kalah menariknya dengan video sebelumnya.
Pembagian suara dalam acapella sungguh menarik, video ini adalah sepotong bagian dari film Pitch Perfect 2, film yang menceritakan tentang kompetisi menyanyi, saya suka sekali.
Begitulah.. Kalau kalian mau sedikit melihat-lihat youtube, banyak sekali video cover lagu tersebut. Selamat mencari dan sampai jumpa di Rak Kaset Saya selanjutnya.
Love,
Sunday, 24 January 2016
Cerita Sedikit: Vakum Sebulan
Dear Good Readers dan Weirdos,
Sudah satu bulan sejak terakhir kali saya posting tulisan di blog ini. Ga terasa juga tahun 2016 sudah masuk hari ke 24, gimana malam pergantian tahunnya 25 hari lalu? Seru? Atau biasa aja? Kalau tanya saya, ya begitulah.. Tadinya kami sekeluarga mau bakar- bakar tapi karena ada masalah dengan kesehatan bapak saya, kegiatannya terpaksa dibatalkan.
Sebenarnya postingan ini juga dalam rangka meminta doa kepada Good Readers dan Weirdos untuk kesembuhan bapak saya. Semoga Allah mengangkat semua penyakit beliau, memberikan kesembuhan dan kesehatan kepada beliau. Aamiin.
Tanggal 7 kemarin beliau menjalani operasi, dan alhamdulillah operasinya berjalan lancar dan sekarang alhamdulillah bapak sudah di rumah . Saya meminta doa dari semuanya semoga bapak saya segera pulih dan dapat beraktifitas seperti biasa.
Minta doanya terus ya, Guys.. Sebab akan ada rangkaian pengobatan lainnya yang harus dijalani bapak. Kalau ada kesempatan saya akan ceritakan tentang sakit yang diderita bapak.
Sekian dulu ya, Guys. Sekali lagi saya minta doanya. Thanks.
Love,
Sudah satu bulan sejak terakhir kali saya posting tulisan di blog ini. Ga terasa juga tahun 2016 sudah masuk hari ke 24, gimana malam pergantian tahunnya 25 hari lalu? Seru? Atau biasa aja? Kalau tanya saya, ya begitulah.. Tadinya kami sekeluarga mau bakar- bakar tapi karena ada masalah dengan kesehatan bapak saya, kegiatannya terpaksa dibatalkan.
Sebenarnya postingan ini juga dalam rangka meminta doa kepada Good Readers dan Weirdos untuk kesembuhan bapak saya. Semoga Allah mengangkat semua penyakit beliau, memberikan kesembuhan dan kesehatan kepada beliau. Aamiin.
Tanggal 7 kemarin beliau menjalani operasi, dan alhamdulillah operasinya berjalan lancar dan sekarang alhamdulillah bapak sudah di rumah . Saya meminta doa dari semuanya semoga bapak saya segera pulih dan dapat beraktifitas seperti biasa.
Minta doanya terus ya, Guys.. Sebab akan ada rangkaian pengobatan lainnya yang harus dijalani bapak. Kalau ada kesempatan saya akan ceritakan tentang sakit yang diderita bapak.
Sekian dulu ya, Guys. Sekali lagi saya minta doanya. Thanks.
Love,
Saturday, 26 December 2015
Kupas Tuntas INFJ - Part 1: Apa itu MBTI
Dear good readers dan weirdos,
Lama sekali saya tidak menengok blog ini, karena tanggal 8 sampai dengan tanggal 18 kemari kami sekeluarga berkunjung ke Binjai, Sumatera Utara. Adik saya menikah dengan orang sana, sedikit cerita dan gambar-gambarnya akan saya posting nanti. Lama tidak menulis rasanya tangan gatal, jadi saya putuskan untuk mulai menulis lagi.
Kalau kalian perhatikan postingan terbaru saya akhir-akhir ini adalah topik tulisan yang sempat saya janjikan untuk menulisnya tapi terbengkalai akibat terlalu banyaknya ide baru bahan dan topik tulisan untuk dituangkan. Bukan maksud hati menghentikan arus inspirasi di sungai kreatifitas tapi sungguh saya memang harus menyelesaikan tanggungan tulisan saya.. Takut ada yang gak enak hati dan bilang, "Deeeh.. Janji janji doank gak ada realisasinya..".
Jadi daripada banyak yang membatin seperti itu lebih baik saya selesaikan satu persatu tanggungan saya.. Kali ini saya datang untuk memenuhi hutang tulisan tentang Kupas Tuntas INFJ. Tentu tidak dalam satu postingan, akan ada beberapa bagian pembahasan. Okay, apa itu INFJ? Buat yang masih awam sama kombinasi empat huruf diatas, saran saya coba googling tentang MBTI. Apa lagi itu? Baiklah, buat yang gak suka mencari jawaban sendiri akan saya jelaskan secara lengkap di part ini. Buat yang sudah paham betul tentang MBTI, please read this article and correct me if i'm wrong.. Karena saya juga masih belajar..
MBTI adalah singkatan dari Myer Briggs Test Indicator, ini merupakan test psikologi untuk menjelaskan karakter dan kepribadian seseorang. Dasarnya adalah penjelasan dari Carl Jung, yang mengatakan bahwa kepribadian yang terlihat acak itu sebenarnya teratur dan konsisten berdasarkan dua perbedaan mendasar yakni perception (persepsi) dan judgment (penilaian).
Perception melibatkan segala hal yang berhubungan dengan kepekaan atau apa yang ditangkap tentang suatu hal, orang, kejadian atau ide. Sedangkan judgment melibatkan kesimpulan atas apa yang telah ditangkap.
Berdasarkan MBTI karakter dibagi menjadi 16 jenis. Ke-16-nya dibedakan berdasarkan pada hasil interaksi dari pilihan-pilihan. Jika seseorang lebih memilih berhubungan dengan dunia luar disebut Extrovert (E), jika lebih memilih menyendiri disebut Introvert (I).
Jika seseorang lebih memilih fokus pada informasi dasar yang datang disebut Sensing (S), namun jika fokus pada pemaknaan dan pemberian arti dari informasi yang datang disebut Intuisi (N).
Dalam mengambil keputusan, jika seseorang lebih memilih menggunakan logika dan konsistensi disebut Thinking (T), tapi jika lebih memilih fokus pada orang dan keadaan tertentu maka disebut Feeling (F).
Dalam menghadapi dunia luar, jika seseorang lebih suka sesuatu yang sudah pasti dan sudah diputuskan maka disebut Judging (J). Namun jika lebih suka membiarkan sesuatu terbuka untuk berbagai pilihan dan informasi baru maka disebut Perceiving (P).
Kombinasi dari keempat huruf tersebut adalah tipe kepribadian seseorang. Berikut 16 kombinasi dari empat pilihan yang dipilih:
ISTJ, ISFJ, INFJ, INTJ
ISTP, ISFP, INFP, INTP
ESTP, ESFP, ENFP, ENTP
ESTJ, ESFJ, ENFJ, ENTJ
Dari tipe-tipe diatas meski kelihatannya perbedaan dari dua tipe kepribadian hanya satu huruf tapi fungsi kognitif yang menyusun mereka sangat berbeda. Itulah yang menentukan seperti apa tiap-tiap individu. Tentang apa itu fungsi kognitif dan apa saja fungsi kognitif itu bisa dibaca di postingan saya yang ini >> Kupas Tuntas INFJ - Part 2: Fungsi Kognitif | Our Life Journey
Jadi, apa tipe MBTI kalian? Yuuk cek disini buat yang pingin bahasa Indonesia >> Tes MBTI. Yang ini bahasa Inggris >> MBTI Test.
Weird Love,
Lama sekali saya tidak menengok blog ini, karena tanggal 8 sampai dengan tanggal 18 kemari kami sekeluarga berkunjung ke Binjai, Sumatera Utara. Adik saya menikah dengan orang sana, sedikit cerita dan gambar-gambarnya akan saya posting nanti. Lama tidak menulis rasanya tangan gatal, jadi saya putuskan untuk mulai menulis lagi.
Kalau kalian perhatikan postingan terbaru saya akhir-akhir ini adalah topik tulisan yang sempat saya janjikan untuk menulisnya tapi terbengkalai akibat terlalu banyaknya ide baru bahan dan topik tulisan untuk dituangkan. Bukan maksud hati menghentikan arus inspirasi di sungai kreatifitas tapi sungguh saya memang harus menyelesaikan tanggungan tulisan saya.. Takut ada yang gak enak hati dan bilang, "Deeeh.. Janji janji doank gak ada realisasinya..".
Jadi daripada banyak yang membatin seperti itu lebih baik saya selesaikan satu persatu tanggungan saya.. Kali ini saya datang untuk memenuhi hutang tulisan tentang Kupas Tuntas INFJ. Tentu tidak dalam satu postingan, akan ada beberapa bagian pembahasan. Okay, apa itu INFJ? Buat yang masih awam sama kombinasi empat huruf diatas, saran saya coba googling tentang MBTI. Apa lagi itu? Baiklah, buat yang gak suka mencari jawaban sendiri akan saya jelaskan secara lengkap di part ini. Buat yang sudah paham betul tentang MBTI, please read this article and correct me if i'm wrong.. Karena saya juga masih belajar..
MBTI adalah singkatan dari Myer Briggs Test Indicator, ini merupakan test psikologi untuk menjelaskan karakter dan kepribadian seseorang. Dasarnya adalah penjelasan dari Carl Jung, yang mengatakan bahwa kepribadian yang terlihat acak itu sebenarnya teratur dan konsisten berdasarkan dua perbedaan mendasar yakni perception (persepsi) dan judgment (penilaian).
Perception melibatkan segala hal yang berhubungan dengan kepekaan atau apa yang ditangkap tentang suatu hal, orang, kejadian atau ide. Sedangkan judgment melibatkan kesimpulan atas apa yang telah ditangkap.
Berdasarkan MBTI karakter dibagi menjadi 16 jenis. Ke-16-nya dibedakan berdasarkan pada hasil interaksi dari pilihan-pilihan. Jika seseorang lebih memilih berhubungan dengan dunia luar disebut Extrovert (E), jika lebih memilih menyendiri disebut Introvert (I).
Jika seseorang lebih memilih fokus pada informasi dasar yang datang disebut Sensing (S), namun jika fokus pada pemaknaan dan pemberian arti dari informasi yang datang disebut Intuisi (N).
Dalam mengambil keputusan, jika seseorang lebih memilih menggunakan logika dan konsistensi disebut Thinking (T), tapi jika lebih memilih fokus pada orang dan keadaan tertentu maka disebut Feeling (F).
Dalam menghadapi dunia luar, jika seseorang lebih suka sesuatu yang sudah pasti dan sudah diputuskan maka disebut Judging (J). Namun jika lebih suka membiarkan sesuatu terbuka untuk berbagai pilihan dan informasi baru maka disebut Perceiving (P).
Kombinasi dari keempat huruf tersebut adalah tipe kepribadian seseorang. Berikut 16 kombinasi dari empat pilihan yang dipilih:
ISTJ, ISFJ, INFJ, INTJ
ISTP, ISFP, INFP, INTP
ESTP, ESFP, ENFP, ENTP
ESTJ, ESFJ, ENFJ, ENTJ
Dari tipe-tipe diatas meski kelihatannya perbedaan dari dua tipe kepribadian hanya satu huruf tapi fungsi kognitif yang menyusun mereka sangat berbeda. Itulah yang menentukan seperti apa tiap-tiap individu. Tentang apa itu fungsi kognitif dan apa saja fungsi kognitif itu bisa dibaca di postingan saya yang ini >> Kupas Tuntas INFJ - Part 2: Fungsi Kognitif | Our Life Journey
Jadi, apa tipe MBTI kalian? Yuuk cek disini buat yang pingin bahasa Indonesia >> Tes MBTI. Yang ini bahasa Inggris >> MBTI Test.
Weird Love,
Monday, 7 December 2015
Rak Kaset Saya: Luar Biasa - OST Stereo Net TV
Dear Good Readers and Weirdos,
Sudah seminggu lebih saya gak nulis lagi, kali ini saya datang dengan rak kaset saya. OST Stereo yang judulnya Luar Biasa ini sedang benar-benar bermain terus ditelinga, hati, kepala dan bibir saya.
Liriknya yang dalam menancap banget di hati, seperti menyemangati diri yang sedang galau gundah gulana #apaansih
Suasana hati lagi gak bisa ditebak, campur aduk seperti permen Nano Nano, manis, asam, asin, rame rasanya. Aaah sudahlah.. Liriknya dibawah ya.. Semoga juga bisa menyemangati kalian yang sedang merasakan permen Nano Nano.. Enjoy..
Luar Biasa
Pernahkan dirimu merasa putus asa
Jauh tersudutkan rasa percaya
Ingatlah bahwa kau tak sendiri
Ku pun sempat jatuh namun ku berdiri
Dan kau pun bisa
Percayalah tak kan ada yang salah
Mencoba berani bangkit dari rasa menyerah
Pancarkanlah cahaya dalam jiwa
Dan tunjukkan dunia bahwa kau juga luar biasa
Pernahkah orang berkata kau tak bisa
Kuatkan hatimu dengan asa
Lawan pandangan sebelah mata
Buat sang ragu tak mampu tuk berkata
Dan engkaupun bisa
Percayalah tak kan ada yang salah
Mencoba berani bangkit dari rasa menyerah
Pancarkanlah cahaya dalam jiwa
Dan tunjukkan dunia bahwa kau juga luar biasa
Jalan yang terbentang
Layaknya sang bintang
Rela terjatuh atau terang benderang
Percayalah, percayalah, percayalah, percayalah
Percayalah tak kan ada yang salah
Mencoba berani bangkit dari rasa menyerah
Pancarkanlah cahaya dalam jiwa
Dan tunjukkan dunia bahwa kau juga luar biasa
Luar biasa
Weird Love,
Monday, 30 November 2015
Saya dan Cerita: Antara Kamu dan Sahabatku - Part II
Saya dan Cerita: Antara Kamu dan Sahabatku - Part I
Pada bagian 1 diceritakan tentang seorang gadis yang bernama Kila yang tengah berjalan menuju tempat kursusan Bahasa Inggrisnya. Setiap kali berangkat Kila harus melewati sebuah cafe dan setiap melewatinya Kila selalu tertunduk dan mempercepat langkah karena sering sekali digoda oleh para pegawai dari dalam dapur cafe. Di tempat kursus dia bertemu Icha yang datang lebih awal, tidak seperti biasanya. Saat pelajaran sudah dimulai terdengar seseorang mengetuk pintu dan muncullah Ernest, salah satu murid yang memang rajin datang terlambat. Saat miss Mila menanyakan alasannya Ernest menjawab seperti biasa dengan santai. Tak berapa lama pintu diketuk lagi dan muncullah Fedy, anak rajin dan pintar yang entah kenapa hari ini datang terlambat, dan miss Mila hanya mempersilahkannya duduk. Ernest bertanya tidakkah miss Mila ingin menanyakan alasan keterlambatan Fedy, dan miss Mila hanya menjawab bahwa jawabannya pasti akan sama seperti jawaban Ernest.
Saya dan Cerita: Antara Kamu dan Sahabatku - Part II
"Kila.. Kila..", seseorang membuyarkan pikiran Kila dari khayalannya.
"Iya, Nest. Ada apa?", jawab Kila sedikit terkejut.
"Diih, masih sore gini ngayal.. Ntar kesambet loh..", ucap Ernest dengan wajah sedikit serius.
"Apaan sih, Nest.. Orang lagi konsentrasi juga..", ucap Kila ngeles.
"Konsentrasi sampe melongo gitu.. Tuuh mulut kebuka.. Nganga..", Ernest menunjuk ke arah mulut Kila.
"Emang iya?", Kila penasaran apa memang selama itu khayalan dia sampai mulutnya terbuka sendiri tanpa dia sadari. Ernest hanya mengangguk. "Bentar deh, kamu tadi mau bilang apa sama aku?"
"Hah? Kapan?", sekarang Ernest yang bingung. Lupa mau bicara apa dengan Kila.
"Duuh.. Itu tadi manggil-manggil aku kenapa?"
"Lupa ah, La.. Kamu sih.."
"Dasar Ernest..!", ucap Kila sambil pelan memukul punggung Ernest yang duduk di depannya. Kali ini suara Kila nyaris besar dan sayangnya terdengar oleh miss Mila.
"Kila.. Ernest.. What's wrong?", tanya miss Mila, diikuti tatapan dari seluruh penjuru kelas tidak terkecuali Fedy yang sedang membantu miss Mila menjelaskan materi kursus di depan kelas.
"Nothing, Miss.. Sorry..", ucap Kila sambil tertunduk.
"Kila is day dreaming, Miss Mil..", tambah Ernest.
"Iya, Miss.. Day dreaming of someone..", lanjut Icha.
"Icha..", ucap Kila lirih sambil menahan senyum dan memelototkan mata tanda Kila tidak ingin ada yang tahu.
Kelas menjadi semakin riuh yang membuat miss Mila meminta murid-muridnya diam sejenak dan meminta Fedy kembali ke bangkunya.
*
Di kamarnya Kila hanya senyum-senyum sendiri mengingat kejadian di tempat kursus tadi. Mata teduh itu sempat beberapa detik menatapnya dengan sangat dalam. Kila tidak yakin kenapa dia memikirkan tatapan itu tapi yang jelas tatapan mata itu membuat hatinya berdegub cepat. Ya, Kila selalu begitu setiap kali beradu mata dengan cowok itu.
*
Di kantin kursusan.
"Duuh, La.. Semempesona itu kah cowok itu sampe bisa bikin orang kayak kamu kehilangan konsentrasi?", tanya Icha saat waktu istirahat tiba.
"Apaan sih, Cha..", Kila mengelak.
"Udah deh.. Kelihatan kok dari tatapan mata kamu, La..", jawab Icha sedikit mendesak. Kila cuma bisa tersenyum.
"Cha, Kila ngelamun lagi?", tiba-tiba datang suara yang akrab sekali ditelinga mereka. Kila cuma mengernyitkan dahi dan mengangkat hidungnya. "Ngelamunin siapa, La?"
"Mau tau aja..", jawab Kila.
"Ya mau tau donk..", Ernest menjawab dengan santai. "Gak boleh?"
"Diiih Ernest raja kepo..", jawab Icha. "Penting gitu, Nest?", jawab Icha. Ernest cuma diam sambil senyum-senyum.
"Senyummu itu lho, mengandung sesuatu..", kata Kila. Mendengar ucapan Kila seketika Ernest tertegun menatap dalam ke mata Kila. Menyadari kebisuan Ernest, Kila menggelengkan kepalanya sambil mengangkat kedua tangannya seolah bertanya, 'Ada apa? Kok diem?'
"Ya ampuuun.. Aku lupa kalo abis istirahat harus ngumpulin tugas..", Ernest berbohong untuk mengalihkan pembicaraan dan kemudian berlalu dari hadapan kedua gadis itu.
"Sadar nggak sih, La. Akhir-akhir ini Ernest sering aneh kayak gitu?", ucap Icha setelah Ernest berlalu.
"Iya ya, Cha. Sering lupaan. Padahal dulu punya ingatan dasyat banget ya..", jawab kila membenarkan ucapan Icha.
"Kamu nggak sensitif kayaknya, La..", sekarang gantian Kila yang dibuat bingung sama Icha.
"Maksudnya?"
"Besok aja deh aku ceritain. Besokkan libur. Kamu kayaknya lagi lemot hari ini", kata Icha sambil menarik tangan Kila dan berjalan menuju kelas.
*
Keesokan harinya..
"Halo, Kila.. Jadi ketemuan dimana?", tanya Icha ditelpon. Kila diam beberapa saat lupa kalau kemarin Icha mengajaknya bertemu.
"Hah? Ketemuan?", jawab Kila kaget sebelum akhirnya teringat kemarin. "Oooh.. Iya ketemuan.." , jawab Kila, "Ehm.. Dirumah aku?"
"Diih Kila.."
"Dimana donk?"
"Cafe deket tempat kursus gimana?"
"Hah?"
"Kenapa?"
"Cafe, Cha?"
"Iya.. Apa di taman kota? Kamu mau obrolan kita dikuping bapak-bapak jualan siomay kayak biasanya? Terus dia ikut nimbrung dan akhirnya malah kita yang dengerin cerita dia?"
"Ya.. Enggak sih.. Emang mau ngobrolin apaan, Cha?", jawab Kila polos.
"Udah deh, aku tunggu. Berangkat sekarang gih.."
"Tapi-", terlambat telpon keburu ditutup.
*
Kila sampai di depan cafe, Kila sedikit ragu untuk menyeberang dan masuk sendiri ke dalam cafe jadi kemudian dia memutuskan untuk menelpon Icha.
"Masuk aja, La.. Aku udah di dalem.."
"Tapi-", telpon sudah ditutup.
Dengan perasaan penuh kegalauan Kila menyeberang dan berjalan menuju cafe. Pandangannya hanya lurus ke depan kearah pintu masuk. Takut kejadian digoda para pegawai di dapur terulang, Kila kemudian mempercepat langkahnya. Tapi sepertinya tidak satupun pegawai menyadari keberadaannya sebab mereka semua sedang sibuk menyiapkan pesanan.
Akhirnya Kila menemukan Icha yang sedang melambaikan tangannya kearahnya.
"Duduk, La..", Icha menunjuk kursi disebelahnya. "Mau makan apa?"
"Minum aja lah, Cha.."
"Diih.. Nggak asyik nih.. Orang aku udah pesen makan.. Masa makan sendiri?"
"Ya udah samain aja sama kamu..", jawab Kila
Icha memanggil pegawai cafe dan memesan menu yang sama seperti yang dipesannya tadi.
"Kamu gak nyaman ya, La..", ucap Icha yang melihat tingkah Kila tidak seperti biasanya.
"Iya nih, Cha.. Aku mana pernah ke cafe..", bisik Kila.
"Diih.. Cafe ini beda sama cafe dugem, La.. Ini semi restoran cuma yang dateng banyakan anak muda daripada keluarga", jelas Icha.
"Iya, sih..", jawab Kila. "Btw, mau ngomongin apa?"
"Ernest.."
"Ada apa sama Ernest?"
"Kila iiiih.. Makhluk paling gak peka.."
"Beneran deh.. Nggak ngerti aku.."
"Kila, my dear.. Inget keanehan Ernest di kantin kemaren?", Kila mengangguk. "Inget juga keanehan Ernest seminggu yang lalu pas tiba-tiba jadi ikut ke acara charity Yovie Nuno di panti asuhan Melati Bunda?", Icha berhenti sejenak. "Nah.. Itu setelah apa coba? Setelah kamu minta dia ikut kan..? Padahal awalnya beneran gak bisa ikutkan"
"Iya sih.. Katanya mau anter adiknya kursus dance.."
"Nah.. Tuuh.. Udah mulai peka?"
"Bentar deh.. Hubungannya apa yang di kantin kemaren sama charity itu?"
"Diiih.. Masih aja gak peka..", Icha menggerutu.
"Permisi.. Pesanannya..", tiba-tiba seorang pegawai cafe membubarkan obrolan mereka.
Keduanya menengok ke arah pemuda itu kemudian mereka terkejut.
"Fedy..?", ucap Icha lirih.
"Iya, Cha..", tak sengaja Icha mengalihkan pandangannya ke arah Kila yang sedang menatap dalam sosok Fedy. "Aku kerja disini kalo lagi libur.."
"Aku tinggal dulu, Cha.. Kila..", ucap Fedy usai meletakkan pesanan di atas meja kemudian berlalu.
*
"La, tau berapa lama kamu natap Fedy tadi?", tanya Icha setengah memaksa.
"Hhhm..", jawab Kila sambil menggeleng.
"Lebih dari 15 detik", Kila cuma tersenyum mendengar ucapan Icha. "Yang aneh sekarang kamu, La.."
"Apaan sih, Cha..", Icha tersenyum kecut. "Eh iya, gimana tadi Ernest? Hubungannya apa charity sama pas di kantin sekolah kemarin..", jawab Kila mengalihkan pembicaraan.
"Kamu suka sama Fedy?", pertanyaan Icha membuat Kila kaget tidak menjawab apa-apa tapi senyumnya mengisyaratkan sesuatu.
"Soal Ernest tadi gimana, Cha?", tanya Kila.
"Jujur deh, La.. Kamu suka kan sama Fedy?", desak Icha.
Kila cuma tersenyum.
*
Icha duduk sendirian di balkon kamarnya. Ia teringat tatapan Kila pada Fedy yang begitu dalam yang membuat dadanya sedikit sesak. Apa yang dia takutkan terjadi. Pesona Fedy sampai di hati Kila.
"Kila suka Fedy", desahnya pelan.
***
Pada bagian 1 diceritakan tentang seorang gadis yang bernama Kila yang tengah berjalan menuju tempat kursusan Bahasa Inggrisnya. Setiap kali berangkat Kila harus melewati sebuah cafe dan setiap melewatinya Kila selalu tertunduk dan mempercepat langkah karena sering sekali digoda oleh para pegawai dari dalam dapur cafe. Di tempat kursus dia bertemu Icha yang datang lebih awal, tidak seperti biasanya. Saat pelajaran sudah dimulai terdengar seseorang mengetuk pintu dan muncullah Ernest, salah satu murid yang memang rajin datang terlambat. Saat miss Mila menanyakan alasannya Ernest menjawab seperti biasa dengan santai. Tak berapa lama pintu diketuk lagi dan muncullah Fedy, anak rajin dan pintar yang entah kenapa hari ini datang terlambat, dan miss Mila hanya mempersilahkannya duduk. Ernest bertanya tidakkah miss Mila ingin menanyakan alasan keterlambatan Fedy, dan miss Mila hanya menjawab bahwa jawabannya pasti akan sama seperti jawaban Ernest.
Saya dan Cerita: Antara Kamu dan Sahabatku - Part II
"Kila.. Kila..", seseorang membuyarkan pikiran Kila dari khayalannya.
"Iya, Nest. Ada apa?", jawab Kila sedikit terkejut.
"Diih, masih sore gini ngayal.. Ntar kesambet loh..", ucap Ernest dengan wajah sedikit serius.
"Apaan sih, Nest.. Orang lagi konsentrasi juga..", ucap Kila ngeles.
"Konsentrasi sampe melongo gitu.. Tuuh mulut kebuka.. Nganga..", Ernest menunjuk ke arah mulut Kila.
"Emang iya?", Kila penasaran apa memang selama itu khayalan dia sampai mulutnya terbuka sendiri tanpa dia sadari. Ernest hanya mengangguk. "Bentar deh, kamu tadi mau bilang apa sama aku?"
"Hah? Kapan?", sekarang Ernest yang bingung. Lupa mau bicara apa dengan Kila.
"Duuh.. Itu tadi manggil-manggil aku kenapa?"
"Lupa ah, La.. Kamu sih.."
"Dasar Ernest..!", ucap Kila sambil pelan memukul punggung Ernest yang duduk di depannya. Kali ini suara Kila nyaris besar dan sayangnya terdengar oleh miss Mila.
"Kila.. Ernest.. What's wrong?", tanya miss Mila, diikuti tatapan dari seluruh penjuru kelas tidak terkecuali Fedy yang sedang membantu miss Mila menjelaskan materi kursus di depan kelas.
"Nothing, Miss.. Sorry..", ucap Kila sambil tertunduk.
"Kila is day dreaming, Miss Mil..", tambah Ernest.
"Iya, Miss.. Day dreaming of someone..", lanjut Icha.
"Icha..", ucap Kila lirih sambil menahan senyum dan memelototkan mata tanda Kila tidak ingin ada yang tahu.
Kelas menjadi semakin riuh yang membuat miss Mila meminta murid-muridnya diam sejenak dan meminta Fedy kembali ke bangkunya.
*
Di kamarnya Kila hanya senyum-senyum sendiri mengingat kejadian di tempat kursus tadi. Mata teduh itu sempat beberapa detik menatapnya dengan sangat dalam. Kila tidak yakin kenapa dia memikirkan tatapan itu tapi yang jelas tatapan mata itu membuat hatinya berdegub cepat. Ya, Kila selalu begitu setiap kali beradu mata dengan cowok itu.
*
Di kantin kursusan.
"Duuh, La.. Semempesona itu kah cowok itu sampe bisa bikin orang kayak kamu kehilangan konsentrasi?", tanya Icha saat waktu istirahat tiba.
"Apaan sih, Cha..", Kila mengelak.
"Udah deh.. Kelihatan kok dari tatapan mata kamu, La..", jawab Icha sedikit mendesak. Kila cuma bisa tersenyum.
"Cha, Kila ngelamun lagi?", tiba-tiba datang suara yang akrab sekali ditelinga mereka. Kila cuma mengernyitkan dahi dan mengangkat hidungnya. "Ngelamunin siapa, La?"
"Mau tau aja..", jawab Kila.
"Ya mau tau donk..", Ernest menjawab dengan santai. "Gak boleh?"
"Diiih Ernest raja kepo..", jawab Icha. "Penting gitu, Nest?", jawab Icha. Ernest cuma diam sambil senyum-senyum.
"Senyummu itu lho, mengandung sesuatu..", kata Kila. Mendengar ucapan Kila seketika Ernest tertegun menatap dalam ke mata Kila. Menyadari kebisuan Ernest, Kila menggelengkan kepalanya sambil mengangkat kedua tangannya seolah bertanya, 'Ada apa? Kok diem?'
"Ya ampuuun.. Aku lupa kalo abis istirahat harus ngumpulin tugas..", Ernest berbohong untuk mengalihkan pembicaraan dan kemudian berlalu dari hadapan kedua gadis itu.
"Sadar nggak sih, La. Akhir-akhir ini Ernest sering aneh kayak gitu?", ucap Icha setelah Ernest berlalu.
"Iya ya, Cha. Sering lupaan. Padahal dulu punya ingatan dasyat banget ya..", jawab kila membenarkan ucapan Icha.
"Kamu nggak sensitif kayaknya, La..", sekarang gantian Kila yang dibuat bingung sama Icha.
"Maksudnya?"
"Besok aja deh aku ceritain. Besokkan libur. Kamu kayaknya lagi lemot hari ini", kata Icha sambil menarik tangan Kila dan berjalan menuju kelas.
*
Keesokan harinya..
"Halo, Kila.. Jadi ketemuan dimana?", tanya Icha ditelpon. Kila diam beberapa saat lupa kalau kemarin Icha mengajaknya bertemu.
"Hah? Ketemuan?", jawab Kila kaget sebelum akhirnya teringat kemarin. "Oooh.. Iya ketemuan.." , jawab Kila, "Ehm.. Dirumah aku?"
"Diih Kila.."
"Dimana donk?"
"Cafe deket tempat kursus gimana?"
"Hah?"
"Kenapa?"
"Cafe, Cha?"
"Iya.. Apa di taman kota? Kamu mau obrolan kita dikuping bapak-bapak jualan siomay kayak biasanya? Terus dia ikut nimbrung dan akhirnya malah kita yang dengerin cerita dia?"
"Ya.. Enggak sih.. Emang mau ngobrolin apaan, Cha?", jawab Kila polos.
"Udah deh, aku tunggu. Berangkat sekarang gih.."
"Tapi-", terlambat telpon keburu ditutup.
*
Kila sampai di depan cafe, Kila sedikit ragu untuk menyeberang dan masuk sendiri ke dalam cafe jadi kemudian dia memutuskan untuk menelpon Icha.
"Masuk aja, La.. Aku udah di dalem.."
"Tapi-", telpon sudah ditutup.
Dengan perasaan penuh kegalauan Kila menyeberang dan berjalan menuju cafe. Pandangannya hanya lurus ke depan kearah pintu masuk. Takut kejadian digoda para pegawai di dapur terulang, Kila kemudian mempercepat langkahnya. Tapi sepertinya tidak satupun pegawai menyadari keberadaannya sebab mereka semua sedang sibuk menyiapkan pesanan.
Akhirnya Kila menemukan Icha yang sedang melambaikan tangannya kearahnya.
"Duduk, La..", Icha menunjuk kursi disebelahnya. "Mau makan apa?"
"Minum aja lah, Cha.."
"Diih.. Nggak asyik nih.. Orang aku udah pesen makan.. Masa makan sendiri?"
"Ya udah samain aja sama kamu..", jawab Kila
Icha memanggil pegawai cafe dan memesan menu yang sama seperti yang dipesannya tadi.
"Kamu gak nyaman ya, La..", ucap Icha yang melihat tingkah Kila tidak seperti biasanya.
"Iya nih, Cha.. Aku mana pernah ke cafe..", bisik Kila.
"Diih.. Cafe ini beda sama cafe dugem, La.. Ini semi restoran cuma yang dateng banyakan anak muda daripada keluarga", jelas Icha.
"Iya, sih..", jawab Kila. "Btw, mau ngomongin apa?"
"Ernest.."
"Ada apa sama Ernest?"
"Kila iiiih.. Makhluk paling gak peka.."
"Beneran deh.. Nggak ngerti aku.."
"Kila, my dear.. Inget keanehan Ernest di kantin kemaren?", Kila mengangguk. "Inget juga keanehan Ernest seminggu yang lalu pas tiba-tiba jadi ikut ke acara charity Yovie Nuno di panti asuhan Melati Bunda?", Icha berhenti sejenak. "Nah.. Itu setelah apa coba? Setelah kamu minta dia ikut kan..? Padahal awalnya beneran gak bisa ikutkan"
"Iya sih.. Katanya mau anter adiknya kursus dance.."
"Nah.. Tuuh.. Udah mulai peka?"
"Bentar deh.. Hubungannya apa yang di kantin kemaren sama charity itu?"
"Diiih.. Masih aja gak peka..", Icha menggerutu.
"Permisi.. Pesanannya..", tiba-tiba seorang pegawai cafe membubarkan obrolan mereka.
Keduanya menengok ke arah pemuda itu kemudian mereka terkejut.
"Fedy..?", ucap Icha lirih.
"Iya, Cha..", tak sengaja Icha mengalihkan pandangannya ke arah Kila yang sedang menatap dalam sosok Fedy. "Aku kerja disini kalo lagi libur.."
"Aku tinggal dulu, Cha.. Kila..", ucap Fedy usai meletakkan pesanan di atas meja kemudian berlalu.
*
"La, tau berapa lama kamu natap Fedy tadi?", tanya Icha setengah memaksa.
"Hhhm..", jawab Kila sambil menggeleng.
"Lebih dari 15 detik", Kila cuma tersenyum mendengar ucapan Icha. "Yang aneh sekarang kamu, La.."
"Apaan sih, Cha..", Icha tersenyum kecut. "Eh iya, gimana tadi Ernest? Hubungannya apa charity sama pas di kantin sekolah kemarin..", jawab Kila mengalihkan pembicaraan.
"Kamu suka sama Fedy?", pertanyaan Icha membuat Kila kaget tidak menjawab apa-apa tapi senyumnya mengisyaratkan sesuatu.
"Soal Ernest tadi gimana, Cha?", tanya Kila.
"Jujur deh, La.. Kamu suka kan sama Fedy?", desak Icha.
Kila cuma tersenyum.
*
Icha duduk sendirian di balkon kamarnya. Ia teringat tatapan Kila pada Fedy yang begitu dalam yang membuat dadanya sedikit sesak. Apa yang dia takutkan terjadi. Pesona Fedy sampai di hati Kila.
"Kila suka Fedy", desahnya pelan.
***
Friday, 27 November 2015
Cerita Sedikit: Tulisan yang Terbengkalai | Our Life Journey
Dear Good Readers and Weirdos,
Setelah saya ingat-ingat kembali ternyata banyak bahan-bahan tulisan yang pernah saya janjikan buat ditulis di blog ini tapi belum sempat terlaksana, jadi daripada makin lupa nih ya, mending saya catat sekalian disini dalam bentuk list, biar bisa jadi pengingat saya.
Seingat saya ada delapan postingan yang saya janjikan akan saya tulis. Ini daftarnya dari yang paling baru sampai yang paling lama:
1. Cara mengembangkan Se inferior
2. Review tentang Stairway to Heaven, Marrying the Mafia, Cain and Abel, Gu Family Book, The King 2 Hearts, Oh My Ghostess, Coffee Prince
3. Pendapat tentang poligami
4. Label "I can Relate to This" yang masih kosong
5. What my biggest dreams are
6. Bahasan tentang INFJ and ESTP
7. Kupas tuntas INFJ
8. Cerita Antara Kamu dan Sahabatku
Entahlah yang mana dulu yang akan saya bahas, mungkin dari yang paling lama sampai yang paling baru.. Semoga satu persatu bisa saya selesaikan sebelum ide-ide lain menumpuk lagi.
Weird Love,
Setelah saya ingat-ingat kembali ternyata banyak bahan-bahan tulisan yang pernah saya janjikan buat ditulis di blog ini tapi belum sempat terlaksana, jadi daripada makin lupa nih ya, mending saya catat sekalian disini dalam bentuk list, biar bisa jadi pengingat saya.
Seingat saya ada delapan postingan yang saya janjikan akan saya tulis. Ini daftarnya dari yang paling baru sampai yang paling lama:
1. Cara mengembangkan Se inferior
2. Review tentang Stairway to Heaven, Marrying the Mafia, Cain and Abel, Gu Family Book, The King 2 Hearts, Oh My Ghostess, Coffee Prince
3. Pendapat tentang poligami
4. Label "I can Relate to This" yang masih kosong
5. What my biggest dreams are
6. Bahasan tentang INFJ and ESTP
7. Kupas tuntas INFJ
8. Cerita Antara Kamu dan Sahabatku
Entahlah yang mana dulu yang akan saya bahas, mungkin dari yang paling lama sampai yang paling baru.. Semoga satu persatu bisa saya selesaikan sebelum ide-ide lain menumpuk lagi.
Weird Love,
Thursday, 26 November 2015
Rak Kaset Saya: OST The King 2 Hearts
Dear Good Readers and Weirdos,
Barusan baca lagi tulisan-tulisan yang ada di blog ini.. Baru tersadar kalau saya punya label yang namanya "Rak Kaset Saya" yang isinya tentang lagu-lagu yang lagi sering saya dengarkan dan terakhir posting itu bulan Mei yang lalu tentang lagu Yovie and Nuno.. Wooow.. Lama banget.. Padahal lagu-lagu yang saya dengar sudah berkali-kali ganti, maklum hobi saya memang nyanyi..
Okay, saya akan ceritakan tentang lagu yang sedang sering saya dengar dan nyanyikan akhir-akhir ini. Kalau kalian mengikuti isi blog saya ini kalian akan menemukan post tentang Drama Korea ini linknya Ini Menurut Saya: Drama Korea | Our Life Journey, nah, karena tontonan saya drama Korea yang jadul otomatis lagu yang terngiang di telinga saya ya lagu drama Korea yang jadul itu. Kenapa lagu jadul bukan yang baru? Karena saya suka drama Korea yang jadul. Kenapa? Bisa ketemu jawabannya di link tentang drama Korea yang saya berikankan tadi..
Ada dua lagu dari satu drama yang ceritanya nancep banget di kepala saya, dua pemerannya juga lagi nancep banget diingatan. Drama ini bergenre action dan tetap romansa, tentang kerajaan di Korea Selatan. Yup, The King 2 Hearts. Dua Original Sound Track (OST) nya bikin saya bela-belain menghapal romanisasi korea yang tulisan dan pengucapannya sedikit berbeda.. Haaaaah.. Demi..
Yang pertama adalah Missing You Like Crazy yang dinyanyikan oleh Taeyeon nya Girls' Generation. Saya suka musik dan liriknya, ceritanya tentang seseorang yang merasa bertepuk sebelah tangan karena dia sendiri yang merindu tanpa balasan. Ini videonya..
Buat yang pingin tahu liriknya, Eko Eriyanah punya lirik lengkap mulai dari romanisasinya buat yang mau ikut nyanyi, buat yang pingin tau artinya dalam bahasa Inggris juga ada.. Buat yang udah jago baca Hangul juga ada tuh liriknya.. Lengkap pokoknya, klik link ini >> Eko Eriyanah
Yang kedua adalah First Love, dalam TK2H lagu ini dinyanyikan oleh salah satu pemainnya yang juga penyanyi aslinya yaitu Lee Yoon Ji disatu scene di episode 7 saat dia berdua dengan kepala pengawal kerajaan, Eun Shi Kyung yang diperankan oleh Jo Jung Suk, my favourite.
Ceritanya saat itu mereka sedang duduk di atas sebuah jembatan, kemudian Lee Jae Shin sang putri kerajaan menyanyikan lagu itu. Eun Shi Kyung mendengarkan sambil memandang wajah gadis itu, buat saya itu romantis, suka banget sama scene ini. Dan liriknya adalah tentang cinta pertama yang berawal dari sahabat. Waaah, tambah melting saya.. Ini videonya..
Lagu ini juga dinyanyiin lagi di salah satu scene dimana si Eun Shi Kyung dan Lee Jae shin berdua dengan kekakuan yang terjadi antara pengawal dan seorang putri kerajaan. Tapi kali ini yang menyanyikan adalah Eun Kyung, disitu saya baru sadar kalau suara Jo Jung Suk bagus banget.. Kalian boleh gak sependapat kok tapi buat saya suaranya benar-benar natural dan sepertinya take langsung disitu.. Entahlah..
Yang jelas suaranya itu yang bikin saya makin menghayati drama ini.. Sayangnya memang cuma awal lagu saja yang dinyanyikan karena setelah itu muncul lagi kekakuan diantara keduanya dalam scene itu.. Suka deh kisah cinta sejenis ini.. ^_^
Buat yang mau tau liriknya disini ya.. >>bbjack, di blog ini ada terjemahan dalam bahasa Indonesianya, bahasa Inggrisnya dan romanisasinya, minus Hangul..
Okay, jadi dua lagu itu tadi yang akhir-akhir ini bergema di telinga saya dan mengalun dari bibir saya, kadang keras kadang pelan.. Next kalau ada lagu lain lahi yang terngiang dikepala saya dan mengalun dibibir saya akan saya beri kabar.. Sekian..
Weird Love,
Barusan baca lagi tulisan-tulisan yang ada di blog ini.. Baru tersadar kalau saya punya label yang namanya "Rak Kaset Saya" yang isinya tentang lagu-lagu yang lagi sering saya dengarkan dan terakhir posting itu bulan Mei yang lalu tentang lagu Yovie and Nuno.. Wooow.. Lama banget.. Padahal lagu-lagu yang saya dengar sudah berkali-kali ganti, maklum hobi saya memang nyanyi..
Okay, saya akan ceritakan tentang lagu yang sedang sering saya dengar dan nyanyikan akhir-akhir ini. Kalau kalian mengikuti isi blog saya ini kalian akan menemukan post tentang Drama Korea ini linknya Ini Menurut Saya: Drama Korea | Our Life Journey, nah, karena tontonan saya drama Korea yang jadul otomatis lagu yang terngiang di telinga saya ya lagu drama Korea yang jadul itu. Kenapa lagu jadul bukan yang baru? Karena saya suka drama Korea yang jadul. Kenapa? Bisa ketemu jawabannya di link tentang drama Korea yang saya berikankan tadi..
Ada dua lagu dari satu drama yang ceritanya nancep banget di kepala saya, dua pemerannya juga lagi nancep banget diingatan. Drama ini bergenre action dan tetap romansa, tentang kerajaan di Korea Selatan. Yup, The King 2 Hearts. Dua Original Sound Track (OST) nya bikin saya bela-belain menghapal romanisasi korea yang tulisan dan pengucapannya sedikit berbeda.. Haaaaah.. Demi..
Yang pertama adalah Missing You Like Crazy yang dinyanyikan oleh Taeyeon nya Girls' Generation. Saya suka musik dan liriknya, ceritanya tentang seseorang yang merasa bertepuk sebelah tangan karena dia sendiri yang merindu tanpa balasan. Ini videonya..
Buat yang pingin tahu liriknya, Eko Eriyanah punya lirik lengkap mulai dari romanisasinya buat yang mau ikut nyanyi, buat yang pingin tau artinya dalam bahasa Inggris juga ada.. Buat yang udah jago baca Hangul juga ada tuh liriknya.. Lengkap pokoknya, klik link ini >> Eko Eriyanah
Yang kedua adalah First Love, dalam TK2H lagu ini dinyanyikan oleh salah satu pemainnya yang juga penyanyi aslinya yaitu Lee Yoon Ji disatu scene di episode 7 saat dia berdua dengan kepala pengawal kerajaan, Eun Shi Kyung yang diperankan oleh Jo Jung Suk, my favourite.
Ceritanya saat itu mereka sedang duduk di atas sebuah jembatan, kemudian Lee Jae Shin sang putri kerajaan menyanyikan lagu itu. Eun Shi Kyung mendengarkan sambil memandang wajah gadis itu, buat saya itu romantis, suka banget sama scene ini. Dan liriknya adalah tentang cinta pertama yang berawal dari sahabat. Waaah, tambah melting saya.. Ini videonya..
Lagu ini juga dinyanyiin lagi di salah satu scene dimana si Eun Shi Kyung dan Lee Jae shin berdua dengan kekakuan yang terjadi antara pengawal dan seorang putri kerajaan. Tapi kali ini yang menyanyikan adalah Eun Kyung, disitu saya baru sadar kalau suara Jo Jung Suk bagus banget.. Kalian boleh gak sependapat kok tapi buat saya suaranya benar-benar natural dan sepertinya take langsung disitu.. Entahlah..
Yang jelas suaranya itu yang bikin saya makin menghayati drama ini.. Sayangnya memang cuma awal lagu saja yang dinyanyikan karena setelah itu muncul lagi kekakuan diantara keduanya dalam scene itu.. Suka deh kisah cinta sejenis ini.. ^_^
Buat yang mau tau liriknya disini ya.. >>bbjack, di blog ini ada terjemahan dalam bahasa Indonesianya, bahasa Inggrisnya dan romanisasinya, minus Hangul..
Okay, jadi dua lagu itu tadi yang akhir-akhir ini bergema di telinga saya dan mengalun dari bibir saya, kadang keras kadang pelan.. Next kalau ada lagu lain lahi yang terngiang dikepala saya dan mengalun dibibir saya akan saya beri kabar.. Sekian..
Weird Love,
Wednesday, 25 November 2015
Ini Menurut Saya: Luwak White Coffee - Review | Our Life Journey
Dear good readers and weirdos,
Saya lagi rajin banget bikin review nih akhir-akhir ini, karena lagi melatih Se dengan lima indera. INFJ kan inferior di Se, jadi bikin panas kalo udah ada hubungannya sama Se. Setelah googling dan youtubing #apaansih saya nemu cara sederhana buat ngembangin Se dengan gak fokus pada Se tapi tetap ngikutin Ni dom kita, nah lho.. Penjelasan macam apa ini? Diposting lain deh jelasinnya yah.. Yang ini tentang LuWak White Coffee..
Saya gak dibayar ya guys buat bikin review ini, lagian siapa saya sampe Luwak White Coffee mau meng-endorse? Hahaha..
Ceritanya dimulai dari saya yang dulu suka banget kopi susu, tapi entah kenapa setelah jaman kuliah perut ini rasanya gak kuat nahan kopi, mungkin saking menyedihkannya kehidupan anak kuliah yang waktu makannya gak tentu dan lebih banyak makan materi kuliah #eaaa, jadi berkenalanlah saya dengan penyakit MAAG..
Penyakit ini bikin saya gak bisa bersentuhan lagi dengan yang namanya kopi.. Aaaah.. Si hitam manis.. Pernah suatu saat saking kangennya sama kopi saya nekat minum, gak banyak, cuma satu mug ukuran 500ml.. Hehehe.. Becanda, yang bener saya cuma minum satu sruputan dan efeknya.. Wooow.. Bikin saya guling-guling dikasur karena kesakitan..
Saya berobat kemana aja buat nyembuhin maag ini, mulai dari obat kimia, sampe obat-obatan herbal dan pijatan.. Sembuh, tapi tetap harus menghindari kopi.. Untung gak harus mengindari sambel, bisa hancur selera makan saya. Sampe akhirnya saya benar-benar anti sama yang namanya kopi..
Beberapa hari yang lalu saya ada projek pribadi buat bikin cerita tentang seorang penggemar kopi yang memaksa saya untuk googling buat cari tahu lebih banyak istilah-istilah perkopian karena saya awam sama hal itu tapi pingin banget cerita yang saya buat benar-benar nyata seolah saya sebagai penulis adalah kopiholik. Jadilah saya bertemu istilah-istilah di dunia perkopian dan jenis-jenis kopi.
Dari sini saya juga ketemu sama white coffee, baca punya baca white coffee adalah istilah untuk kopi yang sudah diolah sedemikian rupa dengan campuran krimer nabati yang biasanya jumlahnya lebih banyak dari kopinya yang otomatis aman bagi lambung. Woow..
Hasrat ingin minum kopi belum muncul saat itu, tapi ketika teringat solusi untuk mengembangkan Se adalah dengan melatih kelima indera termasuk didalamnya adalah indera pengecap maka saya memutuskan untuk mencoba minum kopi lagi.. Ya, white coffee. Pilihan saya jatuh pada Luwak White Coffee.. Entahlah kenapa Luwak White Coffee, mungkin memang sudah jodoh.. #NiModeOn
Awalnya ada rasa antara takut penyakit maag bakal kambuh lagi dan keinginan untuk break the fear untuk melatih Se. Dan pemenangnya adalah break the fear factor, saya bikinlah dua cangkir.. Satu untuk saya dan satu untuk suami.. Sakit sakit deh..
Sruput sekali kemudian berhenti sebentar.. Sambil melihat reaksi di perut.. Sruput dua kali, berhenti lagi, nunggu reaksi lagi.. Terus sampe beberapa kali dan masih belum ada reaksi dari perut.. Akhirnya saya minum sedikit-sedikit sampe habis dan.. Ajaiiib.. Gak ada reaksi apa-apa, bahkan sampai malamnya dan hari-hari berikutnya..
Sampai akhirnya pagi tadi saya pingin banget minum Luwak White Coffee tapi saya malas sarapan, maka saya jadikan percobaanlah perut saya pagi tadi, kalau gak gitu saya gak tau seberapa pengaruhnya ke lambung saya kalau gak didahului sarapan.. Saya buat dua cangkir lagi, sama seperti beberapa hari lalu satu buat saya dan satu buat suami. Saya sruput sampai hampir habis dan saya minum sisanya, sampai sekarang gak ada reaksi apapun..
Jadi kesimpulan yang bisa saya kasih adalah bahwa Luwak White Coffee recomended untuk orang-orang yang doyan kopi tapi punya masalah maag akut seperti saya, bahkan sebelum sarapan sekalipin, saat perut masih kosong. Rasanya enak di lidah, jadi akan terasa seperti ada selaput tipis yang tetinggal di lidah ketika menghabiskan satu tegukan, apalagi kalau menggunakan sendok, padahal jika dicari tak ada selaput sama sekali, mungkin itu adalah efek dari krimer yang komposisinya lebih banyak ketimbang kopinya.
Pelajaran yang bisa dipetik adalah cari tau sesuatu lebih dalam lagi, dan jangan takut untuk mencoba hal yang gak pernah kamu coba (selama itu hal yang tidak melanggar aturan dan norma) atau yang sudah gak pernah kamu lakukan lagi karena takut atau trauma terhadap suatu kejadian.. Tapi ada baiknya dicoba sedikit-sedikit dulu seperti apa yang saya lakukan terhadap Luwak White Coffee, jadi bisa tau Good Readers dan Weirdos cocok gak dengan kopi ini.. Begitu..
Sekian dulu, ya.. Tunggu postingan saya tentang Langkah-langkah mengembangkan Se inferior untuk INFJ dan mari kita coba bersama.. Thanks for stopping by and reading..
Weirds Love,
Saya lagi rajin banget bikin review nih akhir-akhir ini, karena lagi melatih Se dengan lima indera. INFJ kan inferior di Se, jadi bikin panas kalo udah ada hubungannya sama Se. Setelah googling dan youtubing #apaansih saya nemu cara sederhana buat ngembangin Se dengan gak fokus pada Se tapi tetap ngikutin Ni dom kita, nah lho.. Penjelasan macam apa ini? Diposting lain deh jelasinnya yah.. Yang ini tentang LuWak White Coffee..
Saya gak dibayar ya guys buat bikin review ini, lagian siapa saya sampe Luwak White Coffee mau meng-endorse? Hahaha..
Ceritanya dimulai dari saya yang dulu suka banget kopi susu, tapi entah kenapa setelah jaman kuliah perut ini rasanya gak kuat nahan kopi, mungkin saking menyedihkannya kehidupan anak kuliah yang waktu makannya gak tentu dan lebih banyak makan materi kuliah #eaaa, jadi berkenalanlah saya dengan penyakit MAAG..
Penyakit ini bikin saya gak bisa bersentuhan lagi dengan yang namanya kopi.. Aaaah.. Si hitam manis.. Pernah suatu saat saking kangennya sama kopi saya nekat minum, gak banyak, cuma satu mug ukuran 500ml.. Hehehe.. Becanda, yang bener saya cuma minum satu sruputan dan efeknya.. Wooow.. Bikin saya guling-guling dikasur karena kesakitan..
Saya berobat kemana aja buat nyembuhin maag ini, mulai dari obat kimia, sampe obat-obatan herbal dan pijatan.. Sembuh, tapi tetap harus menghindari kopi.. Untung gak harus mengindari sambel, bisa hancur selera makan saya. Sampe akhirnya saya benar-benar anti sama yang namanya kopi..
Beberapa hari yang lalu saya ada projek pribadi buat bikin cerita tentang seorang penggemar kopi yang memaksa saya untuk googling buat cari tahu lebih banyak istilah-istilah perkopian karena saya awam sama hal itu tapi pingin banget cerita yang saya buat benar-benar nyata seolah saya sebagai penulis adalah kopiholik. Jadilah saya bertemu istilah-istilah di dunia perkopian dan jenis-jenis kopi.
Dari sini saya juga ketemu sama white coffee, baca punya baca white coffee adalah istilah untuk kopi yang sudah diolah sedemikian rupa dengan campuran krimer nabati yang biasanya jumlahnya lebih banyak dari kopinya yang otomatis aman bagi lambung. Woow..
Hasrat ingin minum kopi belum muncul saat itu, tapi ketika teringat solusi untuk mengembangkan Se adalah dengan melatih kelima indera termasuk didalamnya adalah indera pengecap maka saya memutuskan untuk mencoba minum kopi lagi.. Ya, white coffee. Pilihan saya jatuh pada Luwak White Coffee.. Entahlah kenapa Luwak White Coffee, mungkin memang sudah jodoh.. #NiModeOn
Awalnya ada rasa antara takut penyakit maag bakal kambuh lagi dan keinginan untuk break the fear untuk melatih Se. Dan pemenangnya adalah break the fear factor, saya bikinlah dua cangkir.. Satu untuk saya dan satu untuk suami.. Sakit sakit deh..
Sruput sekali kemudian berhenti sebentar.. Sambil melihat reaksi di perut.. Sruput dua kali, berhenti lagi, nunggu reaksi lagi.. Terus sampe beberapa kali dan masih belum ada reaksi dari perut.. Akhirnya saya minum sedikit-sedikit sampe habis dan.. Ajaiiib.. Gak ada reaksi apa-apa, bahkan sampai malamnya dan hari-hari berikutnya..
Sampai akhirnya pagi tadi saya pingin banget minum Luwak White Coffee tapi saya malas sarapan, maka saya jadikan percobaanlah perut saya pagi tadi, kalau gak gitu saya gak tau seberapa pengaruhnya ke lambung saya kalau gak didahului sarapan.. Saya buat dua cangkir lagi, sama seperti beberapa hari lalu satu buat saya dan satu buat suami. Saya sruput sampai hampir habis dan saya minum sisanya, sampai sekarang gak ada reaksi apapun..
Jadi kesimpulan yang bisa saya kasih adalah bahwa Luwak White Coffee recomended untuk orang-orang yang doyan kopi tapi punya masalah maag akut seperti saya, bahkan sebelum sarapan sekalipin, saat perut masih kosong. Rasanya enak di lidah, jadi akan terasa seperti ada selaput tipis yang tetinggal di lidah ketika menghabiskan satu tegukan, apalagi kalau menggunakan sendok, padahal jika dicari tak ada selaput sama sekali, mungkin itu adalah efek dari krimer yang komposisinya lebih banyak ketimbang kopinya.
Pelajaran yang bisa dipetik adalah cari tau sesuatu lebih dalam lagi, dan jangan takut untuk mencoba hal yang gak pernah kamu coba (selama itu hal yang tidak melanggar aturan dan norma) atau yang sudah gak pernah kamu lakukan lagi karena takut atau trauma terhadap suatu kejadian.. Tapi ada baiknya dicoba sedikit-sedikit dulu seperti apa yang saya lakukan terhadap Luwak White Coffee, jadi bisa tau Good Readers dan Weirdos cocok gak dengan kopi ini.. Begitu..
Sekian dulu, ya.. Tunggu postingan saya tentang Langkah-langkah mengembangkan Se inferior untuk INFJ dan mari kita coba bersama.. Thanks for stopping by and reading..
Weirds Love,
Tuesday, 24 November 2015
Ini Menurut Saya: Drama Korea | Our Life Journey
Dear Good Readers and Weirdos,
Baru tiga hari yang lalu saya nulis di blog ini berupa review tentang Stereo Season 1 Vs. Stereon Season 2, rasanya udah kangen banget pingin nulis lagi tulisan sejenis.. Kali ini cerita ringan saja ya, Guys.. Tentang Drama Korea..
Maaf buat yang gak suka atau bahkan alergi sama yang namanya Drama Korea. Jujur aja awalnya saya juga gak suka Drama Korea karena to be honest I am one of those who doesn't really follow what is trend, so called anti mainstream.
Dan ketika saya tiba-tiba menikmatinya itu pasti bukan tanpa alasan. Dan alasannya adalah.. Akan ketahuan kalau kalian baca sampai habis posting ini.. :D
Saya sering liat banyak banget iklan TV tentang beberapa drama Korea, tapi saya gak pernah berniat menontonnya apalagi mengingat jadwalnya karena memang gak minat. Drama Korea pertama yang benar-benar menarik saya adalah "Stairway to Heaven" (STH), itupun nontonnya gak sengaja.
Waktu itu saya sedang nonton TV, karena merasa bosan dengan acara yang itu-itu aja channel saya ganti-ganti terus sampai akhirnya saya terpana ketika melihat jalan cerita STH. Dalam scene yang pertama saya lihat itu ada dua remaja lelaki dan wanita. Si gadis sedang menjemur pakaian dan si lelaki sedang duduk di balkon sambil menatap kearahnya, si lelaki menggambar beberapa sket wajah si gadis lalu membentuk kertas-kertas itu menjadi pesawat dan melemparkannya kearah si gadis.
Fe saya bekerja, ini rasanya si lelaki jatuh cinta pada si gadis. Awalnya terlihat seperti si gadis membalas cintanya tapi kemudian ternyata si gadis mencintainya hanya sebagai kakak sebab memang dia memiliki seseorang lain yang sangat dia cintai sedari kecil.
Saya cuma nonton mulai scene tadi sampai habis tapi hati bertanya-tanya seperti apa awal dan kelanjutannya. Daripada nonton di TV dan nyari tau hari apa dan jam berapa tayangnya, lebih baik cari aja di youtube, toh itu drama Korea lama.. Pasti udah banyak di youtube..
Jadilah saya mulai mencari judulnya, dan.. Ketemu!! Eh sorry, perjalanannya gak semudah itu.. Waktu itu saya gak berbekal judul, karena saya tunggu-tunggu sampai habis ga ada satupun info tentang judulnya.. Ya mungkin ada tapi karena faktor bahasa yang gak saya pahami jadi saya gak ngerti.. Saya nontonnya di TV lokal jadi pun pojok kanan atau kiri atas gak ada tulisan "acara yang sedang berlangsung".
Hanya berbekal nama-nama karakter dalam drama ini saya nekat nyari, mana romanisasi bahasa koreakan sedikit aneh ya.. Pengucapan dan tulisan romanisasinya juga beda.. Mungkin masih lebih mudah Pinyin.. Tapi akhirnya setelah berusaha dengan keras dengan segala daya dan upaya saya berhasil menemukan judulnya.. Yaaaay.. #lebaydikit
Setelah saya cari tau di mbah google ternyata ada 20 episode yang harus saya lahap yang berarti makan waktu kurang lebih 20 jam.. Waaaah.. Girang setengah sedih.. Girang karena nemu dramanya, sedih karena saya orang yang pinginnya melahap sebuah cerita sekali tonton, 20 jam itu hampir seharian yang berarti harus banyak waktu termakan.. But fine, ikuti saja.. Bengkak, bengkak deh mata..
Dan memang iya, mata bengkak.. Udah mirip zombie.. Tapi enggak seharian juga drama ini saya lahap, entahlah mungkin satu setengah hari atau dua hari, yang jelas drama ini sukses bikin saya nangis bombai dan naksir sama aktingnya si bapak gembul yang bernama asli Shin Hyun Joon. Karena bapak satu ini saya jadi mulai cari drama lain yang pernah dia mainkan.
Ketemulah saya dengan drama Korea berjudul Marrying the Mafia 2 dan drama-drama lain yang juga dimainkan oleh pak Hyu Joon. Di drama Cain and Abel, pak Hyun Joon membawa saya pada seorang yang aktingnya juga gak kalah, maka berkenalanlah saya dengan So Ji Sub.
Gitu terus, sambung menyambung dari drama satu ke drama lainnya sampai akhirnya saya memutuskan untuk berhenti menonton.. Karena udah gak bener nih jadwal harian saya gara-gara drama Korea.. Saya berhenti cukup lama, setelah saya tamatkan drama apa gitu, saya lupa judulnya..
Tapi kejadian yang hampir mirip membawa saya mulai menonton drama Korea lagi, akhirnya saya disibukkan dengan mencari judul drama yang menurut saya jalan ceritanya gak kalah menarik dari drama-drama sebelumnya yang pernah saya tonton.
Awalnya saya gak sengaja nonton, manteng, liat jalan ceritanya, menarik, tonton sampe abis, penasaran, cari keyword yang mudah dicari, lari ke mbah google, nemu judulnya, lari ke uncle youtube, cari yang subtitle Inggris (bukan sok sok an tapi karena emang rada susah nyari yang bahasa Indonesia), nemu, seneng, langsung sikaaaat..
Kali ini berlatar Korea kuno, jaman kerajaan. Hohoho.. Pemeran tokoh utamanya gak ganteng kalo menurut saya, sama seperti pendapat saya tentang pak Dikta (kok saya jadi bawa-bawa Dikta ya..). Iya, gak ganteng tapi MEMPESONA.. Aaaah.. #LebayModeOn Tokoh perempuannya cantik banget, suka sama wajahnya yang seger banget..
Ceritanya tentang pencarian sebuah buku yang didalamnya ada cara untuk berubah secara permanen dari monster serigala (atau apalah namanya, GuMinHo?? Entahlah..) menjadi manusia normal. Yang doyan nonton Korea tahu nih siapa tokoh utamanya dan pasti hapal judulnya..
Yup, Gu Family Book (GFB) dengan tokoh utama Choi Kang-chi yang diperankan oleh Lee Seung Gi.. Pada setujukan kalau dia MEMPESONA, pastiii.. Tapi gak ganteng.. Oke, oke.. Gantenglah.. Suka-suka deh..
Sebenarnya ceritanya dimulai dari orang tua Choi Kang-chi, ibunya seorang manusia dan ayahnya Gu Min Ho -kalo di Indonesia itu namanya manusia jadi-jadian.. Hahaha..-. Kenapa dimulai dari cerita orang tuanya? Karena tokoh-tokoh yang muncul di cerita orang tuanya ini nanti akan muncul juga di kehidupan Kang-chi. Sama seperti ayahnya, nantinya Kang-chi ini jatuh cinta pada manusia. Gadis ini bernama Dam Yeo-wool yang saking machonya Kang-chi pikir dia lelaki.. Itu mata apa kelereng..
Yeo-wool ini yang bikin Kang-chi gak berubah jadi Gu Min Ho meski sedang emosi -Jadi gini, Gu Min Ho itu kalau lagi marah bakal berubah jadi monster, makannya sama temannya ayahnya dulu dia diberi gelang pelindung supaya gak berubah jadi monster saat marah- Yeo-wool diperakan Suzy, cewek yang saya suka banget sama wajahnya.. Cantik dan seger.. Baiklah, selebihnya tentang GFB akan saya bikinin post sendiri aja nanti ya.. Juga tentang STH tadi..
Lanjut ya.. Dari Lee Seung Gi saya dikenalkan kepada Bang Sung-jun, pemeran tokoh Gon.
Gon adalah pengawal Yeo-wool, saya suka karakternya di drama ini dan micro ekspresinya bagus, dapet banget. Nah, ya.. Dari kepoin drama-drama yang pernah dilakoni Lee Seung Gi ini saya juga jadi kenal yang namanya Cho Jung Seok, mereka main bareng di drama The King 2 Hearts (TK2H).
Lee Seung Gi berperan sebagai Lee Jae-ha yang merupakan adik dari Raja Korea Selatan. Persis seperti gambaran pribadi Seung-gi, dalam drama ini dia digambarkan sebagai pribadi yang cenderung santai dan slengean, gak seperti abangnya. Setelah kematian abangnya dialah yang wajib menggantikan tugas sang abang.
Entahlah mungkin saya lebih suka karakter-karakter pembantu yang bikin cerita lebih menarik ketimbang tokoh utama. Cho Jung Seok berperan sebagai Eun Shi-kyung yaitu seorang kepala pengawal dari putri kerajaan, saudara dari Lee Jae-ha yaitu Lee Jae-shin yang diperankan oleh Lee Yoon-ji.
Saya suka karakternya yang terkesan misterius, tertutup, kaku, tapi sebetulnya penuh cinta. Dari drama ini saya lari lagi ke drama lainnya.. Aaaah.. Saya ini manusia apa kutu loncat.. Tapi saya gak pernah berhenti tengah jalan lho kalau nonton apapun yang menarik perhatian, pasti semua saya lahap sampai tamat.
Selesai nonton TK2H saya buru-buru lari ke google mencari Cho Jung-seok dan tertambat pada drama terbarunya, Oh My Ghostess (OMG). Yang ini bergenre drama komedi dan percintaan, ceritanya tentang seorang gadis bernama Na Bong-sun (diperankan oleh Park Bo-young) yang benar-benar gak punya rasa percaya diri, pemurung, pendiam, dan bisa melihat hantu yang bekerja di sebuah restoran. Diam-diam dia menyukai atasannya, seorang chef sekaligus pemilik restoran itu yang bernama Kang Sun-woo yang diperankan oleh Cho Jung-seok.
Disisi lain ada seorang hantu wanita bernama Shin Soon-ae yang konon katanya dia menjadi hantu dan gentayangan karena mati perawan.. Ada aja nih, kayak film Indonesia Hantu Perawan aja..
Hantu perawan ini terus dikejar oleh seorang cenayang, disaat cenayang sedang mengejar hantu perawan itu Bong-sun sedang duduk di halte bus, karena menurut cerita si hantu perawan adalah Yang dan Bong-sun adalah Yin maka si hantu perawan bisa merasuki tubuh Bong-sun. Karena bertolak belakangnya karakter Bong-sun dan si hantu, si hantu cenderung aktif dan penuh semangat sedangkan Bong-sun lambat dan kurang cekatan, membuat drama ini menarik dan dinamis. Aaaah, ini drama terakhir yang saya nonton yang bikin mata saya bengkak dan badan saya rasanya seperti zombie. Entahlah drama Korea apalagi yang ingin saya tonton, yang jelas harus yang menarik.
Waaah.. Ada yang terlewat.. Ini mungkin harusnya muncul setelah cerita tentang bapak Shin Hyun-joon dan sebelum Lee Seung Gi tadi.. Ini drama yang dulu pingin banget saya tonton tapi males ribet nyari-nyari sampe akhirnya saya nyari juga dan nemu meski agak sulit.. Karena saya cuma nonton cuplikannya di TV, tanpa tau nama karakter dan judulnya.. Hebat gak tuh..
Tapi bukan saya namanya kalau sampe gak nemu.. Judulnya Coffee Prince, ini sebenernya jadi mirip Kang-ci dan Yeo-wool tadi karena si cewek dikira cowok, drama ini malah lebih gila karena tokoh utamanya yang bernama Choi Han-kyul yang diperankan Gong Yoo sampai stress karena dia pikir dia jatuh cinta sama cowok.. Kyaaaaa.. Drama Korea ada-ada aja..
Ya, tadi itu tadi pengalaman saya nonton drama Korea. Saya akan buat review tentang masing-masing drama yang pernah saya tonton, mulai dari jalan ceritanya, siapa saja pemainnya, apa saja yang menariknya dari drama-drama itu, bagaimana penokohannya.
Seru lho nonton drama Korea, setidaknya buat saya banyak yang bisa saya petik, bisa jadi tempat belajar. Belajar?? Iya, belajar itu dimana aja dan kapan aja kan? Bisa dari merenung, bisa di sekolah, bangku kuliah, di jalanan, di depan TV. Di depan laptop atau HP dengan drama Korea di layar juga belajar kan? Well, saya memang suka belajar dan melihat sesuatu lebih dalam, jatuhnya jadi pembahasan dalam tentang hal yang ringan.
Aaaah.. Sekian dulu ya, panjang banget tulisan kali ini.. Eh, tapi nanti kalau ada tambahan akan saya buat part duanya.. Hihihi.. Oh iya, tunggu pembahasan dalam saya tentang drama-drama Korea yang saya ceritakan diatas ya..
Weird Love,
Baru tiga hari yang lalu saya nulis di blog ini berupa review tentang Stereo Season 1 Vs. Stereon Season 2, rasanya udah kangen banget pingin nulis lagi tulisan sejenis.. Kali ini cerita ringan saja ya, Guys.. Tentang Drama Korea..
Maaf buat yang gak suka atau bahkan alergi sama yang namanya Drama Korea. Jujur aja awalnya saya juga gak suka Drama Korea karena to be honest I am one of those who doesn't really follow what is trend, so called anti mainstream.
Dan ketika saya tiba-tiba menikmatinya itu pasti bukan tanpa alasan. Dan alasannya adalah.. Akan ketahuan kalau kalian baca sampai habis posting ini.. :D
Saya sering liat banyak banget iklan TV tentang beberapa drama Korea, tapi saya gak pernah berniat menontonnya apalagi mengingat jadwalnya karena memang gak minat. Drama Korea pertama yang benar-benar menarik saya adalah "Stairway to Heaven" (STH), itupun nontonnya gak sengaja.
Waktu itu saya sedang nonton TV, karena merasa bosan dengan acara yang itu-itu aja channel saya ganti-ganti terus sampai akhirnya saya terpana ketika melihat jalan cerita STH. Dalam scene yang pertama saya lihat itu ada dua remaja lelaki dan wanita. Si gadis sedang menjemur pakaian dan si lelaki sedang duduk di balkon sambil menatap kearahnya, si lelaki menggambar beberapa sket wajah si gadis lalu membentuk kertas-kertas itu menjadi pesawat dan melemparkannya kearah si gadis.
Fe saya bekerja, ini rasanya si lelaki jatuh cinta pada si gadis. Awalnya terlihat seperti si gadis membalas cintanya tapi kemudian ternyata si gadis mencintainya hanya sebagai kakak sebab memang dia memiliki seseorang lain yang sangat dia cintai sedari kecil.
Saya cuma nonton mulai scene tadi sampai habis tapi hati bertanya-tanya seperti apa awal dan kelanjutannya. Daripada nonton di TV dan nyari tau hari apa dan jam berapa tayangnya, lebih baik cari aja di youtube, toh itu drama Korea lama.. Pasti udah banyak di youtube..
Jadilah saya mulai mencari judulnya, dan.. Ketemu!! Eh sorry, perjalanannya gak semudah itu.. Waktu itu saya gak berbekal judul, karena saya tunggu-tunggu sampai habis ga ada satupun info tentang judulnya.. Ya mungkin ada tapi karena faktor bahasa yang gak saya pahami jadi saya gak ngerti.. Saya nontonnya di TV lokal jadi pun pojok kanan atau kiri atas gak ada tulisan "acara yang sedang berlangsung".
Hanya berbekal nama-nama karakter dalam drama ini saya nekat nyari, mana romanisasi bahasa koreakan sedikit aneh ya.. Pengucapan dan tulisan romanisasinya juga beda.. Mungkin masih lebih mudah Pinyin.. Tapi akhirnya setelah berusaha dengan keras dengan segala daya dan upaya saya berhasil menemukan judulnya.. Yaaaay.. #lebaydikit
Setelah saya cari tau di mbah google ternyata ada 20 episode yang harus saya lahap yang berarti makan waktu kurang lebih 20 jam.. Waaaah.. Girang setengah sedih.. Girang karena nemu dramanya, sedih karena saya orang yang pinginnya melahap sebuah cerita sekali tonton, 20 jam itu hampir seharian yang berarti harus banyak waktu termakan.. But fine, ikuti saja.. Bengkak, bengkak deh mata..
Dan memang iya, mata bengkak.. Udah mirip zombie.. Tapi enggak seharian juga drama ini saya lahap, entahlah mungkin satu setengah hari atau dua hari, yang jelas drama ini sukses bikin saya nangis bombai dan naksir sama aktingnya si bapak gembul yang bernama asli Shin Hyun Joon. Karena bapak satu ini saya jadi mulai cari drama lain yang pernah dia mainkan.
Ketemulah saya dengan drama Korea berjudul Marrying the Mafia 2 dan drama-drama lain yang juga dimainkan oleh pak Hyu Joon. Di drama Cain and Abel, pak Hyun Joon membawa saya pada seorang yang aktingnya juga gak kalah, maka berkenalanlah saya dengan So Ji Sub.
Gitu terus, sambung menyambung dari drama satu ke drama lainnya sampai akhirnya saya memutuskan untuk berhenti menonton.. Karena udah gak bener nih jadwal harian saya gara-gara drama Korea.. Saya berhenti cukup lama, setelah saya tamatkan drama apa gitu, saya lupa judulnya..
Tapi kejadian yang hampir mirip membawa saya mulai menonton drama Korea lagi, akhirnya saya disibukkan dengan mencari judul drama yang menurut saya jalan ceritanya gak kalah menarik dari drama-drama sebelumnya yang pernah saya tonton.
Awalnya saya gak sengaja nonton, manteng, liat jalan ceritanya, menarik, tonton sampe abis, penasaran, cari keyword yang mudah dicari, lari ke mbah google, nemu judulnya, lari ke uncle youtube, cari yang subtitle Inggris (bukan sok sok an tapi karena emang rada susah nyari yang bahasa Indonesia), nemu, seneng, langsung sikaaaat..
Kali ini berlatar Korea kuno, jaman kerajaan. Hohoho.. Pemeran tokoh utamanya gak ganteng kalo menurut saya, sama seperti pendapat saya tentang pak Dikta (kok saya jadi bawa-bawa Dikta ya..). Iya, gak ganteng tapi MEMPESONA.. Aaaah.. #LebayModeOn Tokoh perempuannya cantik banget, suka sama wajahnya yang seger banget..
Ceritanya tentang pencarian sebuah buku yang didalamnya ada cara untuk berubah secara permanen dari monster serigala (atau apalah namanya, GuMinHo?? Entahlah..) menjadi manusia normal. Yang doyan nonton Korea tahu nih siapa tokoh utamanya dan pasti hapal judulnya..
Yup, Gu Family Book (GFB) dengan tokoh utama Choi Kang-chi yang diperankan oleh Lee Seung Gi.. Pada setujukan kalau dia MEMPESONA, pastiii.. Tapi gak ganteng.. Oke, oke.. Gantenglah.. Suka-suka deh..
Sebenarnya ceritanya dimulai dari orang tua Choi Kang-chi, ibunya seorang manusia dan ayahnya Gu Min Ho -kalo di Indonesia itu namanya manusia jadi-jadian.. Hahaha..-. Kenapa dimulai dari cerita orang tuanya? Karena tokoh-tokoh yang muncul di cerita orang tuanya ini nanti akan muncul juga di kehidupan Kang-chi. Sama seperti ayahnya, nantinya Kang-chi ini jatuh cinta pada manusia. Gadis ini bernama Dam Yeo-wool yang saking machonya Kang-chi pikir dia lelaki.. Itu mata apa kelereng..
Yeo-wool ini yang bikin Kang-chi gak berubah jadi Gu Min Ho meski sedang emosi -Jadi gini, Gu Min Ho itu kalau lagi marah bakal berubah jadi monster, makannya sama temannya ayahnya dulu dia diberi gelang pelindung supaya gak berubah jadi monster saat marah- Yeo-wool diperakan Suzy, cewek yang saya suka banget sama wajahnya.. Cantik dan seger.. Baiklah, selebihnya tentang GFB akan saya bikinin post sendiri aja nanti ya.. Juga tentang STH tadi..
Lanjut ya.. Dari Lee Seung Gi saya dikenalkan kepada Bang Sung-jun, pemeran tokoh Gon.
Gon adalah pengawal Yeo-wool, saya suka karakternya di drama ini dan micro ekspresinya bagus, dapet banget. Nah, ya.. Dari kepoin drama-drama yang pernah dilakoni Lee Seung Gi ini saya juga jadi kenal yang namanya Cho Jung Seok, mereka main bareng di drama The King 2 Hearts (TK2H).
Lee Seung Gi berperan sebagai Lee Jae-ha yang merupakan adik dari Raja Korea Selatan. Persis seperti gambaran pribadi Seung-gi, dalam drama ini dia digambarkan sebagai pribadi yang cenderung santai dan slengean, gak seperti abangnya. Setelah kematian abangnya dialah yang wajib menggantikan tugas sang abang.
Entahlah mungkin saya lebih suka karakter-karakter pembantu yang bikin cerita lebih menarik ketimbang tokoh utama. Cho Jung Seok berperan sebagai Eun Shi-kyung yaitu seorang kepala pengawal dari putri kerajaan, saudara dari Lee Jae-ha yaitu Lee Jae-shin yang diperankan oleh Lee Yoon-ji.
Saya suka karakternya yang terkesan misterius, tertutup, kaku, tapi sebetulnya penuh cinta. Dari drama ini saya lari lagi ke drama lainnya.. Aaaah.. Saya ini manusia apa kutu loncat.. Tapi saya gak pernah berhenti tengah jalan lho kalau nonton apapun yang menarik perhatian, pasti semua saya lahap sampai tamat.
Selesai nonton TK2H saya buru-buru lari ke google mencari Cho Jung-seok dan tertambat pada drama terbarunya, Oh My Ghostess (OMG). Yang ini bergenre drama komedi dan percintaan, ceritanya tentang seorang gadis bernama Na Bong-sun (diperankan oleh Park Bo-young) yang benar-benar gak punya rasa percaya diri, pemurung, pendiam, dan bisa melihat hantu yang bekerja di sebuah restoran. Diam-diam dia menyukai atasannya, seorang chef sekaligus pemilik restoran itu yang bernama Kang Sun-woo yang diperankan oleh Cho Jung-seok.
Disisi lain ada seorang hantu wanita bernama Shin Soon-ae yang konon katanya dia menjadi hantu dan gentayangan karena mati perawan.. Ada aja nih, kayak film Indonesia Hantu Perawan aja..
Hantu perawan ini terus dikejar oleh seorang cenayang, disaat cenayang sedang mengejar hantu perawan itu Bong-sun sedang duduk di halte bus, karena menurut cerita si hantu perawan adalah Yang dan Bong-sun adalah Yin maka si hantu perawan bisa merasuki tubuh Bong-sun. Karena bertolak belakangnya karakter Bong-sun dan si hantu, si hantu cenderung aktif dan penuh semangat sedangkan Bong-sun lambat dan kurang cekatan, membuat drama ini menarik dan dinamis. Aaaah, ini drama terakhir yang saya nonton yang bikin mata saya bengkak dan badan saya rasanya seperti zombie. Entahlah drama Korea apalagi yang ingin saya tonton, yang jelas harus yang menarik.
Waaah.. Ada yang terlewat.. Ini mungkin harusnya muncul setelah cerita tentang bapak Shin Hyun-joon dan sebelum Lee Seung Gi tadi.. Ini drama yang dulu pingin banget saya tonton tapi males ribet nyari-nyari sampe akhirnya saya nyari juga dan nemu meski agak sulit.. Karena saya cuma nonton cuplikannya di TV, tanpa tau nama karakter dan judulnya.. Hebat gak tuh..
Tapi bukan saya namanya kalau sampe gak nemu.. Judulnya Coffee Prince, ini sebenernya jadi mirip Kang-ci dan Yeo-wool tadi karena si cewek dikira cowok, drama ini malah lebih gila karena tokoh utamanya yang bernama Choi Han-kyul yang diperankan Gong Yoo sampai stress karena dia pikir dia jatuh cinta sama cowok.. Kyaaaaa.. Drama Korea ada-ada aja..
Ya, tadi itu tadi pengalaman saya nonton drama Korea. Saya akan buat review tentang masing-masing drama yang pernah saya tonton, mulai dari jalan ceritanya, siapa saja pemainnya, apa saja yang menariknya dari drama-drama itu, bagaimana penokohannya.
Seru lho nonton drama Korea, setidaknya buat saya banyak yang bisa saya petik, bisa jadi tempat belajar. Belajar?? Iya, belajar itu dimana aja dan kapan aja kan? Bisa dari merenung, bisa di sekolah, bangku kuliah, di jalanan, di depan TV. Di depan laptop atau HP dengan drama Korea di layar juga belajar kan? Well, saya memang suka belajar dan melihat sesuatu lebih dalam, jatuhnya jadi pembahasan dalam tentang hal yang ringan.
Aaaah.. Sekian dulu ya, panjang banget tulisan kali ini.. Eh, tapi nanti kalau ada tambahan akan saya buat part duanya.. Hihihi.. Oh iya, tunggu pembahasan dalam saya tentang drama-drama Korea yang saya ceritakan diatas ya..
Weird Love,
Subscribe to:
Comments (Atom)
Boon Pring: Harmoni Bambu, Air, dan Kehidupan Desa Sanankerto
Dari hutan bambu yang sunyi menjelma menjadi ekowisata yang tak hanya menjaga alam, tapi juga menghidupi warga dan mengangkat harkat desa. S...
-
Kau yang Menungguku atau Aku yang Menunggumu? (KyMaAyM) adalah sebuah flash fiction (fiksi mini) yang saya post di ig feed saya. Alasan kena...
-
Lelah Menahan Diri? Yuk, Kenali Akar Emosionalnya Lewat Refleksi Harian Pernah nggak sih kamu pengin beli sesuatu—baju, buku, atau makanan f...












